Diposkan pada ARTIKEL, MY FAMILY

”NGANTONG”


 

(Lagi … Tulisan kedua mengenai Rumah )

 

Rumah kami terletak di sebuah kawasan perumahan di selatan Jakarta.  MMM … ok-ok … sudah bukan Jakarta lagi sih sebetulnya … ini sudah masuk Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten.  Alias … Jakarta Coret …

 

Tanah Rumah kami mempunyai bentuk yang unik.  Tidak empat persegi panjang seperti kavling pada umumnya.  Bentuk tanah rumah kami ini … sempit didepan 5 m … tetapi lumayan lebar dibelakang 17 m.  Orang bilang …bentuk ini namanya ”Ngantong”.  Letaknya agak di belokan soalnya … Kira-kira begini gambar denahnya …

 

bgn belakang …

 

   bgn depan

 

Menurut Feng Hsui … dan juga beberapa kepercayaan lain … Bentuk ngantong ini banyak disukai orang … Karena sesuai dengan bentuknya yang seperti kantong … maka katanya rejeki yang masuk rumah itu … tidak akan keluar lagi … akan ter”kantong”i dengan baik disana.  (amiiiinnn … amiiinnnn ….)

 

Ketika kami membeli (ngredit tepatnya) kavling ini … sebetulnya kami tidak berfikir kearah itu.  Alasan kami memilih kavling ini adalah  simple saja 

Yang pertama karena sangat dekat dengan Masjid Perumahan

Yang kedua … letaknya agak didalam … jadi tidak menjadi poros seliweran kendaraan …

Yang ketiga … kavling yang tersisa waktu itu … yang luasnya sesuai dengan kemampuan kocek kami adalah … ya hanya tinggal kavling tersebut … (Aku heran … katanya bentuk tanahnya banyak dicari orang … kok ndak laku-laku yaaa …).  (yaa mudah-mudahan ini rejeki kami …).

 

Sebetulnya ada juga sih beberapa alternatif kavling kosong lain yang luasnya sesuai dengan dompet kami … namun letaknya berdekatan dengan ”Sutet” (Sambungan Listrik Tegangan Tinggi).  Kami agak takut mengambil kavling tersebut … (mosok tiap pagi mesti sarapan tiang listrik Sutet kan ndak lucu toh …)

 

Karena bentuknya yang aneh … maka kami pun juga memeras otak untuk mendesign bentuk Rumah yang sesuai dengan bentuk tanah seperti itu … Agar lahan bisa optimal digunakan.   Arsitek Developer perumahan kami itu … sampai bolak balik mengajukan rancangan rumah yang akan di bangun disana … Agar didapat bentuk yang sesuai.

 

Syukur Alhamdulillah …

Rumah yang kami idamkan pun akhirnya selesai juga di bangun …

Proses membangunnya lamaaa sekali pren … soalnya … kami juga melakukan penambahan disana sini … dan ini memerlukan cash flow … nabung sedikit-sedikit … nyicil sedikit-sedikit … sampai akhirnya Rumah itu siap ditempati … thn 2005 kemarin.

 

(Sanak kerabat dan rekan yang pernah datang kerumah kami … rata-rata bilang …

Ini rumah … ”rumah nipu” nih … kelihatan kecil dari depan … tapi pas masuk … wah lumayan ”jembar” juga yaaa …)(hehehe)

Kami hanya bisa menjawab … Yaaa … Alhamdulillah … Alhamdulillah …

Doakan saja yaaaa … semoga kami betah tinggal disini …

 

… Home sweet home … ngantong atau bukan …

.

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

30 tanggapan untuk “”NGANTONG”

  1. tapi
    tapi
    rumahnya ngga bisa dikantongi kan? heheheh

    aku pikir postingnya ada hubungan dengan kantong kertas/plastik yang dulu itu tuuuu…

    Yup semoga rumah itu membawa kebahagiaan untuk seluruh penghuninya. Amin.
    EM

  2. Bener tuh Om..Membeli rumah itu ada rejeki rejekinya..

    maksud yessy..ada jodoh jodohannya 🙂

    Percaya gak percaya si..

    semoga rumah ini selalu membawa berkah untuk Om sekeluarga..

    Bener banget..Om…ngantong apa enggak..its always be Home sweet Home 🙂

  3. Semoga berkah rumahnya Om…

    Saya belum kepikiran beli rumah dengan bentuk tanah yg kaya gimana? Tertarik sama yg ngantong? Ah ngga juga, yg penting ngadep ke timur or selatan, deket masjid juga…, dan yg terpenting: murah or gratis (ngarep.org)

  4. Dekat mesjid perumahan?
    Ehm…jadi mudah nih melacaknya.
    Masalahnya, perumahan yang mana nih?
    Di sekitar Ciputat pasti banyak perumahan…
    Yang ada mesjidnya? Rasanya semua kompleks ada tuh…
    Suatu waktu aku akan ke sana, Bos…

  5. @ Abang Hery:
    Bang, kalo maen ke sana, Lala ikuuuuttttt…!!! 😀

    Aku percaya kalau fengshui yang baik kemungkinan akan membawa rejeki lebih…
    tapi aku lebih percaya,
    kalau rumah yang ditinggali penuh dengan kasih sayang antara sesama penghuni rumahnya…. rejekinya akan mengalir lebih lancar.

  6. Terus kalo nanti laku di jual pindah lagi donk Om. Mending di sewain aja Om….kalau Masih nggak laku juga…coba jasa property manfaatkan. siapa tahu om…kalau memang niatnya di jual…atau jasa kurier bin perantara om.
    Gini Deh Om…woy HOUSE FOR SALE NIH. Yaaaaaaa gambar rumahnya mannnnnnnnna?
    SHM? Luas Tanah? PLN? Telpon? …Air?
    Kapan2 saya beli deh Om…biar Om bisa ngantongin….nya…

  7. Mencari rumah ibaratnya sama denganmencari jodoh..kalau rumah itu nyaman, bukan hanya penghuninya yang tentram, tapi juga siapapun yang berkunjung kerumah tsb.
    Semoga rumahnya berkah, dan semakin banyak kantong-kantong rejeki yang mengalir….

  8. Rumahku surgaku. Semoga selalu menjadi surga dunia pak nh dech..

    Wah, belum punya sendiri saya ini. hehe..

    Tapi maunya sich yang kecil, tapi nyaman gitu. Gak usag ngantong, cukup kotak :mrgreen:

  9. aku pikit kebiasaan om yg lain, selain milin-milin, “ngantong” juga. ternyata tipe rumah to….baru tau, ada arti lain dari “ngantong”,,tp klo yang itu mungkin beda “h”,,,”nganthong” he..he..

  10. Alhamdulillah….
    Pak, meskipun masih ngredit, dan ditinggali sendiri..anak didikmu ini sudah berhasil menggondol rumah di bilangan Pondok Aren-Ciputat, dengan kringet kecutnya sendiri 🙂
    Meskipun bukan ngantong, tapi berpagar, hehe..
    cuman….masih ditinggali sendiri, hikz.
    dinda..dimana kau berada??

  11. Kalau boleh mau lihat denah rumahnya dong Pak.. he he he
    Soalnya tanahnya bentuknya ga biasa, bagaimana kiatnya Bapak supaya bisa maksimal penggunaan lahan tanahnya, Pak.. he he he

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s