Diposkan pada ARTIKEL, MARKETING, NGEBLOG

WTS

i.e Wartawan Tanpa Surat kabar

Sekarang sedang marak (kembali) dibahas tentang “profesi” yang satu ini, wartawan tanpa surat kabar (WTS).  Beberapa pihak ada juga yang menyebut wartawan bodrex.  Kerjanya? Berburu event press conference (pres-con) dari satu venue ke venue yang lain.  Apa yang mereka cari?  Tentu saja “salam tempel”, selipan amplop uang, goody bag, sampel produk, makan siang atau paling apes kudapan snack dan segelas air mineral gratis.

Ada suatu masa di mana saya pernah punya pengalaman berinteraksi langsung dengan mereka.  Pada tahun 1992 sampai dengan 2002 saya pernah bekerja sebagai brand manager (pengelola merek) di sebuah perusahaan fast moving consumer goods multinasional.  Pekerjaan saya salah satunya adalah melakukan kegiatan “brand activation” (bahasa awamnya : promosi).  Mulai dari event sponsorship kejuaraan motocross se kotamadya sampai ke level Kejuaraan Dunia Bulutangkis Thomas dan Uber Cup.  Mulai dari pertunjukan musik tingkat kabupaten sampai dengan pameran lukisan seorang maestro, pelukis Jeihan.

Semua rangkaian kegiatan tersebut pada umumnya dimulai dengan aktifitas press conference.  Kita mengundang wartawan dan menginformasikan event yang akan berlangsung, dengan harapan wartawan mendapatkan berita, dan kita pun mendapatkan gaung publikasi melalui media mereka.

koran
sumber : clipart, mspowerpoint

Ketika mengadakan pres-con, saya sering sekali bertemu dengan beberapa oknum yang biasa disebut orang wartawan tanpa surat kabar ini.  Entah mereka tau dari mana, ujuk-ujuk mereka muncul begitu saja di event kita.  Biasanya mereka datang rombongan, berdua atau bertiga. Sebetulnya kami sudah mempunyai daftar nama wartawan resmi yang diundang beserta medianya masing-masing.  Kami tentu memilih wartawan yang berkompeten, mempunyai kredibilitas, “track record” tulisannya bagus dan berasal dari media massa yang resmi.

Namun apa yang terjadi?  Ada banyak kejadian di mana terdapat banyak oknum yang datang dan mengaku wartawan/reporter dari media A, koran B, jurnal C, bulettin D, harian E dan sebagainya.  Mereka tidak terdaftar di daftar hadir tetapi nekat memaksa masuk.  Biasanya mereka hanya datang, bergerombol di belakang, merokok, dan menunggu pembagian goody bag saja.  Jarang ada yang mau duduk tertib mendengarkan pemaparan pembicara.

Dalam melakukan pres-con, kami biasanya dibantu oleh media relation agency.  Media relation agency yang bonafide pasti punya petugas semacam “body guard” atau security yang mengamankan orang-orang tak diundang seperti ini.  Mereka juga sudah menyiapkan goody bag versi KW 2, dengan isi “ala kadarnya* untuk diberikan ke mereka.  Sekedar agar mereka bisa segera pergi dari event kami  (yang disebut *ala kadarnya itu adalah : isinya hanya beberapa lembar dokumen press-release, satu ball point dan/atau selembar stiker event)

Selain wartawan tanpa surat kabar, ada lagi wartawan atau reporter yang berasal dari media-media kecil.  Wartawan/reporter seperti ini, saya perhatikan semakin banyak bermunculan pada saat masa reformasi dulu.  Saya masih ingat ketika itu, banyak sekali media-media baru diluncurkan.  Euphoria “bicara” sedang tinggi-tingginya.  Ada banyak sekali media, entah apa-apalah namanya.  Untuk tipe yang ini, agak sulit untuk menolaknya, karena mereka mempunyai kartu tanda wartawan dari media masing-masing.  Harian ini, harian itu, Jurnal ini, jurnal itu. Media internal ini, media internal itu.  Dan yang asiknya ada beberapa media yang ternyata “kagetan”.  Hanya terbit sekali, dua kali, lalu mati.  Sementara kartu tanda pengenal/wartawan/ reporternya masih ada terus, dan tidak ditarik.  Mereka tetap beredar, berburu pres-con. 

