Anda akan gugur jika …

31 01 2008

Sekalipun anda sudah dinyatakan lulus seleksi, ada beberapa hal yang bisa menggagalkan keputusan tersebut …

Hal hal tersebut adalah :
Hasil Test Kesehatan, Kasus narkoba ?, Kasus penyakit yang bisa mempengaruhi kinerja anda pada pekerjaan.

Dan juga jika diketahui adanya conflict kepentingan, Mereka menemukan bahwa ada keluarga dekat anda yang kerja di perusahaan kompetitor atau di perusahaan suplier produk / jasa rekanan perusahaan anda ?

Anda tersangkut perkara kriminal …

Jangan sampai terjadi !!!





Probation Periodes …

31 01 2008

Hakikatnya adalah Anda berhak meninggalkan perusahaan itu kapan saja tanpa konsekuensi apapun.
Perusahaan juga berhak “melepas” anda kapan pun perusahaan mau, tanpa tuntutan apapun

Ketika anda sedang masa probation di PT. A, dan ternyata kemudian PT. B menerima anda dan anda cenderung memilih B. Maka bilang baik-baik pada atasan anda dan bagian HRD nya …

Tapi yang jelas hal seperti ini sebaiknya sangat dihindari –> sebab bisa kualat nanti … !!!

Apapun situasinya … “Manner” / “Attitude” /”Good will” harus selalu dikedepankan
Please be proffesional … !!!





Your Decision !!!

31 01 2008

Jika Jawaban anda … YA …
- Tanda tangani langsung
- Tanyakan kapan saya bisa mulai bekerja / next stepnya apa ?
- Ucapkan terima kasih dan berjanjilah untuk memberikan yang terbaik …

Jika Jawaban anda … RAGU – RAGU …
- minta waktu, dan …
- penuhi janji tenggat waktu tersebut
- Segera putuskan … !!!

Jika Jawaban and … TIDAK …
- Ask permission untuk tetap menyimpan alamat / nomer telfon perusahaan tersebut.
- Sampaikan maaf, terima kasih dan penghargaan telah diberikan pengalaman untuk ikut seleksi di perusahaan tersebut (BTW … Belagu amat si luh … !!!)

Other Manner on some situation…
Jika anda memutuskan untuk tidak meneruskan proses seleksi ditengah jalan
- Ucapkan Terima kasih
- Anda boleh menerangkan kepada mereka apa alasan anda

Jika anda sedang menjalani proses serupa di perusahaan lain …
- Katakan sejujurnya kepada interviewer
- Terangkan pula sudah sampai tahap mana seleksi tersebut …

In Spit Decision …
- Bingung memilih … perusahaan A atau B
- Segera Tetapkan !!!
- Once pilihan sudah dijatuhkan, please konsekuen dengan pilihan anda

Jangan “rakus”, Jika anda “plin-plan”-“gambling”-”opportunis” akibatnya akan tidak baik bagi nama baik anda …

HR Perusahaan A bisa saja menelfon rekan HR di perusahaan B dan mengadukan manners yang tidak baik ini …





Offering Phase … !!!

31 01 2008

Selamat … !!!
Anda telah berhasil melewati seluruh proses seleksi yang ada … Biasanya Anda akan disodori sebuah surat yang berisi …
- Confirmasi penerimaan anda
- Jabatan Yang akan anda duduki
- Status employment
- Masa probation berapa bulan
- Pangkat – Grade – Strata
- Lokasi kerja
- “Paket” remunerasi / gaji yang akan anda terima ($$$).

Note …
“Offering Letter” tidak sama dengan “Surat Perjanjian Kerja”

Pelajari betul-betul “angka-angka dan kata-kata” yang ada disana …, Jika diperlukan minta waktu untuk membacanya.
Jika tidak jelas … Bertanyalah !!!
Sometimes the $$ is negotiable, but many times is not …!!! (maap)

Jika anda memerlukan waktu untuk meminta pertimbangan keluarga-pasangan dsb, please ask time for it ? … biasanya anda tidak akan diperbolehkan membawa pulang surat tersebut

Yang harus dilihat / tanyakan dengan saksama …
- Apakah anda dinyatakan untuk permanent employee atau contracted ?
- Berapa Lama Masa Probation ?
- Hak anda / benefit / remunerasi …
- Bonus scheme bila ada
- Medical ?
- Hak Cuti ?
- Travelling allowance ?
- Meal Allowance ?
- Insurance – Jamsostek – pension dst

Ada beberapa yang sudah otomatis diatur oleh Peraturan Ketenaga kerjaan (so beli buku Peraturan Undang-undang ke tenaga kerjaan …)





CODA …

31 01 2008

NOTE :
Beberapa Inovasi lain … dalam upaya untuk melakukan proses Seleksi dan Rekrutment …
beberapa diantaranya adalah :
- The “Apprentice” type
- Outbound …
- Survival of the fittest …
- Base Camp …
- Start from bottom (i.e menjadi tukang pel, janitor atau pekerjaan kasar lainnya )

Prinsip nya … :
Manusia akan keluar sifat “asli” nya jika di kondisikan dalam keadaan serba kesulitan, banyak keterbatasan serta penuh dengan tekanan dan tantangan. Ini lah yang dievaluasi oleh para penilai … anda tidak bisa JAIM disini … semua sifat anda … baik yang Positif maupun yang “Durjana” dapat terlihat jelas disini … !!!

Berita baiknya adalah … ini sangat jarang … karena sangat kompleks penanganannya … dibutuhkan ahli yang benar-benar menguasai proses ini …

So …????





POST INTERVIEW …

31 01 2008

Post – Interview … A little thing that makes a BIG Different …
Proses setelah semua proses Interview berlangsung tidak kalah pentingnya untuk meninggalkan kesan yang tak terlupakan oleh perusahaan yang menginterview anda.

