Diposkan pada ARTIKEL, FIKSI, NGEBLOG

LOMBA MENULIS : 1001 KISAH MASJID

Assalamu’alaikum wr.wb
Salam sejahtera

Beberapa waktu yang lalu saya meluncurkan perhelatan lomba bertajuk “Lomba Foto theordinarytrainer.com”

Setelah berjalan beberapa saat, saya mulai berfikir.  Hmmm … sepertinya tidak semua pembaca blog saya itu suka dengan fotografi.  Mungkin sementara orang akan merasa kesulitan untuk mengikuti lomba foto tersebut.  Entah karena kurang PD dengan gawai yang dipunyainya, ketidak tersediaan alat, atau it’s just simply … memang kurang hobby foto-foto.  Nah untuk memberikan kesempatan kepada mereka agar tetap bisa berpartisipasi meramaikan lomba saya, maka saya mencoba untuk membuat lomba yang lain lagi.  Yaitu LOMBA MENULIS.  Blogger tentu suka menulis bukan ?

Temanya tetap serba serbi seputaran Masjid

Nah … kita sebut saja lomba ini : “LOMBA MENULIS : 1001 KISAH MASJID”

1001 KISAH MASJID artinya bisa :

  • Kisah yang terjadi di dalam masjid,
  • Kisah yang terjadi di seputaran lingkungan masjid,
  • Kisah tentang sebuah kegiatan masjid
  • Kisah yang berlatar belakang masjid
  • Kisah yang berawal dari masjid
  • Kisah yang berakhir di masjid
  • Kisah tokoh pengurus masjid
  • dan sebagainya

Mudah-mudahan temanya cukup jelas ya …

Mari kita simak syarat-syarat dan ketentuannya.

—-

Tujuan :

  • Memberikan pencerahan, pembelajaran, informasi, renungan, dan/atau hiburan kepada khalayak pembaca melalui kisah-kisah atau artikel menarik penuh hikmah yang berlatar belakang masjid (termasuk di dalamnya langgar/musholla/surau).
  • Menuliskan kisah penuh hikmah tersebut secara menarik, efektif, tidak nyinyir dan tidak bertele-tele.
    .

Apa yang harus peserta lakukan ?

  1. Membuat SATU POSTINGAN TULISAN BARU di blog masing-masing
  2. Tulisan hanya terdiri dari +/- 200 kata saja. (Maksimal 210 kata)
  3. Buat tulisan dalam bahasa yang mudah dimengerti. 
  4. Pergunakan kalimat yang efektif dan tidak bertele-tele
  5. Boleh menambahkan foto/gambar/sketsa untuk ilustrasi (tapi ini tidak dinilai)(yang dinilai hanya tulisan)
  6. Pada bagian akhir postingan mohon ditulis : “Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid” (diberi link hidup ke postingan ini)
  7. Mohon dituliskan juga di pojok kiri bawah, word count (jumlah kata yang digunakan)(untuk cross check juri)(misalnya : 189 kata)
  8. Lalu sematkan gambar logo ini di bagian penutup :
    Lombamenulis
  9. Daftarkan postingan anda kesini : http://goo.gl/forms/TwK8tr5L9JoC8JSA3
    .
  10. (Tidak Wajib) Peserta disarankan untuk menyebarkan tulisannya melalui akun FB (dengan mention @nhher), atau twitter (dengan mention @nh18) atau IG (dengan mention @nhher)(salah satu saja)(tapi kalau mau dua atau tiga-tiganya ya nggak papa juga …)
    .

Apa yang ditulis ? (silakan pilih salah satu)

  • Kisah NYATA atau artikel penuh hikmah yang mengambil latar belakang masjid/langgar/musholla /surau.  Misalnya kisah perjuangan hidup, cerita haru, kesetiakawanan sosial, informasi praktis, kebersamaan, keluarga, romantis, heroik, inspiratif, lucu, seram, manis, sedih dan sebagainya.  Bisa merupakan kisah pengalaman sendiri ataupun kisah yang diceritakan oleh orang lain kepada anda.

    atau …
  • Cerita FIKSI, kisah rekaan belaka namun penuh hikmah.  Yang mengambil latar belakang masjid/langgar/musholla /surau.   Sama seperti kisah nyata di atas, bisa bercerita tentang kisah perjuangan hidup, cerita haru, kesetiakawanan sosial, kebersamaan, keluarga, romantis, heroik, inspiratif, lucu, seram, manis, sedih dan sebagainya.