Sungguh memerlukan seni persuasif tersendiri untuk menolak orang-orang semacam ini.  Tegas tapi tetap sopan.  Karena biasanya jika mereka ditolak mereka punya ancaman klasik yang selalu mereka katakan.  “Waahhh bagaimana ini panitianya tidak profesional, akan kami tulis di media kami nanti!”  Menakut-nakuti.  Tapi biasanya ini hanya gertak sambal saja.  Mau ditulis di mana hawong medianya saja sudah tidak ada.

koran
(sumber : clipart. ms powerpoint)

Apa masalah hanya sampai saat pres-con saya?

Oh tentu tidak! 

Ada beberapa kali saya “ditodong” secara halus.  Dua tiga hari setelah pres-con, mereka datang ke kantor, membawa bukti tayang artikelnya.  Bukti bahwa event kita sudah ditulis di medianya (yang jujur saja, saya juga baru lihat wujud medianya saat itu)  “Artikel eventnya udah terbit nih Pak, mana nih partisipasinya” begitu katanya.  “Partisipasi?”.  Ya mereka minta uang secara halus.

Yang lebih asik lagi, suatu kali ada seseorang yang mengaku wartawan foto yang sengaja datang ke kantor lalu menjual beberapa foto dokumentasi kita saat pres-con kemarin.  Persis seperti tukang foto yang menjajakan foto di suatu acara seminar atau wisuda.  Saya yakin dia cuma mengaku-ngaku sebagai wartawan foto saja.  Kalau sudah begini, saya hanya bisa memberikan uang ganti cetak ala kadarnya saja (tentu setelah berkeringat tawar menawar, karena ini memakai uang dari kocek pribadi)(plus tak lupa saya minta beking satpam kantor)(hahaha)

.

Apa mereka masih ada sekarang?

Saya tidak tau.  Tetapi rasanya kok sudah semakin sedikit.  Atau bahkan sudah tidak ada lagi.  Wartawan zaman sekarang saya perhatikan sudah semakin profesional dan proporsional.  Karena persaingan industri media semakin sulit dan ketat.  Ditambah lagi, peran media massa cetak konvensional saat ini telah sedikit demi sedikit diambil alih oleh media online dan juga … Blog!  Ini adalah era di mana untuk mempublikasikan suatu produk atau kegiatan, pilihan media yang paling intim, personal dan efektif, (plus efisien) adalah melalui blog.

.

Lalu apa pelajarannya bagi kita para Blogger?

Yang utama tentu saja kita harus menjaga kredibilitas diri dan blog kita.  Kita harus menulis dengan baik, profesional dan berintegritas.  Tidak bohong-tidak nyontek dan tidak jorok.

blog

Jika ada undangan meliput suatu acara, maka daftarkan diri anda melalui koordinator/media relation agency yang ditunjuk.  Dan kalau sudah terdaftar maka tepatilah undangan tersebut.  Jangan asal mendaftar tetapi karena ada urusan lain lalu membatalkan janji begitu saja tanpa berita.  Jika anda berhalangan datang, segera beri tau koordinator blogger/agency.  Jadilah undangan yang mempunyai harga diri, manner dan tau tata krama.

Dan kalau sudah hadir, jangan lupa untuk segera menulis kesan dan pengalaman pribadi kita selama mengikuti acara tersebut di blog masing-masing.  Dengan versi kita masing-masing tentunya.  Sekali lagi kredibilitas kita sebagai blogger harus terus kita jaga.  Agar kita tidak menjelma menjadi … “Blogger tanpa Blog”.  Hahaha … maksa yah?

