SIOMAY

20 November 2009 nh18 23 komentar

 

(terlebih dahulu saya mohon maaf jika tulisan ini dirasa kurang pada tempatnya …)

Saya ingin bercerita pengalaman saya mengenai jenis makanan yang satu ini.

Cerita Ini terjadi sudah lama sekali. Ketika si Sulung masih TK besar … kira-kira sepuluh tahun yang lalu.  Ada satu tradisi di Sekolah TK anakku. Tradisi tersebut adalah Makan Bersama. Yang memasak dan membawa makanan adalah Orang Tua wali murid … yang bertugas secara bergantian.

Jadi sehari sebelum acara makan tersebut, Guru Kelas akan memberikan instruksi jenis makanan yang akan dimasak plus uang bantuan ala kadarnya … kepada salah satu orang tua wali murid yang kebagian giliran memasak.

Minggu ini Nasi Goreng … , beberapa Minggu kemudian Mi Goreng …, lalu Bihun Goreng …, Soto … Nasi Uduk … Gado-gado lalu Ayam Goreng dan sebagainya … (pendek kata menu yang umum-umum, praktis dan mudah membuatnya …)

-

Nah … pas giliran kami … Gurunya Tyo menugaskan kepada kami … dan mau tau isi suratnya …tertulis disana bahwa kami harus membuat … SIOMAY !!!

Haduh … kami bingung … hawong kami tidak pernah masak siomay jeh …

Ah ada-ada saja tugasnya … kok memilih makanan yang tidak umum sih … (Dan saya yakin dengan jumlah uang segitu untuk jumlah anak yang sekian … pasti tidak cukup … ubo rampennya kan banyak ada kecap, sambel, jeruk nipis dsb)

Pening kami memikirkannya …

-

Tapi rupanya … hal ini sudah diantisipasi oleh Guru Wali Kelas si Sulung itu …
Dia dengan sopannya bicara PDKT pada saya … “Pak … kalau bapak dan ibu kesulitan memasak Siomay … Saya bersedia membantu lho … !!!” (HHHmm ow ow ow … begitu rupanya …)

Ternyata sodara … Ibu Guru ini, dirumahnya mempunyai semacam jasa Catering … yang jika ada Bazaar sekolah … Beliau pasti buka Counter Makanan … Dan mau tau masakan spesialisasi yang selalu mereka jual ??? yup benar sekali … SIOMAY sodara-sodara …

Dengan sangat halusnya … beliau “bermusyawarah” pada kami.  Beliau bilang … “Kalau mau lebih enak … ikan tenggirinya bisa saya banyakin pak … tapi … yaaaa tentu saja … Biayanya jadi agak mahalan sedikit … !!!. 

Akhirnya mau tak mau kami setuju dengan harga yang beliau tetapkan …
Karena terus terang saja kami tidak ada yang bisa membuat Siomay …

Anda tentu bisa menebak kelanjutannya sodara-sodara …
Kami akhirnya memesan Siomay kepada Si Ibu Guru itu. (sungkan juga kami untuk menolak).

Ketika semua sudah selesai.  Saatnya “urusan administrasi”.  Beliau bilang lagi … “Maaf Papanya Tyo … Harganya jadi agak lebih mahal lagi dari yang kemarin … ternyata Ikan tenggirinya dan bahan yang lain sudah naik harganya … “

And Yes … Kami tak punya pilihan lain … selain memenuhi apa yang dia minta … (Dan itu nilainya … 3-4 kali lipat dari Uang bantuan yang diberikan sekolah …).

Jujur terbetik dalam hati saya … “Hmmm kena nih Gua …”

Dan fikiran jelek saya langsung bicara …
”Kenapa mesti kami yang ”kena” tugas membuat Siomay … kenapa bukan orang tua murid yang lain ya …???”

Mungkin si Ibu Guru sudah mengamati dari awal.  Kami mungkin dinilai merupakan ”target potensialnya”.  Sehingga giliran memasak SIOMAY … dijatuhkan pada anak kami … (You know what I mean lah …)

(Maksudnya “Potensial” adalah : Kami BUKAN tipe orang tua yang kritis,  … “rewel” … sedikit-sedikit protes … atau suka mengkritik kebijakan sekolah dan yang sejenisnya.  Pula bukan tipe orang tua yang suka ngerumpi di seputaran sekolah sambil menunggui anaknya …)

(Ah maafkan saya telah berfikiran buruk … )
(Maafkan saya …)
(Mudah-mudahan saja saya salah …)

.

