Diposkan pada MY FAMILY, NGEBLOG, Si Bungsu, Si Sulung, Si Tengah

YANG TERSAYANG

.
Sudah dua tiga hari ini,  saya banyak membaca di blog-blog lingkaran pertemanan saya … bertebaran postingan penuh nuansa kasih sayang.

Rupanya mereka kompak menyambut ajakan seorang aktifis blogger detik,  seorang wanita muda bernama Yuliasih Puji Rahayu Hardy alias Julia Hardy alias KaJol …

Saya tertarik untuk juga menyambut ajakannya …

Jika bicara orang-orang yang kita sayangi … maka tentu saja … saya pribadi akan menyebut keluarga inti saya … Bunda dan ke tiga anak-anak saya.  Lalu tentu saja Bapak (Almarhum) dan Ibu Kandung saya.  Juga saudara kandung saya satu-satunya di dunia ini … adik saya Tante NHi beserta keluarganya.

Namun demikian …
Karena persyaratannya mesti memakai foto … maka saya hanya akan memajang foto yang satu ini …

.

Tanpa mengecilkan rasa sayang saya pada keluarga inti yang lain … perkenankan saya (untuk kesekian kalinya) sedikit bercerita kembali mengenai lelaki-lelaki muda yang saya sayangi ini … ke Tiga Jagoan saya.  Anak-anak lelaki saya.

Mereka adalah …

 

1. Yudhistira P.A … (Tyo)
Si Sulung … kelahiran Surabaya, 3 Oktober 1994.  Pendiam, cuek, smart … dan kalau ngomong seperlunya saja.  Hobbynya membaca. Tahun ini baru saja lulus Madrasah Aliyah (SMU).  Dan Alhamdulillah dia langsung diterima di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat, jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat.  Di sebuah Universitas Islam Negeri. Si Mas masuk jurusan tersebut melalui jalur Undangan … tanpa Test. 
(Dialah si Ganteng Smart)

.
2. Bimosatryo H.A … (Bimo)
Si Tengah … kelahiran Surabaya, 19 November 1996.  Anaknya pandai bergaul, temannya banyak, mantan ketua kelas.  Relatif aktif di kegiatan sekolah maupun di karang taruna lingkungan tempat kami tinggal.  Hobbynya Marawis, sebuah kesenian perkusi yang Islami.  Saat ini dia duduk di bangku kelas 11 IPA, Madrasah Aliyah (SMU).
(Dialah si Ganteng Cool)

.
3. Aryayoga H.A … (Yoga)
Si Bungsu … kelahiran Jakarta, 2 April 2000.  Sedikit manja, tapi disiplin dan hasrat berkompetisinya sangat tinggi.  Hobbynya menyanyi dan mengumpulkan Lego mini figurine.  (kedip-kedipin KaJol).  Saat ini duduk di kelas 7, Madrasah Tsanawiyah (SMP).
(Dialah si Ganteng Cute)

.

Mereka adalah “energi” saya
Mereka adalah “permata-permata” saya
Mereka kebanggaan saya …

Semoga kami selalu diberikan petunjuk dan kekuatan untuk bisa terus beikhtiar mendidik-merawat-menjaga titipan NYA ini dengan sebaik-baiknya…. Amin …

Postingan ini dibuat dalam rangka ikut memeriahkan perhelatan Julia Hardy … 4 tahun di Blogdetik: Selalu ada Cinta

 

Salam saya

 

 

NH18
(Babenya … )
(Yang ini sebut saja … si Ganteng Mateng)
(huahahahaha)

 

Diposkan pada PERTUNJUKAN HARI INI, Si Sulung

CERITA ANAK SMA : BUKA PUASA

.

Minggu, 29 July 2012
Hari ini ada acara buka puasa bersama di rumah kami.

Kemarin hari Sabtu,  ketika saya baru pulang dari HK, mas Tyo lah yang membukakan pintu.  Dan kata-kata pertama yang keluar dari mulutnya … setelah menjawab salam saya … adalah … :

“Yah … besok ada acara buka puasa bersama !”

“Dimana … ?”

“Ya di rumah kita !”

Lha … baru dateng udah dapat laporan seperti ini.  Hahaha …

“Terus persiapannya gimana ?  Udah dipersiapkan belum ?”

“Ya belum  … kan nunggu Ayah dateng … !!!”

” Waduh … ok … kalo gitu besok pagi kita beli bahan-bahannya yaaa … ”

Ya … teman-teman sekelas Mas Tyo ketika di Aliyah, mantan siswa kelas 12 IPA 1 akan mengadakan acara buka puasa bersama.  Dan kebetulan mereka berkenan untuk memilih rumah kami sebagai tempat acaranya.  Mungkin karena rumah kami ada di tengah … sehingga relatif mudah di jangkau dari rumah-rumah teman Mas Tyo lainnya.