Catatan Khusus :

  • Jika anda memilih untuk menulis cerita FIKSI, mohon cerita yang ditulis tersebut TIDAK bergenre “science fiction” atau “khayalan” (Contohnya jangan seperti cerita dongeng, cerita masa depan, superhero, Startrek, Star War, Harry Potter atau yang sejenisnya)
  • Sekalipun fiksi atau rekaan, namun cerita tersebut sangat mungkin terjadi di kehidupan yang nyata saat ini (realistis)
    .

 Apa syarat peserta ?

  • Lomba ini terbuka bagi seluruh Blogger, memiliki blog berplatform apapun.
  • Di blognya minimal sudah ada 10 postingan.
  • Memiliki alamat di Indonesia. (untuk pengiriman hadiah, jika nanti menang)
  • Satu blog hanya boleh mengikut-sertakan 1 (satu) tulisan saja.
  • Jika seorang blogger mempunyai lebih dari satu blog, maka dia boleh mengikuti kepesertaan sebanyak blog yang dipunyainya.
  • Para peserta lomba foto tetap BOLEH ikut juga meramaikan lomba menulis ini.
  • Dan sebaliknya peserta lomba menulis ini juga tetap BOLEH ikut menyemarakkan lomba foto.
    .

Apa ketentuan tulisannya ?

  • Tulisan BELUM PERNAH diikut sertakan dalam lomba apapun.
  • Harus ORISINAL (tulisan hasil karya sendiri bukan mencuri karya orang lain)(Kami tidak bertanggung jawab jika di kemudian hari ada protes/tuntutan hukum dari pihak lain terhadap karya yang diikut sertakan)
  • Tidak boleh bertentangan dengan hukum dan tata nilai yang berlaku. Baik hukum agama maupun hukum negara.
  • Tidak boleh menyinggung/melecehkan/merendahkan/menghina/menyerang pribadi seseorang dan/atau sekelompok orang dan/atau golongan.
    .

Periode lombanya kapan ?

  • Kontes dimulai saat artikel ini ditayangkan, dan akan ditutup pada tanggal 30 Juni 2016 (jam 23.59)
  • Pengumuman pemenang insya ALLAH akan dilakukan pada tanggal 11 Juli 2016
    .

Apa kriteria penilaiannya ?

  • Kesesuaian dengan tema
  • Jelas, mudah dimengerti, alur sistimatis, runtut dan enak dibaca
  • Menggunakan kalimat yang efektif tanpa kehilangan makna
  • Keunikan ide dan kreatifitas pemilihan kata
    .

Siapa jurinya ?

  • Penilaian akan dilakukan sendiri oleh @nh18
  • Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
    .

Apa hadiahnya ?
(jika peserta >100)

  • TIGA tulisan unggulan PERTAMA. Masing-masing akan mendapatkan paket hadiah barang seharga +/- Rp. 100.000
  • TIGA tulisan unggulan KEDUA. Masing-masing akan mendapatkan paket hadiah barang seharga +/- Rp. 90.000
  • TIGA tulisan unggulan KETIGA. Masing-masing akan mendapatkan paket hadiah barang seharga +/- Rp. 80.000

(jika peserta 50 < 99)

  • Hadiah tetap sama namun jumlah unggulannya masing-masing menjadi DUA

(jika peserta 3 < 49)

  • Hadiah tetap sama namun jumlah unggulannya masing-masing menjadi hanya SATU saja.


Jadi demikianlah teman-teman, besar harapan saya, teman-teman berkenan untuk ikut menyemarakkan lomba menulis ini.  Mari kita semarakkan bulan yang istimewa ini dengan cara yang sederhana dan penuh suka cita.

Sekali lagi, lomba ini terbuka bagi siapa saja yang punya blog, yang sudah berisi minimal 10 postingan.  Siapapun anda  … !

Kami menunggu karya tulisan orisinal anda … !

Wassalamu’alaikum wr.wb
Salam sejahtera

Lombamenulis

Iklan
Diposkan pada FIKSI

PAPAN NAMA KIOS

.

(ini fiksi juga)

.

Tadi pagi Hafiz lewat di depan kios terkenal itu. 

Terpampang jelas tulisan di papan nama kios tersebut …

Biro Jasa

“Kapten Bhirawa”
(asli Surabaya)

menerima jasa pembuatan Surat Cinta dan yang sejenisnya
“tidak berhasil menggaet pasangan anda … garansi uang kembali !”