.

Categories: ARTIKEL, MY FAMILY

TALI ASIH

19 November 2009 nh18 25 komentar

Selasa 17 November 2009

Sebuah bingkisan tergeletak indah di kotak surat ku
Sebuah bingkisan bersampul coklat …
Sebuah bingkisan kecil …
Namun sangat besar artinya bagiku

Bingkisan tersebut adalah Tali Asih dari
Pak De Cholik … Seorang Blogger senior asal Surabaya …

Beliau berbaik hati memberikan saya sebuah Tali Asih
Dipilih dari sekian banyak komentar
Yang ada DISINI … dan DISINU

Saya kagum dengan beliau …
Pengalaman hidup beliau tidak bisa dianggap remeh
Telah banyak hal yang beliau sharingkan kepada kita

Idenya selalu segar …
Membuat ibu-ibu berlomba menyajikan menu masakan favorit mereka
Membuat kita semua berfikir … mencurahkan ide dan pendapat kita secara bebas …

Pak De Cholik … Yes Indeed … Beliau adalah salah seorang Nara Blog yang sangat saya Hormati …

Pak De …
Bukunya sudah saya terima …
Bukan hanya satu seperti yang dijanjikan …
Saya malah dapat Dua …
Buku Berjudul :
1. 234 Situs Penghasil Dolar oleh Taufik Hidayat
2. Twitter, ngoceh dapet duit oleh Hanif F dan Aris M

Terima kasih ya Pak De …
Saya senang dan bangga menerimanya …

.

.

Categories: NGEBLOG

TENTANG REUNI

17 November 2009 nh18 71 komentar

 .

Apa teman-teman sekalian pernah reunian ? teman masa SD ?, SMP?, SMA ? Kuliah ?
Tentu beberapa ada yang pernah mengalaminya …  

Memang sungguh menyenangkan bertemu kembali teman lama, bersenda gurau seperti jaman dulu, berbagi cerita, saling menceritakan kekonyolan masa sekolah dulu dsb.

Namun demikian perkenankan Trainer bercerita mengenai hal-hal yang berpotensi untuk mengganggu kegembiraan suasana reunian tersebut …

Menurut pendapat Trainer … ada tiga hal yang ”berpotensi” bisa mengurangi kegembiraan suasana Reuni …

-

Tiga hal tersebut adalah :

 1.     Berbicara tentang Keluarga …

Lho … apa salahnya ???
Ini kan hal umum … Masak ndak boleh bicara masalah keluarga ?.

Mmmm begini penjelasannya … kita harus berhati-hati menanyakan teman-teman kita mengenai masalah keluarga … karena bisa jadi … yang bersangkutan mungkin saja sudah bercerai dengan pasangannya, sedang ada masalah di Keluarganya … atau mungkin bahkan belum juga mempunyai pasangan … padahal usia sudah setua ini.  Hal ini sedikit banyak … berpotensi untuk mengganggu kegembiraan suasana Reuni.  Mereka akan sedih jika kita bertanya hal itu … Suasana jadi ndak enak …

 

2.     “Nyambi Jualan & Mencari Koneksi”

Entah itu mencari down line,  MLM,  Asuransi, Suplemen Makanan … atau berjualan barang-barang yang lainnya. 
Ini juga (kadang) menimbulkan hal yang tidak enak bagi teman-teman kita …

Maunya bertukar cerita … ini malah menjadi ajang transaksi jual beli …
Mau menolak tidak enak … Sebetulnya kita tidak memerlukan produk yang ditawarkan tersebut.  Tetapi Sungkan untuk menolak … karena ini yang jual teman sendiri … (bahkan tak jarang dibumbui dengan perasaan kasihan …)

Ada banyak pula yang Menggunakan forum Reuni ini menjadi semacam sarana untuk mencari jalur bisnis, networking baru dan juga ”nitip” masukin anak ke perusahaan temannya, atau ke universitas tempat sang teman menjadi dosen dan sebagainya dan sebagainya … Sebetulnya sih sah-sah saja … itu urusan masing-masing … namun ada baiknya tidak dilakukan pada saat forum reuni ini …

 

3.     ”Ajang Pamer Achievement”

Baik itu di-ejawantahkan melalui …  ”apa yang kita kenakan” … atau … ”apa yang kita bawa” …  Maupun melalui ”apa yang kita bicarakan”. 

