Lagi … cerita tentang traineeku.
Suatu ketika aku melakukan training selama satu minggu penuh. Ada satu trainee (sebut saja ”X” ). Aku perhatikan, X sering masuk kelas paling akhir. Temannya sudah duduk di tempatnya, X baru masuk kelas. (Macam jagoan saja … dia rupanya sangat menikmati sensasi ini … semua mata akan tertuju pada dirinya … cool sangat bukan … ???)
Ya … aku bisa mengerti, mungkin karena baru saja sembuh dari sakit … (dia sempat dirawat dirumah sakit … beberapa minggu yang lalu … mungkin belum pulih benar). Sehingga gerakannya pun agak lambat …
Pada hari ke dua … X tidak masuk ke kelas lagi setelah istirahat break jam 3 sore …
Menurut Stafku … X izin karena sakit, perlu istirahat … dia tidak izin ke Aku … X hanya izin ke Stafku … (once again aku memakluminya … )
Namun pada Malam harinya … aku lihat dia malah Main Bilyard sodara-sodara …??? (apa ndak sakit hati coba ???). Katanya perlu istirahat … kok ini malah main Bilyard ?.
Dan ketika aku sapa … ”Katanya kamu sakit … kok masih main bilyard ???”
Dengan kalemnya X menjawab ”ini saya baru bangun tidur pak …??” (sambil batuk-batuk).
Disetiap Break di hari-hari selanjutnya, … Aku perhatikan HP selalu tak lepas dari kupingnya … bicara panjang lebar selama break … (ah sibuk sekali rupanya …). Dan ketika kita sudah masuk kelas kembali … X justru baru mulai ke Toilet, ambil kopi, dan makan kue … (kenapa ndak dari tadi coba …). Dan ketika berlalu didepanku … dia selalu terbatuk-batuk … (padahal waktu telfon tadi, … sama sekali tidak batuk lho).
Hari terakhir X nyaris ditinggal … kita semua sudah siap di rakit untuk membawa para peserta melakukan training outbound … X baru nongol dan bilang … ”Maaf pak … ada masalah di perut saya …”. OK untuk kesekian kalinya trainer (mencoba) bisa mengerti …
(komplit ya … macam nasi goreng … ada batuk … ada sakit perut …)(entah apalagi nanti…)
Training outbound pagi itu … X masih (berkenan) ikut. Namun untuk sessi siang dan sorenya … dia izin untuk tidak ikut … Aku pun memberi izin … (Oh iya … tak lupa plus ritual terbatuk-batuk seperti biasa kalau sedang minta izin …). Dan memang siang dan sore itu hujan deras. Aku tidak mau mengambil resiko, memang sebaiknya X diam di posko saja…
Outbound selesai, X kembali minta izin untuk tidak ikut rakit bersama teman-temannya tapi memilih untuk ikut mobil untuk kembali ke hotel. (Yes … ngomongnya pake batuk-batuk lagi pasti). Dan aku pun untuk kesekian kalinya mengizinkan …
Di satu sisi … kesehatan dan keselamatan Trainee adalah prioritasku nomer satu …
Namun di sisi lain ada terbersit pikiran negatif di benakku… ”apakah trainee ini memanfaatkan dispensasi ku …?” (aku mati-matian untuk tidak berprasangka buruk …)
Dan asal tau saja … kemarin malam X sempat keluar Hotel … untuk membeli sepatu olah raga untuk keperluan outbound hari ini. Ini ada dua arti. Kemungkinan pertama … X menunjukkan itikad yang baik untuk mengikuti Outbound … atau … kemungkinan kedua … X memang dari awal sudah tidak berniat untuk ikut Outbound, sehingga sengaja tidak membawa sepatu olahraga. Mungkin karena tak enak dengan peserta yang lain, akhirnya X memutuskan membeli sepatu … ke toko yang jaraknya jauh dari Hotel. (Dan kalau urusan jalan-jalan atas nama membeli sepatu … tiba-tiba saja mak jegagik … jadi sehat …).
Once again … aku berusaha memendam ”pikiran jelekku” ini …
NOTE :
Sebetulnya Trainee yang pernah dirawat di Rumah sakit bukan hanya X saja … ada beberapa orang peserta yang lain … yang juga pernah dirawat …Ada Pak Giok Tju dari Jakarta, juga Pak Hiras dari Bengkulu …
Ada pula trainee-trainee yang berusia cukup senior … Pak Haji Gaffar dari Makassar, Pak Ahmad Sidik dari Kediri, Pak Lubis dari Siantar, Pak Muklis dari Padang, Pak Mas’ud dari Banjarmasin, Pak Sus dari Bandung, … dan banyak lagi yang berusia jauh diatas 40 tahun …
Namun aku sangat salut pada mereka … mereka tetap mengikuti training ku sampai selesai … Full … dengan penuh semangat … tanpa mengurangi ke hati-hatian … Penuh Tanggung Jawab … baik pada perusahaan … maupun pada diri mereka sendiri …
Sungguh berbeda … Tidak seperti X yang aku ceritakan diatas …)(Padahal usia X masih muda … masih dibawah 30 tahun lho …???)
Yang satu ini memang … perlu ”PEMBINAAN” rupanya … !!!
(Ya dengan Tiga tanda pentung … )( … dan itu bisa berarti macam-macam … !!!)
Hah !!!