Salam saya

om-trainer1.

.

.

.

Diposkan pada NGEBLOG

JAWILAN : NOSTALGIA INTERAKSI BLOGGER JAMAN DULU

Ada suatu masa di mana para blogger melakukan sebuah mekanisme interaksi, seperti layaknya surat berantai.  Blogger A menjawab pertanyaan tertentu, tulis di blognya lalu melemparkan pertanyaan yang sama kepada beberapa blogger yang lain.  Dan blogger yang lain ini harus menjawab pertanyaan yang sama, menuliskannya di blog, lalu dan melemparkannya kembali kepada teman-teman yang lain lagi.  Demikian seterusnya.

Beberapa ada yang menambahkan award ini award itu, sematkan logo di widget dan sebagainya.  Untuk lucu-lucuan saja.  Namun dengan berjalannya waktu hal tersebut sudah lama tidak lagi dilakukan.

Sampai akhirnya hari ini saya mendapatkan jawilan dari Ety Abdoel, untuk melakukan lagi apa yang dulu pernah kami lakukan itu.

Note : Saya kenal Mbak Ety ini sudah cukup lama.  Dan kita pun pernah bertemu saat perhelatan akbar Blogger Nusantara di Jogyakarta tahun 2013.  Mbak Ety duduk tepat di belakang saya ketika kami naik bis menuju homestay di desa wisata Tembi.

Saya langsung menjawab pertanyaan yang diajukan yaaa …

1.Siapakah nama guru SD yang pertama kali teringat? Dan apa cerita asik tentang beliau?

Tidak lain dan tidak bukan adalah almarhum Bapak Hanafi.  Tanpa mengecilkan peran guru-guru SD saya yang lain, saya menganggap Pak Hanafilah guru yang menginspirasi saya.  Beliau yang mengajak saya untuk ikut kompetisi pelajar teladan se kabupaten.  Cerita lengkapnya ada di sini : https://theordinarytrainer.wordpress.com/2009/11/25/pak-hanafi/

Al Fatihah untuk beliau

2. Siapakah nama teman SMP yang teringat pertama kali dan apa cerita asik tentangnya?

Sebut saja namanya Rico.  Anaknya kecil, kulitnya hitam, giginya agak “maju”.  Tapi anak ini bakatnya luar biasa.  Sekalipun badannya kecil namun dia adalah kiper terbaik di sekolah saya.  Jika diperlukan diapun bisa bertindak sebagai penyerang, gelandang atau bek tim sepak bola sekolah kita.  All rounder.  Selain olah raga Rico ini juga pintar main gitar.  Saya sedikit banyak belajar main gitar karena melihat dia.

3.Apakah kuliner di luar kotamu yang teringat pertama kali, di mana lokasinya dan apa keistimewaannya?

Saya bukan petualang kuliner.  Namun jika ditanya hal ini, maka sontak saya katakan Nasi Uduk Nyai, lokasinya ada di depan mesjid Al Ittihad, daerah Ciputat.  Dekat rumah saya.  Ini nasi uduk paling enak yang pernah saya makan.  Tempatnya sih biasa aja, tapi enaknya “Betawi” banget.

4. Pernah baca koran edisi cetak sebulan terakhir ini? Kalau pernah apa nama korannya dan bacanya di mana?

Saya masih langganan koran Kompas versi cetak.  Tapi hanya untuk edisi hari Sabtu dan Minggu saja.  Bacanya di mana ? ya di rumah saya.

img_20160929_170131_hdr

5.Jika kamu sempatkan meletakkan gadgetmu, kemudian melihat sekeliling di tempat umum, apakah kamu melihat keberagaman (manusia) yang ada? Apapun jawabannya , maka apakah yang ada di benak mu melihat hal ini.