Yang paling umum biasanya adalah bercerita pamer negara yang pernah dikunjungi, (eh waktu gua ke State dulu tuh … atau eh tau nggak siiihhh di Paris itu bla-bla-bla …)

Atau cas-cis-cus pake bahasa asing,  pamer tokoh yang pernah disalami,  pamer apa yang dipunyai … dan pamer seribu satu hal lainnya. 

Ini sungguh membuat mereka yang merasa ”kurang beruntung” … menjadi minder … menarik diri … dan akhirnya mereka tidak menikmati suasana reunian tersebut … Tujuan reuni pun menjadi tidak tercapai …

—- 

Sekali lagi saya katakan … Ketiga hal diatas adalah yang ”berpotensi” mengurangi kegembiraan reuni …
Namanya juga Potensi … bisa kejadian mengganggu … bisa juga tidak mengganggu … (mudah-mudahan sih tidak ya …)

Itu semua tergantung bagaimana situasi dan kondisi dari lingkungan reunian tersebut … kalau sama-sama enak sih ya … lanjut saja … tidak apa-apa …

Tetapi menurut pendapat Trainer, Pada hakikatnya … reuni adalah ajang kangen-kangenan, sedikit selingan untuk mengenang masa indah sekolah.  Sedikit mengulang romantika kebersamaan jaman muda dulu … Untuk bisa membuat semangat hidup kita kembali tergugah … kembali segar …

Seyogyanya-sesolonya-sesemarangnya … janganlah reuni ini di jadikan ajang yang bukan pada  fungsinya. 
Takut nanti malah mengganggu suasana Reuni itu sendiri.

— 

Kalau saya pribadi … lebih baik saya ”play safe” untuk tidak menyentuh ketiga hal diatas !!!
(masih banyak hal lain yang bisa kita bicarakan … tanpa harus mengurangi kegembiraan suasana Reuni …)

Bagaimana menurut pendapat teman-teman ???

.

.

LAYAR TANCAP

16 November 2009 nh18 38 komentar

-

Kapan terakhir kali anda menonton film layar tancap … ???
Hahaha … pertanyaan aneh bukan … Hareee geennneeee masih nonton layar tancap ???

Yang jelas …
Sabtu Malam minggu, 14 November 2009 kemarin …
Trainer, Bunda dan Si Bungsu … nonton film layar tancap …
Ya … Layar Tancep yang gerimis bubar itu …
Filmnya waktu itu … ”Nagabonar jadi 2” …

layartancep 

Open Air … Rame … Berisik …

Plus anak-anak singkong yang berebutan menghalang-halangi … menggapai-gapaikan tangannya … mondar mandir didepan proyektor …
Mereka teriak heboh melihat bayangan mereka di layar …
Hahaha … namanya juga anak-anak singkong …

Inilah proyektornya …

layartancep2 

Ceritanya … Di RT sebelah … Ada perhelatan Pasar Malam …

Warga komplek perumahan elit sebelah itu mengadakan semacam keramaian.

Mereka ingin bernostalgia … menghadirkan suasana keramaian khas Kampung dan pernak-perniknya kedalam kawasan real estate mereka … mengambil tempat di samping kolam renang / club house mereka …

Seru sodara …

Semua tukang jajanan … semua tukang dagang … diundang masuk kedalam kompleks perumahan tersebut … Ada Pempek, Sate Padang, Tukang Kerak Telor, Tukang Baso … dan juga tukang mainan anak-anak yang biasa ngider di kampung-kampung … bebas menggelar dagangannya disana … (Tidak pakai diusir satpam seperti biasa…)

Hiburannya ya …. Dangdutan …dan … Layar Tancep itu …
(And yess kumplit dengan deru suara genset dan film yang sedikit-sedikit mota-mati itu …)

— 

Kawasan perumahan elit itu … disulap menjadi semacam arena keriaan khas kampung …
Pengunjungnya ramai sangat … selain warga perumahan elit itu, juga … tak lupa … Warga kampung (asli) disekitarnya pun kecipratan berkah … Mereka berbondong-bondong malam mingguan di kawasan yang tidak setiap hari bisa secara bebas mereka ”jelajahi”.

Dan taukah sodara … Para mbak asisten rumah tangga kawasan elit itu pun ketiban berkah … mereka bercengkrama sesamanya … berdandan pol-polan … memakai pakaian terbaik mereka … kesempatan ”ngeceng” … menikmati hiburan malam mingguan yang indah itu.