.

.

“Ini yang saya cari !!!” begitu pikir Hafiz.

Hatinya berbunga-bunga.  Wajahnya berbinar ceria.  Senyum Azizah terbayang manis di pelupuk mata … menghapus kenangan pahit kisah “Surat Bersampul Coklat” yang kini telah hilang entah kemana !!!

(fiction continued by Hardi Vizon) …

Beberapa hari kemudian …

Azizah mengernyitkan dahinya membaca surat cinta yang dikirim Hafiz.  Dalam hati dia bergumam, “Kok mirip dengan konsep yang kubuatkan untuk Mas Bhirawa, ya?”

(Kak Monda Siregar melanjutkan … )

Azizah penasaran…dalam hatinya bergumam “beranikah kutanyakan kesamaan surat ini pada mas Bhirawa? , haruskah kudatangi saja dia …?  dan ketika Azizah sampai di depan kios dan melihat papan nama itu…..
hatinya menangis takut pada kenyataan : “surat-suratkukah yang dijadikannya modal usaha..?”

.

Cerita  ini hanya percobaan saja …
TIDAK diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contes
t:Senandung Cinta

.

.

Diposkan pada FIKSI

DI APOTEK

Cerita (satire) imajiner … hanya iseng belaka.

Tersebutlah si Fulan …
Entah mengapa … Fulan ini hobby banget ke Dokter dan dilanjutkan menebus obat ke Apotek.
Sedikit-sedikit berobat … sedikit-sedikit berobat … Berobat kok sedikit-sedikit.

Bersin sekali … langsung berobat.
Pusing sedikit … langsung ke dokter.
Bahkan tidak ada angin tidak ada hujan pun … dia tetap pergi ke dokter.  Mau kontrol katanya.

Kebetulan … dia dapat fasilitas dari perusahaannya … sehingga dia tidak perlu bayar dokter setiap kali berobat.  Tetapi … untuk obatnya, Fulan masih tetap harus membayar.  Dan Fulan selalu meminta obat generik … biar murah katanya.  Tidak jarang obat yang ditebusnya ini hanya sekedar Vitamin dosis rendah beberapa butir saja.  Karena memang dia tidak sakit apa-apa.

Lama-lama si Dokter curiga … kok orang ini selalu kesini.  Walaupun tidak sakit.
Bertanyalah si Dokter …

“Anda ini kenapa sih ? kok sering sekali ke sini ? Bahkan tidak sakit pun anda datang kesini untuk minta Vitamin”.

Tentu dalam benak pembaca sekalian … ada yang membatin … Aaahhhh ini pasti Fulan naksir dokternya niiihhhh …  Dokternya pasti cantik menik-menik … jadi aja Fulan betah ngecengin si Dokter … pura-pura sakit …

Wrooonggg … salah sodara-sodara … Dokternya berjenis kelamin Laki-laki … dan sudah tua pula … nggak mungkin Fulan jatuh cinta padanya … hehehe

Lantas kenapa dong Fulan rajin banget berobat ?
Usut punya usut … ternyata kuncinya ada di APOTEK !!!

Apa Pasal ???
Fulan bilang begini …

“Iya Dok … saya senang berobat … lalu nebus obat generik atau vitaminnya di Apotek … Sebab kalo di apotek … saya selalu dipanggil … TUAN FULAN !!!

Kapan lagi dipanggil Tuan kalau nggak di Apotek !!! … Tuan Fulan … Tuan Fulan … Tuan Fulan … aaahhh keren sangat !!!  (kalau perlu … sengaja pura-pura nggak dengar … agar petugas apotek terus menerus memanggilnya berkali-kali melalui Toa pengeras suara …).  Agar semua orang tau … nama saya adalah … TUAN FULAN …

Hah … Fulan ini … (sang Dokter pun gubrak pengsan … !)

Sensasi dipanggil TUAN .., rupanya sangat menghantui benaknya … mengalahkan semuanya … sehingga menutup semua logika … !!!

So …
Tips dari Fulan … jika anda pingin dipanggil TUAN … datanglah sering-sering ke APOTEK !!!

Hahahahaha … !!!!

Hidup memang keras Jendral !!!

Salam saya

.

.

.

Diposkan pada FIKSI, GUEST WRITER

karsini # 27 : SENJA TERAKHIR

.