Selalu.  Saya selalu (berusaha) melihat lingkungan di sekitar saya.  Apa yang ada di benak saya ketika melihat hal tersebut ?  Macam-macam.  Tergantung apa yang saya lihat.  Bisa bersyukur, bisa kasihan, bisa senang, bisa kagum dan … jujur … bisa juga sebal.  (apa lagi kalo ngeliat orang yang nyelak antrian dan buang sampah sembarangan)

6. Apakah angkutan umum terakhir yang kamu naiki, Asik ga sih perjalanan mu?

Tanggal 24 Agustus 2016, Pesawat Garuda Indonesia GA-0641.  Dari Bandara Sultan Hasanuddin ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang.  Asik atau tidak ? Biasa saja.  50% tidur.  40% main sudoku. 10% makan siang.

Eh sebentar, jika taksi juga dianggap kendaraan umum, maka sebetulnya kendaraan umum yang terakhir yang saya gunakan adalah Taxi.  Di tanggal yang sama, 24 Agustus 2016.  Dari Bandara Cengkareng ke rumah saya.  Asik atau tidak ? biasa saja.  80% tidur, 20% ngobrol dengan driver taksi plus bayar ongkos.

7. Apakah pagi ini sempat melihat matahari terbit ?

Pas terbitnya banget? Tidak, saya tidak melihat.  Tertutup gedung-gedung.  Namun jika sedikit agak keatas? ya saya melihat.  Terutama saat saya berkendara mengarah ke Timur.  Silaw men …

Tujuh pertanyaan berhasil saya jawab.

Enaknya dapet jawilan itu, kita jadi punya bahan untuk postingan di blog kita.

Apakah saya mau menjawil teman yang lain ? Seperti yang dulu selalu saya lakukan, saya tidak pernah mencolek teman lain.  Hahaha …

Namun kalau temen-temen pengen saya jawil? Ya silakan menulis di blog masing-masing yaaaa …

salam saya

om-trainer1

.

.BTW :

Ternyata kata jawil itu sudah masuk di KBBI lhoooo …

.

Diposkan pada NGEBLOG

PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS

11 Juli 2016

Lombamenulis

 

Teman sekalian,  hari ini adalah hari di mana saya akan mengumumkan pemenang Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid, di blog saya.

Berdasarkan data yang masuk dari google form, yang sudah mendaftar untuk ikut lomba ini adalah sebanyak 61 (enam puluh satu peserta).  Sesuai ketetuan yang telah saya informasikan sebelumnya, karena jumlah pesertanya berada di antara kisaran 50<x<99 maka hadiah yang akan kami sediakan menjadi 6 unggulan saja yaitu …

  • Dua pemenang unggulan PERTAMA.
  • Dua pemenang unggulan KEDUA.
  • Dua pemenang unggulan KETIGA.

Plus … ada kabar baik.  Saya mendapat sumbangan hadiah dari Ibu Niken / Bunda Lahfy, pengelola online shop Griya Lahfy.  Beliau berkenan menyumbangkan hadiah untuk unggulan tambahan yaitu 1 Gamis dan 1 Mukena.  Sehingga total penerima hadiah menjadi 8 orang pemenang.

Dan tanpa berpanjang lebar, dengan ini saya mengumumkan para pemenang unggulan yang beruntung terpilih untuk “Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid” saya kali ini

Mereka adalah :

  1. Unggulan PERTAMA.
    (Dua paket hadiah barang seharga +/- Rp. 100.000)
    masing-masing didapat oleh :
    Orin :
    https://rindrianie.com/2016/06/29/lelaki-tua-dan-menara-masjid.html
    .
    Sultan :
    http://www.phinisi.net/2016/06/ayah-izinkan-aku-ikut-ke-masjid.html
    .
    .
  2. Unggulan KEDUA.
    (Dua paket hadiah barang seharga +/- Rp. 90.000)
    masing-masing didapat oleh :
    Agus Wibowo (Bang Aswi)

    https://sosokitu.com/2016/06/15/kisah-baju-batik-berwarna-cokelat/
    .
    Eko Nurhuda
    http://www.bungeko.com/2016/06/masjid-yang-dibangun-dengan-getah-karet.html