Inisiatif warga kawasan sebelah ini patut diacungi jempol …
Mereka memberi hiburan pada warga kampung sekitar … juga memberi berkah rezeki pada tukang-tukang dagang yang dapat dengan bebas berkeliaran disana …

— 

So … kapan terakhir kali anda nonton Layar Tancap ???

Saya … ???  … Ya malam minggu kemarin itu …

.

.

Categories: ARTIKEL

ANALOGI

13 November 2009 nh18 52 komentar

-

Atau Pengibaratan … Asal katanya adalah Ibarat …
Yang berarti kurang lebih : ”seperti” … ”bagaikan” …”layaknya” … ”contohnya” … dsb

Pada hakikatnya ”Pengibaratan” / ”Analogi” adalah salah satu teknik bicara …
Teknik bicara kepada satu atau lebih pendengar … bisa dalam forum resmi bisa pula dalam forum yang lebih relax

Ini adalah cara untuk menerangkan sesuatu yang bersifat ”teknis” kepada publik yang mungkin awam dengan ilmu kita … dengan menggunakan contoh-contoh sehari-hari yang dekat dengan kehidupan para pendengar kita yang awam …  Istilah nya adalah : ”Put Pictures on your listener’s mind …”

Pengibaratan – Analogi itu akan semakin dirasakan manfaatnya … terutama bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang teknis …

Bayangkan saja … Seorang Insinyur Elektro misalnya … ketika dia diminta untuk menerangkan fungsi dari suatu alat atau komponen elektronik di depan masyarakat awam … pasti kesulitan jika menggunakan bahasa-bahasa ”langit” … bahasa-bahasa teknis …

Diperlukan cara yang cerdik untuk menyikapinya … untuk menjelaskan sesuatu yang rumit itu … agar lebih membumi … lebih sederhana … Ya … dengan cara ”Pengibaratan” atau “Analogi” itu.

Biasanya semakin piawai kita disuatu bidang … maka akan mudah saja mencari analogi – pengibaratan sederhana yang tepat dari penjelasan kita.

Contoh :

  • “Password itu apa siiihhh Om“ … seorang anak kecil bertanya pada kita.

Password itu bagaikan Kunci … dengan kunci itu lah kita bisa masuk di suatu ruangan atau bangunan … nah Pasword adalah kunci untuk bisa masuk dan membaca suatu surat, dokumen, akun, milis atau apa saja di jagat maya.  Layaknya kunci … kunci bisa kita berikan hanya kepada orang yang kita percaya … Dan layaknya kunci pula … dia berguna untuk melindungi aset-aset dokumen kita yang penting … agar tidak dicuri orang …atau dilihat orang …

  • ”Blog itu apa sih ??” … seorang remaja SMP bertanya pada kita …

Blog adalah bagaikan buku catatan harian kita … Ibarat “Diary” … kita bisa menulis apa saja disana … curahan hati kita … pengalaman … tips … sharing pengetahuan dan sebagainya …

Bedanya adalah … jika Diary itu hanya kita yang membaca … Kalau Blog itu … orang lain bisa membacanya …dan bisa pula menulis komentar disana …

 —

Yaaaa … kira-kira begitu deh …

Pendek kata … Pengibaratan atau Analogi itu adalah suatu cara untuk menyederhanakan penjelasan kita … tentang sesuatu yang mungkin teknis … kepada mereka yang masih awam akan pengetahuan tersebut … Dengan cara mengambil contoh-contoh di kehidupan sehari-hari yang tidak asing lagi bagi para pendengar …

— 

Mudah-mudahan tidak bingung ya … ? 

(heran … susah juga ya nulis serius … )
(Giliran nulis tentang Toilet dan WC aja … uuuhhhh cepet bener ngalirnya …)

BTW :

SEO itu apa sih ??
Joomla itu apa sih ??
Page Rank itu apa sih ???
Alexa itu apa sih ???

IP Address itu apa sih? …

Ada yang bisa memberikan analogi ???

.

.

Categories: NGEBLOG

DEDICATED FOR THE BABIES

11 November 2009 nh18 47 komentar

.

What ?? Maksud loh … ??