Untuk Week end kali ini, saya akan menayangkan sekaligus dua postingan … 
Karya Dua orang Narablog yang berbeda …

karsini # 27 dan karsini #28

Ini adalah karsini # 27

simak tulisannya … tebak siapa pengarangnya …

—————

Senja Terakhir

 

Kuhampiri engkau yang sedang duduk di beranda, memandangi lembah yang terhampar di depan hotel ini. Memang sebuah lokasi yang bagus dan romantik. Sebuah pemandangan yang ditawarkan setara dengan tarifnya yang selangit.

Udara mulai menusuk kulit kita berdua yang hanya terbalut pakaian tipis. Sementara matahari senja memerah bersiap kembali ke peraduannya. Engkau menoleh padaku ketika mendengar lamat langkahku. Dan berdiri menyambutku kemudian memelukku.

Masih berpelukan kita menatap langit. Tanpa bicara kita menikmati senja yang sendu dan merasakan kehangatan tubuh masing-masing. Kemudian engkau mengajakku masuk ke dalam kamar serta menutup pintu kaca teras itu.

Engkaupun langsung membuatkan aku kopi, sementara aku duduk  di atas sofa.

Hening yang magis….

Kuhirup wangi kopi yang tersebar dari cangkirku, sambil menunggu apa yang harus kulakukan setelah ini.

Tiba-tiba engkau beranjak dari tempat duduk dihadapanku, dan engkau duduk dibawah kakiku. Menyandarkan kepalamu pada pahaku seakan berat kepala itu tak tertahankan olehmu.

Hai sayang….

Aku tahu di dalam otakmu begitu banyak pemikiran. Begitu banyak ambisi dan begitu banyak kata-kata.

Sambil kubelai rambutmu aku bersenandung. Mengikuti alunan suara penyanyi kesayanganmu dengan lagunya yang sendu itu.

Ahhh betapa nikmatnya waktu ini. Tanpa kata tanpa perbuatan. Hanya ada aku dan kau….. dan pemikiran kita berdua yang melayang

Lelahmu, jadi lelahku juga
bahagiamu, bahagiaku pasti
berbagi takdir kita selalu
kecuali tiap kau jatuh hati …….

Kupijat lembut kepalamu, dari ubun-ubun sampai ke leher. Dan engkau tengadahkan mukamu.

Matamu menatapku dengan sendu.

Ohhh… Kulihat ada genangan airmata di sana… tak tahan aku untuk tidak mengecup dahimu…. matamu…. hidungmu…. dan bibirmu…

Kita berdua akhirnya terduduk di atas karpet. Saling merangkul, saling berpelukan. Saling menikmati kebersamaan ini.

“Temani aku tidur, sayang” katamu. Dan kujawab dengan senyuman. Dan kita berdua berbaring, saling pandang. Dua orang yang lari dari kesibukan, dari berbagai masalah. Manusia yang lelah pada ikatan-ikatan dunia….

Engkau mengangkat tanganmu dan membelai rambutku. Dan membiarkan telapak tanganmu menghangati pipiku yang dingin. Kau kecup lembut bibirku dan merapatkan tubuhku ke arahmu. Dengan mata terpejam kunikmati kehangatanmu.Tak lama kurasakan badanmu mulai rileks dan kutahu kantukmu tak bisa ditahan lagi. Akhirnya engkau tertidur pulas sambil menyungging senyum….

Hai sayang,
mimpikan aku malam ini. Biarpun hanya sekejap saja. Karena aku tahu, malam ini aku milikmu.  Tapi sesudah itu aku akan pergi jauh. Takkan kembali lagi ke tempat ini. Karena kutahu engkau akan bersama dia.

Nikmati saja waktu yang tersisa
tanpa bicara
tanpa kata
tanpa ragu …….

**fiksi 100%**

—————-

KARYA SIAPA INI … ???

(baca juga edisi karsini # 28 yaaa … )

.

Diposkan pada FIKSI, GUEST WRITER

karsini # 23 : AKU VS KOPI

.
Masih berlanjut terus sodara-sodara …

Karsini sudah sampai ke episode yang ke 23. 

Ini postingan kiriman dari salah seorang Penulis Tamu, sahabat maya saya.  Dan (mungkin) sahabat anda juga …

(tak perlu kata kunci … karena saya rasa ada banyak pembaca yang mengenalnya …)

—————-

AKU VS. KOPI 

 

“Bik Win… Mana kopiku?”

“Ini Den, monggo..”

Sruputtt…. Sruputt….