Maka hari Minggu pagi itu, sibuklah kami mempersiapkan diri untuk menyambut tamu-tamu ABG.  Teman-teman mas Tyo.  Memesan makanan dan kue ala kadarnya untuk berbuka puasa.  Juga membeli buah-buahan, nata de coco, sirup dan susu.  Bunda bermaksud untuk membuat Sup Buah sore nanti.

Sorenya berdatanganlah mereka.  ABG-ABG cantik-cantik dan ganteng-ganteng … rapi berpakaian muslim ke rumah kami.  Seketika rumah kami ramai dengan celoteh mereka.  Maklum lah, sejak lulus Aliyah mereka sudah jarang lagi bertemu … karena masing-masing disibukkan dengan kegiatan testing, ujian masuk perguruan tinggi, mencari tempat kuliah dan sebagainya.  Acara ini rupanya sekaligus dijadikan ajang kangen-kangenan dan bertukar cerita diantara mereka.  Bisa dimaklumi pula bahwa sore ini yang datang rupanya tidak seluruh kelas.  Hanya sekitar 60 persen saja.  Sisanya sedang berada di luar kota.  Menurut cerita, beberapa diantara mereka ada yang ikut test perguruan tinggi, persiapan kuliah dan juga mencari kos-kosan di luar kota Jakarta.

Suasana bertambah riang karena ternyata mantan Wali kelas mereka juga berkenan datang.  Terlihat betul betapa bahagianya Pak Guru Walikelas ini berada diantara mantan anak-anak muridnya.

Kami Sempat deg-degan juga karena makanan nasi kotak yang kami pesan dari rumah makan terdekat … sempat mengalami keterlambatan.  Usai Sholat Maghrib barulah makanan tersebut datang … Hah … bikin sport jantung saja nih … 

Alhamdulillah acara buka puasa tersebut berjalan dengan lancar … gembira … riang … tapi khusyu …

So … anak-anak ku semua …
Semoga persahabatan dan tali silaturahmi kalian tidak putus …
Sekalipun kalian sudah berpencar … menjalani kehidupan studi masing-masing.
Untuk meraih cita-cita yang kalian impikan.

Salam saya

.

.

.

Diposkan pada PERASAANKU HARI INI, Si Bungsu, Si Sulung

WISUDA #5 dan #6

Minggu, 24 Juni 2012

Trainer sekeluarga menghadiri Wisuda.  Ini wisuda ke 5 dan ke 6.  Mengapa saya sebut demikian ? Ya karena memang ini adalah kali ke lima dan kali ke enam kami menghadiri acara serupa.  Wisuda pertama (2006) adalah ketika si Sulung lulus Ibtidaiyah (SD).  Wisuda ke dua (2008) si Tengah lulus SD.  Ke tiga (2009 ) si Sulung lulus Tsanawiyah (SMP) dan ke empat (2011) si Tengah lulus SMP.

Dan tahun 2012 ini,  kebetulan ada dua acara wisuda sekaligus kami hadiri.  Wisuda ke lima … kali ini giliran si Bungsu yang lulus Ibtidaiyah (SD).  Bersamaan waktunya juga dengan wisuda ke enam … si Sulung lulus Aliyah (SMA).

Untuk diketahui pembaca sekalian, … anak-anak kami … si Sulung, si Tengah dan si Bungsu … memang semua bersekolah di suatu Madrasah yang sama.  Mereka satu perguruan.

Wisuda si Bungsu dilakukan pada pagi hari.  Sementara wisuda si Sulung dilakukan siang harinya.  Ditempat yang sama pula.  So hari Minggu ini … kami seharian berada di Gedung Aula UIN Jakarta.  Tempat acara ini berlangsung.  (mudah-mudahan panitia wisudanya tidak bosan bertemu kami terus hari itu …)(Hehehe)

Ada dua catatan khusus untuk acara wisuda kali ini.  Khususnya untuk wisuda ke enam … kelulusan si Sulung dari Madrasah Aliyah.

Catatan 1 :
Pada acara tersebut … ada penyerahan piagam penghargaan kesetiaan “twelve years achievement awards”.  Piagam penghargaan ini diberikan kepada anak-anak murid yang menghabiskan waktu selama dua belas tahun, setia bersekolah di perguruan tersebut.  And yes … karena si Sulung ini bersekolah disini sejak kelas Satu Madrasah Ibtidaiyah sampai sekarang kelas 12 IPA 1 Madrasah Aliyah … tentu saja si Sulung mendapatkan penghargaan tersebut.  Ada sekitar 30 -an murid yang juga mendapatkannya.  Alhamdulillah.

