Diposkan pada 1. Posting, 3. Written Test, 4. Panel Discussion, 7. Interview

Do Your Homework …

DSC04040crop
(foto koleksi pribadi)

Maju perang harus ada persiapan …
Melamar pekerjaan adalah maju perang …
So melamar pekerjaan harus perlu persiapan …

Apa persiapannya ???
Belajar siang malam ? mengulang diktat kuliah ? melihat referensi ? membaca tiga hari tiga malam di perpustakaan ? minum suplemen untuk meningkatkan daya ingat ???
NO !!! bukan itu … (tapi kalau mau sih ya gak papa … gak ada salahnya …)

Persiapan yang paling penting yang harus anda lakukan sebelum maju perang adalah …
Do your home work … !!!

Persiapkan diri anda sebaik-baiknya dengan cara mempelajari seluk beluk perusahaan yang akan anda tuju …

  1. Latar belakang – sejarah berdirinya perusahaan ini,
  2. Berapa jumlah karyawannya, di mana saja pabriknya, di mana saja kantornya ?
  3. Apa saja produk atau jasanya ?
  4. Bagaimana reputasinya ?
  5. Apa saja prestasi dan pencapaiannya ?
  6. dsb – dsb

Hah dari mana saya mendapat semua info itu ???
Salah satunya ya dari internet lah.  Gunakan Google dan Yahoo search engine untuk mencari semua informasi yang berkaitan dengan perusahaan yang akan anda lamar.  Syukur-syukur perusahaan tersebut punya web site … !!! lebih mudah tuh … !!

(Ini penting terutama pada saat menghadapi interview akhir …!!!)
Percayalah, jika kita sudah mempunyai sedikit pengetahuan mengenai perusahaan tsb … ini akan membuat para interviewer (pewawancara) terkesan …
Artinya … Anda benar-benar melakukan pekerjaan rumah anda.  Anda datang ke sana dengan persiapan.  Anda memang NIAT untuk bekerja di perusahaan tersebut.  Anda akan dicintai oleh para Interviewer … !!!
Sumpah !!!

.

.

Diposkan pada 2. Paper Screen, 7. Interview

Apakah anda bersedia ditempatkan di mana saja ?

Paving
sekedar ilustrasi

 

Di dalam sesi wawancara untuk melamar suatu pekerjaan, sering kita menemui pertanyaan :

Apakah anda bersedia ditempatkan di mana saja ?

Ini pertanyaan yang sangat krusial, menjebak dan (bagi sementara orang) sangat dilematis.  Kadang sulit untuk dijawab.

Bagi mereka yang bujangan, berjiwa petualang, suka tantangan dan masih ingin memperluas wawasan, pertanyaan ini pasti akan dijawab dengan yakin : “Ya saya bersedia …!”

Namun sementara itu, bagi orang yang lain mungkin akan berfikir dua-tiga kali. 

“Waduh kalo aku berkata YA dan menandatangani pernyataan ini berarti aku bertanggung jawab dan tidak boleh mangkir, berkilah atau menolak dengan berbagai alasan”

Ya … jika anda sudah menandatangi kesediaan tersebut, Anda harus siap untuk ditempatkan di kota kecil, sulit akses komunikasinya, jauh dari kota kelahiran anda, jauh dari kota besar dan seribu satu kekhawatiran yang menghantui hati anda.

Kalau Anda menjawab TIDAK BERSEDIA ? Pasti anda berfikir bahwa kemungkinan anda untuk diterima menjadi lebih kecil.  Ya like it or not memang kenyataannya begitu …
Perusahaan (apa lagi yang berskala nasional) akan lebih suka merekrut orang yang siap ditempatkan di mana saja …

Nah untuk menghadapi pertanyaan seperti ini, ada baiknya Anda mengetahui scope bisnis dari perusahaan yang anda apply.  Di mana saja kantor cabangnya, bagaimana sebaran produknya, bagaimana jaringan distribusinya, (please do your home work)(persiapan adalah segala-galanya)

Entah itu dengan cara bertanya kepada kawan yang sudah punya pengalaman, dosen, guru, orang tua, kenalan atau siapapun yang anda kenal, yang mengetahui informasi mengenai perusahaan tersebut.  Penggunaan internet juga sudah sangat luas bukan ?  Berselancar, gugling dan sebagainya, menurut saya adalah hal wajib yang harus anda lakukan.

Dari situ anda bisa mereka-reka,  kira-kira kota terjauh mana yang paling mungkin anda ditempatkan.

