Diposkan pada 2. Paper Screen, RECRUITMENT & SELECTION

PENGALAMAN ORGANISASI

(untuk para fresh graduators … yang mungkin sedang mencari pekerjaan …) 

Tulisan ini adalah tentang proses Rekrutmen pegawai …

 Proses rekrutmen akan diawali dengan menulis Curicullum Vitae … daftar riwayat hidup.  Di dokumen tersebut Pelamar menceritakan … Nama, tempat tanggal lahir, nomer kontak, riwayat pendidikan, Indeks prestasi,  pengalaman kerja dan juga … pengalaman organisasi

 Terus terang saja yang terakhir aku sebut … Pengalaman Organisasi … sering kali luput dari perhatian para aplicant … para pencari kerja …  Apalagi bagi fresh graduate.

Mereka sering malas menulis pengalaman organisasi … di anggap sebelah mata.  Dianggap tidak penting … dengan berbagai macam alasan …

Padahal … budahal …
Menurut pendapat pribadiku … pengalaman organisasi ini adalah indikator yang sangat penting … yang bisa menggambarkan pribadi seseorang,  Juga kompetensi sosial dari calon karyawan.  Sebuah pertanda yang simple dan mudah untuk memotret calon karyawan …

Trainer pernah beberapa tahun menjadi tim rekrutmen di dept Marketing. 
Dan hal pertama yang aku baca ketika menerima CV adalah … PENGALAMAN ORGANISASI.

Sebab nature dari pekerjaan di Marketing adalah … memerlukan orang-orang yang mempunyai kemampuan berfikir kreatif, terstruktur, punya kemampuan komunikasi yang baik.  Dan yang terpenting … mempunyai kompetensi sosial yang baik …

(Percuma saja anda super duper cum laude … tapi nggak bisa bergaul … )

 Dari informasi pengalaman organisasi inilah …
Kita bisa mendapatkan indikasi awal … apakah candidat ini bisa dan biasa bekerja, senang bersosialisasi, berkerja dalam team dan bisa berinteraksi dengan orang lain atau tidak ?.

Terlebih lagi jika di organisasi tersebut dia menjadi salah satu Leadernya … entah Ketua panitia ina inu … ketua tim dana … koordinator tim ini itu … dan sebagainya … dari sini saja kita bisa melihat bahwa yang bersangkutan relatif mempunyai leadership yang baik.

Selected by nature … dia sudah dipilih dan dipercaya teman-temannya … Orang pilihan dikomunitasnya … Kita tidak perlu lagi mentest dan menginterview macam-macam …

Kami sebagai tim rekrutmen … jika menemukan kandidat dengan pengalaman organisasi yang cukup solid … HANYA tinggal mengecek hal-hal lain yang berkaitan dengan kecocokan ”nilai-nilai perusahaan” versus ”nilai-nilai yang dia anut …” saja  (Ini biasa disebut sebagai ”Checking the Organizational Fit”). 

SO … once again …
Jangan pernah menyepelekan Pengalaman Organisasi …
Jangan malas menulis pengalaman ber organisasi anda … !!!

Walaupun anda bukan ketua atau koordinator … tulis saja apa yang pernah anda lakukan … entah itu menjadi anggota tim dana, menjadi relawan, menjadi panitia itu, membantu himpunan mahasiswa anu menyelenggarakan acara ini itu … dan sebagainya …

Bahkan … jikapun itu merupakan organisasi kemasyarakatan … Karang Taruna, Pemuda Lingkungan, Forum pemuda dan yang sejenisnya … jangan malu untuk menuliskannya … Itu milik anda. 

Itu sejarah hidup anda … dan itu hak anda untuk menuliskannya di CV pribadi anda.

 Dan percayalah …
In some cases … Pengalaman Organisasi bisa menjadi kunci pembuka karier anda bekerja di masa yang akan datang … !!!

.

.

Diposkan pada 7. Interview

Apakah anda pernah konflik dengan …

Apakah anda pernah mengalami konflik dengan rekan /atasan / teman anda selama ini ? Ceritakan bagaimana anda menghadapinya …?

Pertanyaan ini sering kita dengar dan hadapi saat wawancara. Pertanyaan tersebut biasanya ditanyakan oleh penginterview dengan sedikit bumbu menyelidik …!
Jika kita tidak siap biasanya kita akan gelagepan ngejawabnya …

Apakah ini pertanyaan jebakan …?
Bukan ini bukan pertanyaan jebakan … !!!

Setiap orang pasti mempunyai konflik … baik itu dengan teman, keluarga, atasan maupun rekan kerja …
Ceritakan lah dengan jujur … jika anda pernah mengalaminya …
Jika tidak … sepertinya anda harus berfikir keras … pasti kita pernah punya konflik … sekecil apapun … kita bukan malaikat kan …???

Yang perlu diingat adalah … jangan sebut nama … sebut inisial saja … (atau badu … atau fulan atau mawar … apa saja asalkan bukan nama sebenarnya …)
Ceritakan dengan runtut …
Kapan peristiwa itu terjadi, mengapa bisa terjadi, Situasinya seperti apa, dan bagaimana anda menghadapinya … lalu apa hasilnya …

BTW Konflik bukan berarti … berantem gontok-gontokan lho ya …
Konflik juga bisa berarti … berbenturan kepentingan, ketidak sepahaman, dan yang sejenisnya …
Memilih tempat makan siang pun juga bisa menjadi konflik manakala terjadi … ketidak sepahaman akan tempat mana yang akan dituju …
Once again …
Ceritakanlah sejujurnya … tetapi jangan menyebutkan spesifik nama dan yang sejenisnya …

Yang ingin dilihat oleh Interviewer adalah … bagaimana anda menyikapi / menghadapi konflik tersebut …

itu saja …

.

.