Diposkan pada TRAINING

TROUBLE’N ACCIDENT


.

Susah menemukan judul yang pas.

Tetapi yang jelas Trainer akan sedikit bercerita mengenai ”kendala”, kesulitan, permasalahan juga ”kecelakaan” tak terduga yang sempat beberapa kali aku hadapi.  Aku alami, ketika melaksanakan in class training …

 

Persiapan merupakan hal utama yang harus di manage secara saksama oleh para Trainer.

Namun … sekali lagi … seberapa siapnya pun kita … kadang kala jika lagi ”apes” …. adaaaaa saja kecelakaan tak terduga yang … like it or not … ruining our session.  Session Training menjadi dodol tak terkira … Dan trainer pun mati gaya …

 

Laptop adalah sumber kecelakaan yang paling sering terjadi.

File tak bisa dibuka … bentuk power point menjadi aneh … link belibet … ada virus … dan … HANG !  Aaarrrgghhh ini mengganggu sangat … apa lagi jika ini terjadi … ditengah-tengah asik-asiknya training sedang berlangsung … (*coitus interuptus* …)

 

Mengingat hal ini … maka aku selalu sedia File Back Up … di USB Flash Disk atau CD.  Training Executiveku pun aku minta untuk selalu membawa Laptopnya … sebagai cadanganku.  Jadi sewaktu-waktu kesialan itu terjadi … aku tidak begitu speechless bin ”njeglek” …

 

Proyektor / Reflektor … adalah sumber masalah yang kedua …

Lumen (derajat ke-terang-an) yang tidak besar … mengakibatkan tayangan menjadi tidak kontras optimal.  Belum lagi kadang aku temui … Laptopku tidak bisa ”dibaca” oleh proyektor tersebut.   Kabel yang kendor, mengakibatkan warna menjadi aneh.  Atau Kabel audio bermasalah, bunyi kemrosok ndak keruan.  Dan yang paling fatal adalah … Lampu proyektornya putus… HAH … Pendek kata … ini juga merupakan hal yang sangat mengganggu mood … il-fil sangat.

 

Solusinya … jika training diadakan di Kantor … aku selalu minta sekretarisku untuk siap-siap dengan Proyektor yang lain dan kabel penghubung cadangan.  Jika Training di Hotel … aku pun berbuat serupa … memastikan bahwa Hotel punya Proyektor cadangan yang sewaktu-waktu bisa kita sewa …

 

Yang ketiga … atau yang terakhir …

Dan ini paling fatal dan menjengkelkan adalah … JIKA LISTRIK MATI … !!!

Aaarrrgggghhhh … ini nightmare sangat … dodol yang se dodol-dodolnya …

Nothing we can do about it …

 

Solusi satu-satunya adalah … memastikan bahwa Gedung Kantor, atau Hotel yang kita pakai … mempunyai Genset … !!!

Jika pun ternyata … Gensetnya tidak berfungsi … atau Solarnya harus dibeli dulu … (ke Cirebon misalnya ???) …

 

Naaaahh ini nih … seruuu …

 

Trainer hanya akan Jongkok saja … ngobrol … kongkow-kongkow … ngeteh atau ngopi-ngopi sama Traineenya … Becanda-canda … sambil nunggu listrik nyala …

Mau ngapain lagi coba … ???  Hawong gelap …

 

Huahahhahha ….!!!!

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

26 tanggapan untuk “TROUBLE’N ACCIDENT

  1. hahhaha
    kalo gelap gawat tuh…

    jadi ingat ceritanya top executive Macromedia Norman Meyrowitz yang sedia lampu proyektor. Memang harus siap sedia terus ya mas.

    Yang juga terjadi di kenyataan adalah waktu upacara pemakaman tante … listrik mati… gelap gulita selama 10 menit sementara genset dinyalakan. Untung orang-orang tidak resah (kali aja ada yang ketakutan berada satu ruangan dengan mayat hihihi)

    EM

  2. mas…..
    saya berkunjung ni (sok akrab banget sih)

    kalau masalah uda ke laptop, hank, virus
    hmmmm……
    pusing 7 keliling mas
    semua kerjaan jadi tertunda
    apalagi ditambah listrik padam
    genset hbs minyak dan ga nyala
    sempurna deh mas penderitaannya

    kalau uda gitu bawaannya mo marah terus
    BeTe…….