  3. Unggulan KETIGA.
    (dua paket hadiah barang seharga +/- Rp. 80.000_
    Didapat masing-masing oleh :
    Baiq Rosmala Dewi
    https://baiqrosmala.com/2016/06/30/kisah-gonggongan-yang-tertukar/
    .
    Rinrin Irma
    http://orin.supriatna.web.id/2016/06/30/masjid-al-ikhlas-masjid-yang-tetap-berdiri-tegak-di-cisalak/

    .
    .
  4. Unggulan Tambahan 1
    (satu paket hadiah Mukena dari Griya Lahfi)
    Didapat oleh :
    Tri Wahyu Handayani
    http://www.haniwidiatmoko.com/2016/06/04/akad-nikah-unik-di-bajrakli-dzamija/
    ,
  5. Unggulan Tambahan 2
    (satu paket hadiah Gamis dari Griya Lahfi)
    Didapat oleh :
    Dian Onasis
    http://www.dianonasis.com/2016/06/angpau-bagi-imam-masjid.html

 

Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

Demikian pengumuman ini saya sampaikan.

Saya mengucapkan terima kasih banyak atas segala atensi dan perhatian yang telah diberikan kawan-kawan semua kepada lomba menulis ini.  Saya ucapkan selamat untuk kita semua.  Semoga lomba ini bisa diambil manfaatnya oleh teman-teman dan para pembaca semuanya.

Khusus untuk para pemenang :

Mohon mengirimkan nama, alamat lengkap dengan kode pos, serta nomer kontak yang bisa dihubungi ke naher18sept@gmail.com,  a.s.a.p

Salam saya

 

om trainer1.

.

Note :
Bilamana di kemudian hari diketahui terdapat kesalahan maka pengumuman ini akan revisi sebagaimana mestinya.

Diposkan pada NGEBLOG

UP DATE PESERTA LOMBA MENULIS

Beberapa waktu yang lalu saya mengadakan lomba menulis yang saya beri tajuk : “LOMBA MENULIS : 1001 KISAH MASJID”

Perkenankan saya saat ini untuk menyampaikan daftar peserta lomba yang telah tercatat di form pendaftaran