Mmm begini …

Selama 2 tahun saya ngeblog … ada beberapa teman blog yang pada periode 2008 – 2009 ini melahirkan bayi-bayi tercintanya …

Saya mengikuti cerita-cerita mereka … keluh kesah mereka … pengalaman mereka … selama mengandung bayinya … juga deg-degannya mereka dalam mempersiapkan semuanya.  Semua saya ikuti dari postingan mereka di Blog.

Ada beberapa diantara mereka bahkan … sempat bercerita dan berkomentar … dari mulai saat bagaimana kegundahan mereka kok belum diberi momongan … sampai dengan betapa bahagianya mereka ketika mereka dinyatakan hamil …  dan akhirnya bisa melahirkan bayinya …

So … Siapa sajakah mereka …?

Mereka adalah …

 

Read more…

Categories: NGEBLOG

FACEBOOK

10 November 2009 nh18 55 komentar

.

COPY PASTE : dari berita di Yahoo.  Yang mengambil dari Vivanews …

“… 9 November 2009, dari data terakhir yang mereka kumpulkan, pengguna Facebook di Indonesia semakin mendekati angka 12 juta. Tepatnya 11.759.980 user.

Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke 7 sebagai negara pengguna Facebook terbesar di dunia. Dan dari 11 juta pengguna lebih tersebut, 47,04 persen di antaranya merupakan pengguna aktif.

Adapun urutan negara dengan pengguna terbanyak adalah Amerika Serikat, Inggris, Turki, Perancis, Kanada, Italia, Indonesia, Spanyol, Australia, dan Filipina.

(source : http://id.news.yahoo.com/viva/20091109/ttc-pengguna-facebook-indonesia-dekati-1-078ed6a.html)

—-

Trainer cukup tertarik dengan berita tersebut …

Bayangkan sodara …

Kita urutan nomer tujuh … Not Bad bukan …

So siapa bilang …
Rakyat Indonesia itu Gap-Tek semua …
Kita bisa disejajarkan dengan negara-negara maju itu kok … (at least untuk urusan per pis buk an …)

Disebutkan pula dalam berita tersebut bahwa beda kita dengan negara-negara maju tersebut hanyalah 1,6 jutaan pengguna saja …

SO …

What do you think ?
Fenomena apa ini ?

(Orang Indonesia senang bergaul ?,  tapi malu ketemu langsung ?,  ramah ?,  punya banyak waktu ? … atau apa …)

.

.

Categories: ARTIKEL

TERMINAL 3

9 November 2009 nh18 38 komentar

-

Minggu, 8 November 2009

Trainer ke Cengkareng … menjemput Bunda dan si Tengah yang dijadwalkan landing di sana jam 7 malam.
Seperti diketahui bersama … Bunda dan si Tengah sejak dua hari yang lalu … pergi ke Padang …
Dalam rangka menghadiri Baralek (perayaan) resepsi pernikahan salah satu keponakan kami …

Jam 5 sore … Trainer sudah sampai sana …

Di : Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng …

Sebuah terminal yang baru …, Bagus … Bersih …

Saya sudah dua kali ini kesini …
Yang pertama adalah bulan lalu … ketika Trainer akan pergi Marketing Gathering ke Jogya …

Saya terkesan dengan arsitektur terminal ini …
Futuristik … tidak macam-macam … namun indah …

Ini beberapa gambar yang sempat aku abadikan disana …

Terminal 3 dari Depan …
terminal 3 (6)

Lahan Parkir yang luas dan relatif terang  (dan tidak pesing)
terminal 3 (7)

Selasar Kedatangan di bagian depan …terminal 3 (5)

Area Meeting point di bagian dalam …terminal 3 (2)

Hall di lantai 2 … (mirip hanggar ya ?)
terminal 3 (4)

Tempat untuk menaikkan dan menurunkan Crew …terminal 3 (8)

Sebenarnya masih ada beberapa lagi spot yang bagus di Terminal 3 itu …

Tempat dimana para pengunjung - pengantar – penjemput bisa menunggu …
Tempat yang nyaman dan banyak gerai-gerai makanannya …
Mulai Donat terkenal sampai Bakmi kondang …
Semua tertata rapih …

Namun tentu saja saya tidak mencantumkan foto-foto tersebut disini … nanti disangka reklame …

Namun Over All …

Terminal 3 ini layak untuk kita banggakan …
Tidak terlalu besar …
Namun Designnya Bagus …
Fungsional … Efektif … dan … Bersih … !!!

Mari kita jaga bersama-sama … !!!

.

.

Categories: ARTIKEL