***

Tuttt…tuuuttt..tutt…tuutt.tuuttt…

Alunan senada terdengar lama tak berhenti. Aura yang ku rasakan sekarang berubah drastis. Ujung kaki terasa sangat dingin, bagai tertusuk bongkahan es.

Suara tangisan tampak jelas terdengar menggema di ruang ini. Aku tak tau pasti, pemilik suara itu, yang jelas terdengar dekat. Ku coba untuk melihat, tapi tak bisa. Entah mengapa, badanku sulit digerakkan. Aku tak bisa memantau keadaan sekitar, hanya bisa mendengar saja, mendengar dengungan tangis dari banyak orang.

“Ada apa dengan semua ini, aku masih belum mengerti, tolong, tolong jelaskan!” jeritku dalam hati.

***

Semakin penasaran, ku putar kembali ke masa lalu. Semakin berusaha keras untuk mengingat-ingat kembali masa lalu maka kepala ini terasa mau pecah. Pusing teramat sangat. Sedikit demi sedikit… meski terasa sakit, aku tetap berusaha sekuat tenaga. Dann…. masih belum berhasil juga.

Arrrggghhhhh…

Ya! aku ingat, aku ingat!

Aku ingat, pagi itu aku menghabiskan kopi buatan bik Win. Lalu… aku harus berangkat kuliah. Tapi… apa hubungannya dengan semua ini. Aku masih belum paham.  Tolong, siapa saja yang ada di luar sana. Tolong jelaskan apa yang terjadi padaku. Kenapa kedua mataku tiba-tiba tak bisa terbuka. Kenapa seluruh badanku tiba-tiba terasa mati, tak bisa bergerak? Kenapa?

Aku lelah sekali. Aku lelah dengan semua ini. Jeritanku tadi membuat aku terbius tidur, lelap. Ini hal yang paling melelahkan selama selama hidupku. Aku memang tak pernah melakukan hal berat. Bagaimana tidak, menyiram tanaman di halaman rumah saja, tidak dibolehkan oleh ayah.

Tuk.. tuk.. tuk.. tuk..

Seperti bunyi hentakan sepatu yang menuju ke arahku, dan berlabuh di samping kananku. Aku mendengar beberapa tangisan tampak hilang, dan berganti dengan suara obrolan, sesekali terdengar isakan panjang.

“Dok, gimana keadaan anak saya, dok..!

“Bisa saya bicara dengan orang tua dari saudara Egi?”

“Bisa, Dok. Saya Ayahnya”

“Yak, kebetulan, bisakah bapak ke ruangan saya sebentar?”

“Iya… iya, bisa.” Itu suara ayah, tidak salah lagi.

Ayah… aku rindu sekali denganmu. Kau tinggal di rumah yang sama denganku, tapi aku tak pernah melihat wajahmu. Bahkan sampai saat ini pun, saat suaramu terdengar oleh telingaku, kau belum tampak olehku. Ada apa dengan semua ini, ada apa denganku ayah… tolong jelaskan.

Namun, untuk sekian kalinya, aku belum dapat penjelasan, apa yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Tiba-tiba, nafasku sesak, kerongkorangan kering, seperti ada yang mencekiknya. Tangan dan kaki ku terasa amat dingin. Semua pecahan memori yang telah ku lakukan kemarin sepertinya muncul semua, kepingan demi kepingan yang tak jelas arahnya. Aku semakin tak kuasa. Nafasku seperti  tersumbat, dan…….

***

Hahhhh… tidakk!!!!

Astaghfirullah..

Astaghfirullahal ‘adziim..

Na’udzubillah min dzaalik..

Aku mimpi buruk. Sangat buruk. Mimpi itu seperti nyata. Mungkin karena tadi siang aku divonis dokter menderita maag akut. Sebab berlebihan meminum kopi saat perut belum terisi. Mungkin juga karena aku sangat rindu dengan ayah. Aku tak tau.

Malam pun berlalu hingga kokok ayam bergema, tanpa aku bisa memejamkan mata sedikitpun.

———————–

KARYA SIAPA INI ???

.

STOP PRESS
Ini adalah postingan buah karya dari
ARI SETI MUHARDIAN
Atau yang biasa kita kenal dengan ARI TUNSA
Tunsa adalah kependekan dari Tunjung Sari
Nama sebuah desa di Kab Pekalongan
Tempat kampung halaman si Ari ini
Ari sekarang bekerja di Bali
Blognya adalah : TUNSA