Berikut adalah nama-namanya

Nama : URL Postingan :
1 rifki https://jampang.wordpress.com/2016/06/03/kain-sarung-dan-masjid-di-masa-kecil/
2 Dedy Herdian http://dedyherdian.wordpress.com/2016/06/03/masjid-at-taubah-rawajati/
3 Tri Wahyu Handayani http://www.haniwidiatmoko.com/2016/06/04/akad-nikah-unik-di-bajrakli-dzamija/
4 Fitri Nofianti http://roootan.blogspot.co.id/2016/06/suara-masjid.html
5 Mandor http://lemandore.blogspot.co.id/2016/06/ceramah-tarawih.html
6 Susanti Dewi http://www.santidewi.com/2016/06/masjid-dunia-anak-anak.html
7 Oyen maroyen https://myoyen.wordpress.com/2016/06/08/fira-dan-maskam/#more-2770
8 Enny http://ennyridaalin.blogspot.co.id/2016/06/keterbatasan-mental-tak-mengurangi.html
9 Wahyu Widyaningrum http://wahyuwidyaning.blogspot.co.id/2016/06/tips-sederhana-agar-barang-di-musholla.html
10 Tri Sulistiyowati http://raka-adhi.blogspot.co.id/2016/06/masjid-dan-bengkung-ibuku.html?m=1
11 Titie Surya http://tiarajingga.blogspot.co.id/2016/06/masjid-madrasah-kepemimpinan.html
12 Sultan http://www.phinisi.net/2016/06/ayah-izinkan-aku-ikut-ke-masjid.html
13 Sri rahayu http://www.istanabundavian.com/2016/06/senangnya-ngabuburit-di-masjid-al-qomar.html
14 Agus Wibowo (Bang Aswi) https://sosokitu.com/2016/06/15/kisah-baju-batik-berwarna-cokelat/
15 Dian Onasis http://www.dianonasis.com/2016/06/angpau-bagi-imam-masjid.html
16 Anjar Sundari https://waktuberhargabersama.blogspot.co.id/2016/06/masjid-sebagai-pusat-kegiatan-remaja.html
17 yusep hendarsyah http://yusephendarsyah.blogspot.co.id/2016/06/1001-kisah-masjid-asmaul-husna.html
18 ERLINA http://pawonelintang.blogspot.sg/2016/06/masjid-dengan-dua-kali-witir.html
19 Eko Nurhuda http://www.bungeko.com/2016/06/masjid-yang-dibangun-dengan-getah-karet.html
20 Topik Nugroho http://topiknugroho.com/Masuk-Pesantren.html
21 Dwi Aprilytanti Handayani http://braveandbehave.blogspot.co.id/2016/06/kisah-di-balik-al-ukhuwwah.html
22 Putri Rizkia (Usagi) https://mylitleusagi.wordpress.com/2016/06/22/anak-anak-dan-masjid/
23 Yudha Hari Wardhana http://www.yudhaprima.com/2016/06/22/memori-masjid-sier/
24 Hidayah Sulistyowati http://www.hidayah-art.com/2016/06/menyambut-malam-lailatul-qodar-di.html#more
25 rina susanti http://www.rinasusanti.com/2016/06/masjid-kubah-emas.html
26 Fahrizi Noer Fajar Azman https://firthblog.wordpress.com/2016/06/24/kesunyian/
27 Kautsar Ab http://kktsr.blogspot.co.id/2016/06/1001-kisah-masjid-ternyata-megahku-tak.html
28 Arina Mabruroh http://www.arinamabruroh.com/2016/06/cinta-kami-berawal-dari-masjid.html
29 Arina Mabruroh http://istanarina.blogspot.co.id/2016/06/anak-anak-senja-di-masjid-al-huda.html
30 Ayunda Slamet https://tajdiidunnisaa.wordpress.com/2016/06/26/bersembunyi-di-balik-masjid/
31 Myra Anastasia http://www.jalanjalankenai.com/2016/06/hikmah-dari-sebuah-masjid-di-kalibening.html
32 Abdul Cholik http://www.abdulcholik.com/lomba-blog/pidato-di-masjid-al-akbar-surabaya
33 Ida Tahmidah http://www.idatahmidah.com/2016/06/anak-anak-dan-masjid.html
34 Sri Wahyuni http://www.yunihandono.com/2016/06/1001-kisah-masjid-masjid-agung-sudirman.html

Lomba masih kami buka sampai dengan tanggal 30 juni 2016

Mohon teman-teman memeriksa, siapa tau ada yang sudah merasa mendaftar tetapi belum tercatat.  Atau ada yang sudah meraasa menulis tetapi belum mendaftar.  Mohon kami diberi tau yaaaa

Demikian …

Sekali lagi lomba ini masih terbuka sampai 30 Juni 2016 (pukul 23.59)

Demikian …

Lombamenulis

 

 

 

Diposkan pada ARTIKEL, FIKSI, NGEBLOG

LOMBA MENULIS : 1001 KISAH MASJID

Assalamu’alaikum wr.wb
Salam sejahtera

Beberapa waktu yang lalu saya meluncurkan perhelatan lomba bertajuk “Lomba Foto theordinarytrainer.com”

Setelah berjalan beberapa saat, saya mulai berfikir.  Hmmm … sepertinya tidak semua pembaca blog saya itu suka dengan fotografi.  Mungkin sementara orang akan merasa kesulitan untuk mengikuti lomba foto tersebut.  Entah karena kurang PD dengan gawai yang dipunyainya, ketidak tersediaan alat, atau it’s just simply … memang kurang hobby foto-foto.  Nah untuk memberikan kesempatan kepada mereka agar tetap bisa berpartisipasi meramaikan lomba saya, maka saya mencoba untuk membuat lomba yang lain lagi.  Yaitu LOMBA MENULIS.  Blogger tentu suka menulis bukan ?

