Diposkan pada 1. Posting

Bagaimana Cara Calon Karyawan merespons ?

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan calon karyawan dalam rangka merespons iklan lowongan tersebut. Beberapa diantaranya adalah …
o Kirim lewat Pos, using PO Box
o Hand Carry …
o Walk In Interview …
o On Line / Internet …

Beberapa Tips untuk para pencari kerja dan Fresh Graduators … !!!
o Coba untuk mengaply perusahaan Perusahaan multynasional Untuk Posisi Management Trainee
o Dan untuk latihan menghadapi seleksi … plis coba-coba saja ikuti …
o Walk In Interview untuk Salesman/Detailer/Sales Advisor/Officer Sales Rep. / Marketing Rep.
o Percayalah hal ini penting untuk menambah jam terbang anda menghadapi para perekrut … (agar anda tidak demam panggung)

Tapi perusahaan manapun yang anda pilih … itu terserah anda … Anda sendirilah yang lebih tau pekerjaan apa yang cocok untuk anda ?… Ingin jadi apakah anda ?
Sebab Penulis kan tidak tau apa yang anda mau …?
Aming bilang …”Meneketehe …??”

Tantangan selanjutnya adalah gimana nulis CV yang menarik supaya bisa nyangkut … !?

Cara menulis CV ???
Lihat Menulis CV ?

Diposkan pada 1. Posting

Bagaimana cara Perusahaan mencari karyawan ?

Ada banyak cara yang dilakukan oleh perusahaan untuk mencari karyawan baru. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Melalui jasa head hunter :
    – biasanya ini untuk jabatan yang relatif lebih tinggi dan bukan “first entry”. Mengapa ??? ya karena biayanya lumayan besar.
    – Biasanya ini juga dilakukan untuk jenis-jenis pekerjaan khusus yang tidak umum.
    .
  2. Melalui pengumuman internal :
    – Kalau yang ini biasanya berlaku untuk perusahaan yang mempunyai talent pool yang cukup dan menjunjung tinggi azas internal carrier development
    – Ini hanya berlaku untuk karyawan internal saja … untuk promosi, enhancement, development dan sebagainya.
    .
  3. Melalui jaringan karyawan
    – Yang ini biayanya murah … dari mulut ke mulut
    – Biasanya untuk jabatan yang lebih rendah, atau supporting function
    – Bisa juga mereka tidak mau report untuk memeriksa sejarah integritas calon karyawan tersebut
    – Singkatnya kalo ada apa-apa … gampang nge track nya …
    – Untuk yang ini sangat mungkin untuk terjadi adanya bibit KKN
    .
  4. Melalui Internet/on line
    – Yang ini sangat menjadi trend saat ini …
    – Biayanya murah dan bisa mendapatkan kandidat dengan waktu yang cepat
    – So rajin-rajin mengunjungi site-site perusahaan atau website yang mengkhususkan diri dalam hal memposting lowongan pekerjaan untuk para pencari kerja
    .
  5. Kerjasama dengan Biro Hubungan Alumni/Kemahasiswaan di kampus
    – Ini cara yang umum pula dilakukan oleh perusahaan besar
    – Istilahnya jemput bola, Biasanya di kombinasikan dengan acara Campus to Campus Road Show oleh perusahaan tersebut
    – Tidak jarang kita temukan, mereka justru membuka stand khusus di gedung pertemuan yang dipakai untuk wisuda … Jadi lulusan baru yang abis diwisuda bukan hanya foto-fotoan dengan keluarga tetapi bisa langsung “belanja” ke stand-stand perusahaan yang buka counter tersebut …
    – Tentu saja yang dipilih oleh perusahaan tersebut adalah Universitas atau sekolah tinggi yang baik reputasinya
    .
  6. Melalui poster selebaran di papan pengumuman/depnaker/jalan dsb
    – Yang ini sudah agak jarang dilakukan
    .
  7. Job Fair :
    – Ini juga sering kita temui …
    – Lebih praktis … tetapi biasanya akan sangat crowded sekali
    .
  8. Melalui Mass Media
    – Tidak perlu dijelaskan ya … Cara ini sangat umum dilakukan …

Note :
Apakah Para perusahaan melakukan ini semua ?
Tidak selalu
Ada yang melakukannya sendiri … ada pula yang di limpahkan pada pihak ketiga yang khusus menyediakan jasa perekrutan karyawan …

Selanjutnya!

Diposkan pada 1. Posting

OPENING – POSTING

1. OPENING – POSTING
Mengapa mereka (para perusahaan itu) membuka Lowongan ?
Untuk memulainya kita harus tau dulu latar belakang mengapa perusahaan membuka lowongan kerja …
Yang pasti perusahaan membuka lowongan kerja ini karena butuh karyawan.
Mereka butuh karyawan baru untuk :
• Mengisi jabatan baru yang muncul karena tuntutan perluasan jenis usaha – geografis.
• kompleksitas/beban pekerjaan meningkat.
• terbentuknya organisasi baru
• Mengganti karyawan lama yang resign – pensiun atau dikeluarkan.
• Mempersiapkan talent pool / kader pimpinan manajerial dimasa yang akan datang

Selanjutnya!