Jika anda punya e-mail orang yang menginterview / perusahaannya … buatlah e-mail resmi yang menyatakan penghargaan dan terima kasih, atas kesempatan untuk mengikuti proses ini. Segera setelah interview selesai … make an impresive echo !!!

Jangan menelfon balik sebelum jadwal yang ditentukan. Seperti biasa pastikan pada tanggal-tanggal penting itu seluruh telfon / saluran informasi yang menuju ke anda, tolong anda buka selebar-lebarnya

Jika dalam waktu dua minggu tidak ada berita, maka relakanlah … Perusahaan itu Bukan jodoh anda … CARI yang lain !!!





KESEMPATAN BERTANYA …

31 01 2008

Biasanya dibagian akhir dari proses interview, Pewawancara yang baik akan memberikan kesempatan bagi anda untuk bertanya mengenai apa saja yang anda mau tanyakan …
Ini teknik yang umum digunakan untuk “balancing” agar anda tidak merasa sedang di interogasi atau sedang ditekan …
Ini juga berguna pula untuk melihat kompetensi “proactiveness” anda … So jangan lewatkan kesempatan ini …
Bertanyalah … !!!

Jika anda diberikan kesempatan bertanya maka …
• Ucapan tulus terima kasih karena diberi kesempatan bertanya akan menambah nilai lebih.
• Ask about perusahaan lebih dalam. i.e jenis usaha, pekerjaan yang akan saya ditangani seperti apa.
• System Training and Development yang dilakukan kepada karyawan
• Iklim kerja/Budaya Perusahaan/Office manner …
• Tingkat persaingan industrinya seperti apa ?
• Ask about the next process rekrutment seperti apa …
• Apakah boleh saya menghubungi kembali …? Kapan ?
• Dan jika Interviewernya cukup terbuka dan sudah lama bekerja di perusahaan ini : anda boleh tanyakan apakah yang membuat dia betah bekerja di Perusahaan ini

JANGAN PERNAH BERTANYA MASALAH …
• Berapa banyak sih saingan saya ?,
• Peluang saya keterima bagaimana pak ?
• Kira-kira kalau saya diterima berapa lama saya bisa naik jadi Manager ?
• Fasilitas yang akan saya terima nanti seperti apa ?
• Dapet Mobil nggak ?, Dapat Tunjangan dugem nggak ? Ada dana itu nggak ? Dapet Cuti nggak ?
• Menanyakan alamat rumah / nomer telfon pribadi Interviewer !

Memang pada dasarnya calon karyawan berhak mendapatkan informasi se luas-luasnya mengenai perusahaan tersebut. Tetapi ingat … ada info yang bisa anda dapat sekarang … ada pula yang belum saatnya

Belum kerja sudah “minta-minta” !!! Ini adalah hal yang paling dibenci oleh para interviewer, walaupun secara hukum sah-sah saja.

Jangan Bertanya lebih dari 4 pertanyaan … !!! (sekalipun interviewernya tidak keberatan untuk menjawabnya banyak bertanya justru akan menyesatkan kita.





INTERVIEWING TECHNIQUE …

31 01 2008

Untuk menundukkan Pewawancara, maka anda harus tau tekhnik-tekhnik yang biasa digunakan dalam mewawancarai sorang calon karyawan.
Ini aku bocorin tekhnik yang biasa dipakai …

Pada dasarnya ada dua jenis teknik pertanyaan berdasarkan sifatnya …
• Yang pertama bersifat Factual/past experience/sejarah/yang telah terjadi
• Yang kedua bersifat What If atau Opini, komentar, ide mengenai sesuatu hal

Nah jika kita sudah tau systim cara bertanyannya … lalu apa yang harus kita lakukan sebagai pesakitan (alias) seorang calon karyawan yang diwawancara … untuk menjawab semua pertanyaan tersebut …

Untuk yang bersifat Factual :
Contohnya : “Tolong ceritakan pada saya situasi dimana anda dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit untuk diputuskan ?” atau “Anda pernah berbeda pendapat dengan orang lain ? tolong ceritain dong ? dst

Jawab dengan spesifik dan jujur. Dan gunakan struktur :
• Gambaran Kapan dan Situasi apa yang anda hadapi,
• Apa yang anda lakukan waktu itu dan
• Bagaimana Hasilnya …

Untuk yang bersifat What If ? atau Opini ?
Contohnya banyak … antara lain :
Apa yang anda lakukan jika ternyata anda menemukan telah terjadi penyelewengan dana dan anda diperintah untuk tutup mulut …?
Jika anda tiba-tiba saja diangkat menjadi Ketua Panitia Program Pemilihan Sopir Truk teladan … ? apa yang anda lakukan
Apa komentar anda tentang nasib TKI di Luar Negeri ? dsb

Ingat there’s no right or wrong answer.
Yang ada adalah …
• “Smart” answer and a “dodol” one
• There’s “Lies” and there’s “Truth”
• Straight answer and “mbulet” answer …

Anda diminta untuk mengemukakan jalan fikiran anda, dengan cara yang baik dan terstruktur. Gunakan bahasa yang dimengerti oleh Interviewer

Beberapa Hal yang harus anda perhatikan :…
• Dengarkan pertanyaan dengan seksama – jika tidak jelas tanya kembali.
• Jangan tergesa-gesa. Bila perlu minta waktu 1 - 2 menit untuk berfikir.
• Jangan potong pertanyaan … !
• Jika tidak tau ? katakan tidak tau … jangan sok tau
• Interviewer yang ahli akan bisa melihat jika anda berbohong
• To the point jangan “plintat – plintut”