Temanya tetap serba serbi seputaran Masjid

Nah … kita sebut saja lomba ini : “LOMBA MENULIS : 1001 KISAH MASJID”

1001 KISAH MASJID artinya bisa :

  • Kisah yang terjadi di dalam masjid,
  • Kisah yang terjadi di seputaran lingkungan masjid,
  • Kisah tentang sebuah kegiatan masjid
  • Kisah yang berlatar belakang masjid
  • Kisah yang berawal dari masjid
  • Kisah yang berakhir di masjid
  • Kisah tokoh pengurus masjid
  • dan sebagainya

Mudah-mudahan temanya cukup jelas ya …

Mari kita simak syarat-syarat dan ketentuannya.

—-

Tujuan :

  • Memberikan pencerahan, pembelajaran, informasi, renungan, dan/atau hiburan kepada khalayak pembaca melalui kisah-kisah atau artikel menarik penuh hikmah yang berlatar belakang masjid (termasuk di dalamnya langgar/musholla/surau).
  • Menuliskan kisah penuh hikmah tersebut secara menarik, efektif, tidak nyinyir dan tidak bertele-tele.
    .

Apa yang harus peserta lakukan ?

  1. Membuat SATU POSTINGAN TULISAN BARU di blog masing-masing
  2. Tulisan hanya terdiri dari +/- 200 kata saja. (Maksimal 210 kata)
  3. Buat tulisan dalam bahasa yang mudah dimengerti. 
  4. Pergunakan kalimat yang efektif dan tidak bertele-tele
  5. Boleh menambahkan foto/gambar/sketsa untuk ilustrasi (tapi ini tidak dinilai)(yang dinilai hanya tulisan)
  6. Pada bagian akhir postingan mohon ditulis : “Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid” (diberi link hidup ke postingan ini)
  7. Mohon dituliskan juga di pojok kiri bawah, word count (jumlah kata yang digunakan)(untuk cross check juri)(misalnya : 189 kata)
  8. Lalu sematkan gambar logo ini di bagian penutup :
    Lombamenulis
  9. Daftarkan postingan anda kesini : http://goo.gl/forms/TwK8tr5L9JoC8JSA3
    .
  10. (Tidak Wajib) Peserta disarankan untuk menyebarkan tulisannya melalui akun FB (dengan mention @nhher), atau twitter (dengan mention @nh18) atau IG (dengan mention @nhher)(salah satu saja)(tapi kalau mau dua atau tiga-tiganya ya nggak papa juga …)
    .

Apa yang ditulis ? (silakan pilih salah satu)

  • Kisah NYATA atau artikel penuh hikmah yang mengambil latar belakang masjid/langgar/musholla /surau.  Misalnya kisah perjuangan hidup, cerita haru, kesetiakawanan sosial, informasi praktis, kebersamaan, keluarga, romantis, heroik, inspiratif, lucu, seram, manis, sedih dan sebagainya.  Bisa merupakan kisah pengalaman sendiri ataupun kisah yang diceritakan oleh orang lain kepada anda.

    atau …
  • Cerita FIKSI, kisah rekaan belaka namun penuh hikmah.  Yang mengambil latar belakang masjid/langgar/musholla /surau.   Sama seperti kisah nyata di atas, bisa bercerita tentang kisah perjuangan hidup, cerita haru, kesetiakawanan sosial, kebersamaan, keluarga, romantis, heroik, inspiratif, lucu, seram, manis, sedih dan sebagainya.