Contoh : kalau anda melamar ke perusahaan pertambangan, maka pasti anda harus selalu siap ditempatkan ke pedalaman Kalimantan atau ke kawasan lepas pantai di suatu pulau dst dst.

Setelah tau kira-kira seberapa “jauh dan pelosoknya” “jaringan” yang dipunyai oleh perusahaan tersebut maka anda bisa mereka-reka hati anda … menimbang-nimbang … sanggup atau tidak ?

Yang penting apapun jawaban Anda, Anda harus siap dengan segala konsekuensinya.

JIKA YA … anda harus siap ditempatkan di pelosok manapun sesuai jaringan perusahaan tsb
JIKA TIDAK … anda harus rela jika nanti dalam penentuan akhir anda akan di nomor duakan … anda akan dikalahkan oleh mereka yang siap untuk ditempatkan di mana saja …

Berani bertarung ?

.

Diposkan pada 1. Posting, 2. Paper Screen

Pengalaman Organisasi …

.

Seperti yang sudah saya kemukakan di tulisan sebelumnya.  Banyak candidat yang malas menulis pengalaman Organisasi …

Plis be aware … Saya pribadi sebelum mempelajari seluruh CV saya akan lihat dulu Pengalaman Organisasinya …
Baik itu di Kampus, Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda … dan sebagainya …

Jangan malu untuk menuliskan bahwa anda pernah jadi :
“Ketua tim dana, PORSENI antar Mahasiswa Fakultas Ekonomi di kota anu …
“Koordinator bidang hubungan alumni di Himpunan Mahasiswa Universitas anu …”
“Wakil Ketua Karang Taruna bla bla bla …
“Sekretaris Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Propinsi anu …”
“Kontributor tetap Radio anu …”
“Penulis di Majalah Kampus …”
dsb …

Mengapa ini penting …???
Ya ini adalah indikator awal yang paling mudah bagi saya untuk mensortir orang-orang … yang mana yang gaul, bisa kerja, bisa bekerja sama, bisa bersosialisasi, dipercaya komunitasnya dsb …
Selected by Nature …

.
Yang penting anda jangan berbohong atau mengada-ada …
Semua pengalaman Organisasi tersebut adalah milik anda … Sejarah Hidup anda … Kenyataan tentang Anda … dan Anda berhak untuk menulisnya di kertas CV manapun yang anda mau …
Simple kan .. ???
So sekali lagi jangan anggap remeh Pengalaman Organisasi … !!!

.

Diposkan pada 7. Interview

Telat … !!!

Ini penyakit interviewee (calon karyawan yang akan di interview) yang paling sering …
Saya tau Trafic Jakarta atau kota besar lainnya … unpredictable …
Tapi tolong usahakan anda datang 15 menit sebelum waktu yang dijadwalkan … !!!
kenapa lima belas menit ???

Secara psychologis anda perlu menyesuaikan dengan “hawa” kantor tersebut … !!!
Menenangkan diri …
dan juga tak lupa pergi ke Toilet untuk mempersiapkan fisik Anda … !!!
Walau kelihatan sepele sekali … Ini Penting … believe me …

Sudah tak terhitung kandidat karyawan yang kami drop gara-gara telat … apa lagi yang tanpa pesan … !!!
Dan sebaliknya Saya pernah merekrut seseorang hanya karena … ybs bercerita bahwa dia sempatkan sehari sebelum interview datang ke kantor … (alasannya simple … “Supaya saya tau alamat pasti kantor ini … dan tidak datang terlambat hari ini”. “Nggak enak kalau terlambat, karena ini boleh jadi kesempatan yang terbuka bagi saya … untuk menjadi lebih baik yang tidak boleh dilewatkan hanya gara-gara telat … begitu katanya …)
Saya langsung jatuh cinta … (selain memang ybs menunjukkan fakta bahwa dirinya kompeten untuk kami rekrut …)

Diposkan pada 7. Interview

Permen Karet

Bubble Gum … ?
Saya sering menemui calon karyawan, ketika melakukan interview masih mengunyah Permen Karet …

Plis … jangan lakukan ini …
(walaupun anda berfikir ini sangat Cool sekali …)

And you know what ?
Saya jadi tidak respek dengan yang bersangkutan … no matter how smart he is … !!!
Interviewer itu bukannya minta di sembah-sembah … mereka hanya sekedar ingin di “anggap” …
Jika anda mengunyah permen karet … kesannya selenge’an, meremehkan dan tidak profesional …

So … jangan ngunyah permen karet … (sekali iniiiiii aja …)
kalo nggak ngunyah permen karet … nggak pingsan kan ???