.
Catatan 2 :
Pada wisuda kali ini … Si Sulung berhasil membawa kami, Ayah dan Bundanya naik ke atas panggung.  Alhamdulillah si Sulung ditetapkan sebagai Lulusan Terbaik III untuk jurusan IPA.  Betapa bangganya kami … bisa mendampingi si Sulung menerima penghargaan piala At Tanmiyah ini.  Lambang supremasi yang diberikan untuk siswa-siswi peraih nilai tertinggi di Perguruan Madrasah ini.  Dari lima orang penerima piala untuk tingkat Aliyah ini … dan hanya si Sulung lah yang laki-laki.  Ke-empat yang lainnya adalah wanita.

Dada saya hampir meledak menyaksikan si Sulung tegak berdiri menerima piala yang diidamkan oleh setiap siswa … (juga para orang tua) itu

Setiap murid yang menerima piala ini … diminta untuk menyampaikan sepatah-dua patah kata.

Dan dalam sambutan singkatnya, Mas Tyo hanya berkata …

“Ayah … Bunda … piala ini mas Tyo persembahkan untuk Ayah-Bunda … !!!”

(ahhhh … hampir tak sanggup saya membendung airmata haru saya …).  Si Sulung tau sekali bagaimana cara membahagiakan dan membanggakan kedua orang tuanya.

Hari ini kami bahagia dan bersyukur sekali … ALLAH berkenan memberikan rahmat dan karunia NYA yang tiada terkira …

ALLAH MEMANG MAHA BAIK … !

 

Salam saya

.

 

.

.

Diposkan pada Si Sulung

BERKACAMATA

.

3 Juni 2012

Saya berkacamata.  Bunda pun berkacamata.
Sore ini kami ke ITC Fatmawati.  Ke toko kacamata yang murah meriah namun pilihannya banyak.  Kacamata Bunda murnya hilang.  Gagangnya lepas.  Karena kacamata tersebut sudah lama, Bunda bermaksud untuk sekalian mengganti yang baru saja.  Ngiri dengan Bunda … Saya pun tak mau kalah.  Saya bermaksud untuk mengganti kacamata saya juga.  

Singkat kata urusan pilah memilah frame dan pemeriksaan mata selesai.  Ukuran minus dan silindris saya Alhamdulillah tidak berubah.  Namun plusnya nambah.  Awalnya plus 1.75 menjadi plus 2.00 … Usia memang tak bisa dibohongi …

Iseng saya bilang ke Mas Tyo … si Sulung saya yang menemani kami sore itu.  “Mas … kamu mau periksa mata nggak ? Mumpung gratis nih … !“

Si Sulung setuju.  Diperiksalah mata si Sulung.  Dan ternyata … dia sudah ada minusnya sodara-sodara.  Dan tak tanggung-tanggung … minusnya sudah 1.25.  Relatif besar untuk remaja se usianya.  Akhirnya … setelah berdiskusi sebentar.  Disepakati … Sulung harus pakai kacamata …

Langsung dia pilih-pilih frame.  Mbak penjaga konter kaca mata tersebut tentu saja menawarkan frame-frame kacamata yang lagi trend di kalangan anak muda sekarang.  Yang model frame cupu tebal itu.  Tapi dengan tegas … Sulung menolak … “Ogah … kayak anak ABG …”  hahaha ( … Elu kan emang ABG Mas … ???!!!).

Si Mas berkeras tidak mau memilih frame cupu yang lagi nge trend tersebut.  Dia lebih memilih frame lain yang sesuai dengan seleranya.  Karena lensanya ready stock … maka kacamata bisa jadi hari itu juga.  Kami hanya menunggu setengah jam saja.  Setelah jadi … kacamata tersebut langsung dipakainya …

Apa komentar pertamanya ???
“Mata Tyo gatel yah … !!!”  huaahahhahahha … kok gatel sih mas …
Dan dia bilang juga … “Wah asik … warna-warnanya jadi kelihatan lebih jelas ya Yah … lebih biru … lebih hijau … lebih merah … lebih fokus sepertinya …”

Akhirnya sepanjang perjalanan pulang … dia pakai terus kacamatanya tersebut.  Sesekali dia betulkan letak kacamatanya … sebentar-sebentar dia berkaca.  Mungkin masih belum sepenuhnya PD.

Namun yang jelas … menurut saya … Dia jadi lebih kelihatan mature dan tambah ganteng … !!!
(kayak Bapaknya tentu … !!!)(hahaha tetep !!!)
( … narcis kok dipelihara sih Om ???…)

So … Bagaimana dengan anda ?
Apakah anda pakai kacamata ?
Sejak umur berapa anda berkacamata ?
Atau mungkin putra/putri anda sudah ada yang berkacamata ?
Boleh sharing tak ?

 

Salam saya,