Catatan Khusus :

  • Jika anda memilih untuk menulis cerita FIKSI, mohon cerita yang ditulis tersebut TIDAK bergenre “science fiction” atau “khayalan” (Contohnya jangan seperti cerita dongeng, cerita masa depan, superhero, Startrek, Star War, Harry Potter atau yang sejenisnya)
  • Sekalipun fiksi atau rekaan, namun cerita tersebut sangat mungkin terjadi di kehidupan yang nyata saat ini (realistis)
    .

 Apa syarat peserta ?

  • Lomba ini terbuka bagi seluruh Blogger, memiliki blog berplatform apapun.
  • Di blognya minimal sudah ada 10 postingan.
  • Memiliki alamat di Indonesia. (untuk pengiriman hadiah, jika nanti menang)
  • Satu blog hanya boleh mengikut-sertakan 1 (satu) tulisan saja.
  • Jika seorang blogger mempunyai lebih dari satu blog, maka dia boleh mengikuti kepesertaan sebanyak blog yang dipunyainya.
  • Para peserta lomba foto tetap BOLEH ikut juga meramaikan lomba menulis ini.
  • Dan sebaliknya peserta lomba menulis ini juga tetap BOLEH ikut menyemarakkan lomba foto.
    .

Apa ketentuan tulisannya ?

  • Tulisan BELUM PERNAH diikut sertakan dalam lomba apapun.
  • Harus ORISINAL (tulisan hasil karya sendiri bukan mencuri karya orang lain)(Kami tidak bertanggung jawab jika di kemudian hari ada protes/tuntutan hukum dari pihak lain terhadap karya yang diikut sertakan)
  • Tidak boleh bertentangan dengan hukum dan tata nilai yang berlaku. Baik hukum agama maupun hukum negara.
  • Tidak boleh menyinggung/melecehkan/merendahkan/menghina/menyerang pribadi seseorang dan/atau sekelompok orang dan/atau golongan.
    .

Periode lombanya kapan ?

  • Kontes dimulai saat artikel ini ditayangkan, dan akan ditutup pada tanggal 30 Juni 2016 (jam 23.59)
  • Pengumuman pemenang insya ALLAH akan dilakukan pada tanggal 11 Juli 2016
    .

Apa kriteria penilaiannya ?

  • Kesesuaian dengan tema
  • Jelas, mudah dimengerti, alur sistimatis, runtut dan enak dibaca
  • Menggunakan kalimat yang efektif tanpa kehilangan makna
  • Keunikan ide dan kreatifitas pemilihan kata
    .

Siapa jurinya ?

  • Penilaian akan dilakukan sendiri oleh @nh18
  • Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
    .

Apa hadiahnya ?
(jika peserta >100)

  • TIGA tulisan unggulan PERTAMA. Masing-masing akan mendapatkan paket hadiah barang seharga +/- Rp. 100.000
  • TIGA tulisan unggulan KEDUA. Masing-masing akan mendapatkan paket hadiah barang seharga +/- Rp. 90.000
  • TIGA tulisan unggulan KETIGA. Masing-masing akan mendapatkan paket hadiah barang seharga +/- Rp. 80.000

(jika peserta 50 < 99)

  • Hadiah tetap sama namun jumlah unggulannya masing-masing menjadi DUA

(jika peserta 3 < 49)

  • Hadiah tetap sama namun jumlah unggulannya masing-masing menjadi hanya SATU saja.


Jadi demikianlah teman-teman, besar harapan saya, teman-teman berkenan untuk ikut menyemarakkan lomba menulis ini.  Mari kita semarakkan bulan yang istimewa ini dengan cara yang sederhana dan penuh suka cita.

Sekali lagi, lomba ini terbuka bagi siapa saja yang punya blog, yang sudah berisi minimal 10 postingan.  Siapapun anda  … !

Kami menunggu karya tulisan orisinal anda … !

Wassalamu’alaikum wr.wb
Salam sejahtera

Lombamenulis