  3. Kalau listrik mati ga ada jenset, siap2 petromax (bukan pertamax) dan wayang Om.
    Kembangkan layar, jreng-jreng-jreng… keluar si cepot (loh jadi wayang golek?)

  4. Waktu masih jaman peralihan antara OHP ke LCD projector yg masih jarang kalau presentasi apalagi proposal proyek saya selalu siap dengan beberapa transparansi cadangan untuk bagian yg penting2 saja. Jadi kalau ternyata nggak disediakan LCD saya masih bisa ngomong menggunakan OHP yg hampir pasti ada. Memang jatuhnya lebih “mahal” tapi saya anggap itu asuransi …

  5. Berarti Om akhirnya jadi tahu bagaimana cara mengantisipasi semua itu, kan, Om?
    Nah,
    termasuk juga soal listrik yang mati itu. Karena sudah tahu bakal kongkow-kongkow aja, mbok ya mulai sekarang siapin kacang kulit sama kartu remi. Kopinya? Minta dari hotel aja… gemana??? Ide yang bagus kan?? hihihi…

  6. kalau gitu, harus dipersiapkan rencana cadangan bila terjadi “bencana” semacam di atas; main gapleh atau nyanyi bareng pake gitar tua yg itu tuh… hehe…

    intinya kudu “well-preppared” kan pak… hehehe…

    salam

  7. Kantor tempatku bekerja jadi lumpuh seperti kota mati kalau lagi kena jadwal pemadaman listrik, jadi pada saat kena jadwal pemadaman listrik kegiatan diganti dengan meeting dadakan… 🙂

  8. Bikin bahan presentasi sampai begadang, pas presentasi mati listriknya. Ini lebih gawatttttt. Apapalagi seperti cerita si Om tadi…..wah buang2 energi….
    memang sih bisa di simpan untuk presentasi next time….tapi dongkol nya itu looooh.

  9. gemana kalo slain bawa backup data di flashdisk en CD, jangan lupa bawa backup genset ato minimal UPS kmanapun dimanapun, om…!!!! *diuncali genset karo om trainer* hwahahaaa.. 😀

  10. Usul Om …. untuk mengantisipasi listrik mati, prepare lilin yang banyak. Jadi acara training bisa di-switch jadi ‘dinner with candle light’ gituu … Pasti habis itu para trainee lalu kasak-kusuk ke bagian teknisi hotel, agar mematikan listrik kalok Om lagi action … 😀 😀

  11. Nah, ini namanya sudah tergantung dengan teknologi ya Pak…
    Zaman dulu waktu belum ada laptop dan proyekot atau belum ada listrik…. trainingnya gimana Pak?
    Atau dulu belum ada training ya?
    Mungkin harus disiapkan juga penyampaian materi tanpa slide…
    Sesungguhnya masalah mendewasakan ya Pak…
    Buktinya Pak NH jadi selalu menyiapkan cadangan
    Tetap semangat Pak!!!

  12. kalo kejadiannya pas mau training tiba-tiba di ibukota Banjir, pindah dong ke Bandung.heheh..seru banget tuh pas training DPP yang schedulenya harusnya di jakarta, tapi karena banjir jadi dipindah ke Bandung, seru banget kagak ada matinya tuh para peserta DPP, pagi – sore in class training, malemnya senior-senior kita peserta DPP itu ikutan gabung di Futsal, eh tengah malemnya ikut asoy geboy nonton NAIF beraksi di FAME, masih inget banget si Uwak always pesen orange juice, yang lain Harom katanya..hahah..

  13. Wakakak, kalau saya yang jadi salah satu pesertanya tak isengin setiap berapa jam listriknya mati dan gensetnya juga nggak bisa back up (huhahaha), biar asyik byk kesempatan nanya-nanya & ngobrolin tentang per-blog-an, wakakak…..
    (HUs…Dasar iseng yach Om….hehehe)]
    Best regard,
    Bintang

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s