Diposkan pada PERASAANKU HARI INI

MEN IN BLACK

 

Beberapa malam yang lalu aku nonton filem layar emas di Trans TV.  Judulnya Men In Black … Will Smith dan Tommy Lee Jones ? …. Hmmm aku jadi ingat Kantor … !!!  Apa pasal ???

 

“Men in Black” adalah sebutan kami untuk para “dewa”.  Jajaran Komisaris, Direktur-direktur dan juga orang-orang dengan jabatan yang (amat) tinggi … baik yang Inlander maupun yang Bhuwley … baik pria maupun wanita … kita sebut mereka sebagai “Men In Black” or “Women in Black” … Kenapa disebut begitu … karena mereka semua berseragam Hitam – Hitam … (layaknya Jawara silat).   Men In Black sebutan untuk mereka jika kami dalam keadaan normal.  Tetapi jika suasana hati sedang tidak baik, sebutan itu ujuk-ujuk berubah menjadi “Ninja”.  Dan kalau sudah pol-polan sebelnya … banyak juga dari kita yang menyebut mereka dengan nick name … “Bleki” (hehehe). 

Ya konteksnya kira-kira gini …

“Woi … Men In Black udah setuju kita akan gathering di Bali …” (ini berita bagus …)

“Aduh pusing nih … gua dipanggil ama “ninja” lagi kemaren …”(ini rada-rada up-set)

“Ah dodol bener … target kita dinaikin lagi ama “Bleki” … (yang ini super sebel)

 

Memang kita semua ke kantor memakai seragam.  Ada dua macam warna seragam yang berlaku di perusahaan kami.  Yaitu “Men/Women in Black” tadi DAN “Seragam Beige lengan pendek” (seperti kantor kelurahan) untuk jabatan yang lainnya.  Senior Managers, Managers, Associate Managers, Executive, Analist, Sekretaris, Admin Clerk sampai dengan Kurir yang terendah semua disamakan seragamnya.  Baik pria maupun wanita. (untuk wanita yang berpakaian muslim khusus disediakan seragam yang berlengan panjang). 

(Sementara itu Office Boy/Office helper/Satpam dan Petugas Kantin yang dikelola oleh supplier jasa pihak ke tiga juga berseragam sesuai dengan perusahaan masing-masing). 

Yang jelas Pake Baju Bebas ?? … No Way !!!

 

Seragam Beige kami itu wajib hukumnya … dipakai setiap hari tanpa kecuali.  Yang idihnya adalah … kami lebih mirip reklame berjalan.  Seragam itu Banyak logonya bouw.  Tidak cukup satu logo, baju seragam kami itu multy logo.  Di lengan kanan, di dada kiri, di dada kanan bahkan sampai di punggung belakang … Full Branding pren !!!. (addooohhh …)

 

Akibatnya kami tidak bisa petantang-petenteng, bolos, jalan-jalan bebas ke Mall / Bioskop / Dept store / Food Court yang ada di lantai bawah yang menyatu dengan kantor kami.  Jadi jika kami ingin jalan-jalan sore, ngafe’ atau nonton sepulang kantor … pasti membawa pakaian ganti … (atau jaket untuk menutup semua logo-logo tersebut …).

 

Meskipun begitu karyawan tidak kehabisan akal … jika ada Special Event (entah musik atau olah raga) yang disponsori oleh perusahaan kami, di hari tersebut …  mereka punya alasan untuk tidak memakai seragam hari itu … sebagai gantinya mereka memakai Kaos Promosi acara tersebut plus bawahan jeans / rok yang modis tentunya … Tapi Ini hanya berlaku untuk mereka yang berhubungan kerja langsung dengan pelaksanaan Event itu.  Yaitu tim Special Event, Tim Brand Management, Tim Kreatif, Tim Media dan juga Tim Public relation … sementara untuk tim Training and Development seperti saya, ya tetap saja  … Baju Beige lagi …. Baju Beige lagi … (hawong ndak berhubungan langsung dengan acara itu jeh).(mosok mau ngaku-ngaku sibuk).

 

Sebetulnya pakai seragam itu ada banyak keuntungan.  Kami tidak perlu keluar budget tambahan untuk membeli busana kerja dan accesoriesnya.  Tiap pagi … kami pun tidak direpotkan dan kebingungan memilih pakaian apa yang akan kami pakai hari itu.  (Tidak perlu mematching-matchingkan warna “tadah iler” dengan kemeja yang kita pakai ) …  Dan satu lagi … orang luar akan sulit membedakan mana Manager mana Kurir.  Mana Mayjen mana Kopral ..!!.  (seperti saya misalnya … jabatan boleh “Sersan” tapi … tongkrongan tetap “Brigjen” … ). (ndak ada yang tau kan ?) 🙂

 

Kelemahannya … Ike nggak bisa “Modis” en “Bergaya” bouuuwww … sekali Beige tetep Beige …

 

(Ini judul sebenernya adalah … Si Trainer … The Man in Beige …)( … Sersan yang bertongkrongan Brigjen …) 🙂