(Baca juga posting lain : The Busyman/Woman – The Lateman/Woman – The Whisperer – The Silentman/Woman dan The Skeptical )
Ini adalah “disfunctional behaviour” (perilaku menyimpang) dari para Traineeku tercinta. Mohon maaf saya tidak tahu bahasa Inggrisnya apa. (Ya baca saja … Jhe Syock Tchau). Ini adalah perilaku trainee yang merasa lebih tau, merasa sudah pintar dan merasa lebih berpengalaman dari yang lainnya … (bahkan dari trainernya).
Kadang dia memberikan komentar-komentar (ulangan) yang sebetulnya sudah diterangkan oleh trainer. Tidak lupa dibumbui dengan tingkah yang menggurui – menghakimi, mengajari bahkan meremehkan trainee yang lain.
Ini bukan saja menyebalkan bagi Trainer tetapi terlebih lagi akan sangat mengganggu trainee lainnya. Trainee lainnya pasti dalam hati menyumpah-nyupah.
Cirinya adalah … dia sering sekali mengatakan …
”Beuuh … kalo yang seperti ini mah saya sudah pernah baca di buku bla-bla-bla ..” or … “Pengalaman saya waktu mengalami hal seperti ini sih sudah banyak, sebaiknya kita melakukan teori ini bla-bla-bla ….”
Dan sekali lagi … komentar-komentar celetukan itu ngejeplak sedemikian saja … memotong uraian yang sedang dilakukan oleh trainer atau trainee lainnya dengan tidak sopannya. Sok tau sangat …
Terus terang ini perilaku yang sulit untuk di handel. Efek merusaknya pun relatif lebih besar dibanding disfunctional behaviour yang lain. Ini membutuhkan kesabaran dan kematangan kita sebagai trainer dalam menghadapi hal seperti ini.
How Do I handle him/her …
Beri kesempatan yang bersangkutan untuk memberikan pendapatnya … (karena memang ini lah yang diharapkannya …, terlihat lebih pintar dibanding yang lain). Setelah itu “secara halus” arahkan yang bersangkutan untuk juga mendengar apa pendapat atau jawaban dari peserta lainnya …
Ketenangan adalah modal utama kita … kita tidak boleh menafikan kepintaran yang bersangkutan … ini juga harus kita gunakan sebaik-baiknya … Jika kita memberikan porsi yang wajar kepada ybs … mudah-mudahan dia bisa mengerti. Karena Training ini bukan milik dia seorang … ada trainee lain yang perlu kita perhatikan dan kita dengar komentar, jawaban, pendapat maupun pertanyaannya. Jangan sampai kendali training beralih ke tangan si Sok Tau ini …
Trainee sok tau ini juga punya kecenderungan untuk bertanya dengan nada “ngetest”
Biasanya dia sudah mempunyai jawaban sendiri akan pertanyaannya … ! (Dan harapannya Trainer akan menjawab … persis seperti apa yang dia mau). Jadi balikkan saja pertanyaan tersebut ke dia lagi …”Menurut anda bagaimana ?”
Tidak tertutup kemungkinan bahwa trainee yang lain juga mempunyai jawaban yang lebih Jitu … pergunakan itu untuk mengcounter pertanyaan dan pernyataan dari si Sok Tau itu ..
Pengalaman saya yang sudah-sudah … jika kita bersabar … Trainee Sok Tau ini sering sekali “ketemu batunya” … entah itu statementnya di counter oleh Trainee lainnya maupun kejadian lain yang justru menjadi bumerang bagi dia sendiri … dan dia mati kutu – malu dengan sendirinya …
Dan sebagai Trainer yang berbesar hati sebaiknya kita bukan malah menyoraki tetapi … membantu dia untuk recovery on track lagi … dengan lebih baik, tau diri dan profesional tentunya. Dengan begitu percayalah mereka justru akan “segan” kepada kita …
Once again … jangan terpancing untuk debat kusir … adu pintar dengan si Sok Tau … Dia akan “orgasme” jika anda melayaninya … Biasanya yang dia inginkan adalah pengakuan dari anda dan peserta yang lain bahwa dia pintar dan menguasai pengetahuan tersebut … Berikan pengakuan dan “entertain” perasaan dia itu … secukupnya saja …
“Wah ternyata mas X atau mbak Y ini sudah mengetahuinya ya …, di kesempatan lain kita akan dengarkan pendapat anda lagi ya … , setuju yang lain ?” Sekarang mari kita lanjutkan ke materi selanjutnya …
Lalu konsentrasi untuk membagi perhatian kepada trainee yang lain …
Percayalah “THE REAL STAR” biasanya bukan yang berperilaku Sok Tau seperti ini …
Menurut pengalaman saya … yang justru akan lebih mempunyai kesempatan di promosikan …. a.k.a “THE REAL STAR” … bukan mereka yang SOK TAU ini …
Untuk promosi, menduduki jabatan yang lebih tinggi … yang dibutuhkan oleh seorang karyawan bukan hanya Intelectual Inteligent yang tinggi tetapi juga Emotional dan Spiritual Inteligent yang baik … Dan orang yang mempunyai Emotional dan Spiritual Inteligent yang baik itu biasanya BUKAN mereka yang SOK TAU dan AROGAN …
Sumpah … Ane zuzur … !!!
.
Serial Yang Lain mengenai Disfunctional Behaviour … (Cacat perilaku ) (hah serem amat yak) … please klik saja …
THE SKEPTICAL
Trainee yang selalu berkata negatif dan mengeluh terus …
.
THE CLOWN
Trainee yang selalu bercanda dan melempar humor berlebihan dan tidak pada tempatnya …
.
THE SILENT
Trainee yang diem … diem sangat …
.
THE WHISPERER
Trainee yang selalu kasak – kusuk … berbisik-bisik … ngegosip selama training
.
THE LATEMAN
Trainee yang hobbynya telat … atau sengaja menelat-nelatkan diri … supaya dianggap “jagoan”
.
THE BUSYMAN
Trainee yang sok-sok sibuk gitu deh … eker sepanjang waktu .. koyo yak-yak o …
.
.
.
MEREKA BILANG ...