Diposkan pada HEADLINE NEWS

BALANCING


(saya bukan ahli ilmu jiwa… jadi mohon maaf jika ada yang salah )

Banyak ahli psikologi dan pengamat perilaku manusia bilang … Bahwa … Manusia itu selalu terdiri dari dua sisi … The Good Side and The Wild Side …

Dan manusia yang berkualitas adalah … mereka yang bisa selalu mengedepankan sisi baiknya
Serta menekan dalam-dalam Sisi buruknya … sisi liarnya.
Itulah Manusia yang mempunyai ”Self Control” yang baik … !!!

However … Manusia … tetaplah manusia biasa … penuh keterbatasan.
Punya nafsu … punya lupa … punya alpa … punya ”excitement” … punya kadar kegilaan …  Everybody have their own Wild Side … !!!.

Dan celakanya kadang Wild Side ini suka muncul tiba-tiba tanpa kita sadari … Di tempat yang salah … pada waktu yang salah …lewat tindakan penyaluran yang salah.

Lalu bagaimana kita menyikapinya …??

Kita harus selalu sadar & ”allert” untuk tetap bisa memanage sisi liar kita ini sebaik-baiknya. Ini lah yang aku sebut sebagai proses … BALANCING …  Kestabilan emosi manusia perlu di balancing, agar tidak timpang sebelah.  Antara The Good Side and The Wild Side.

Tetapi tentu saja … We got to be careful in releasing our wild side …
Kita harus hati-hati melepas sisi liar kita … agar tetap di jalan yang baik … tidak kebablasan … sehingga menjadi ”kenakalan” yang merusak diri sendiri.

Bagi Trainer … ada dua hal yang biasa dia lakukan untuk me-release His Wild Side … (namun … InsyaALLAH … tetap ”aman terkendali”)

Yang pertama … Musik …
Bermain musik … Memainkan Keyboardku …
Jika aku sedang kumat sisi liarnya … angot … Maka aku bisa memainkan musik keras dengan se gila-gilanya … enerjik … jejingkrakan … berkeringat … mengeksplorasi bunyi-bunyian … sesukaku …

(tentu supaya aman … tutup pintu studio pribadi … dan selalu menggunakan head phone …).  (Kalau tidak … aku pasti sudah di tangkap pak RT, karena menimbulkan keonaran …)

Yang kedua … Menulis
Menulis di Blog atau menulis di my Own Private Diary file di komputer … dimana aku bisa melepaskan sisi kenakalanku … sisi liarku … sisi ”bloody bastardku” … melalui tulisan.
Aman … tak menimbulkan keonaran … tidak berdampak buruk pada sekitar.

So bare in mind … bahwa sebetulnya … ada banyak draft tulisan Trainer yang ”off the record” dan tidak layak tayang … hanya untuk konsumsi pribadi saja … (yang pasti akan dia delete dengan sendirinya secara sukarela, beberapa waktu kemudian  …)(jika saya sudah “normal” kembali)

—-

Dengan dua hal tersebut … (mudah-mudahan) aku tetap BALANCE …  My Mind … my soul … always on balance … controlable.
(Ya ALLAH … please alert me …)

SO … you got to have … pelepasan sisi liar yang bisa anda control sepenuhnya … sehingga tidak merugikan orang sekitar anda … tidak merugikan keluarga anda … juga yang terpenting … tidak merugikan anda sendiri …

Untuk hidup seimbang … anda harus punya pelepasan sisi liar yang positif …
(Hah … bingung nggak sih …???)

(Contoh pelepasan sisi liar yang lain adalah … olah raga bela diri … outbound … motosport… theater … melukis … berburu … otomotif … naik jet coaster … dan sebagainya … pendek kata yang memacu hormon adrenalin ….)(Bisa juga … Berteriak sekeras-kerasnya di pantai yang sepi …)

Apa akibatnya jika kita tidak On Balance ??? …

Kita akan bisulan … Bisul akal fikiran dan Bisul jiwa … Dan percayalah ”efek infeksi nanahnya” itu … sangatlah merusak … !!!

(Dan seperti yang sering kita baca akhir-akhir ini … salah satu “efek infeksi nanah” itu adalah … terjun dari gedung bertingkat … mengakhiri hidup karena keputus asaan …)

—-

SO … Beware sodara-sodara !!!
Jangan sampai sisi liar itu meledak tidak pada tempatnya
Jangan sampai sisi liar itu meletus di waktu yang salah
Jangan samapi sisi liar itu merusak dan merugikan  diri sendiri dan keluarga

(ini juga some kind of SELF WARNING for me my self)

Bagaimana dengan pelepasan sisi liar anda ? boleh sharing kah ???


Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

45 tanggapan untuk “BALANCING

  1. Saya lebih banyak melepaskannya dengan menulis Om…
    Pernah juga dengan berkaraoke di salah satu tempat karaoke keluarga; teriak-teriak gak karuan, sendirian, huahaha… eh, jangan bilang siapa-siapa yang? ini rahasia lho, hahaha… 😀

  2. He he he sisi liar …. aduh saya mah gak liar Om NH … makan aja yang lagi kepikiran … he he he enak kan … kalo gak ya muter tol dalam kota dengerin musik keras dengan keras … biar gak ada yang protes …
    Tapi kalau udah ngalamin naik motor di satelit-satelitnya jakarta .. wah segala keliaran bisa terintimidasi tuh ..

  3. jadi betah main ke sini tambah ilmu terus, kalau saya sendiri sebetulnya paling suka melepas uneg2 dengan cara berteriak sekeras2nya di pantai yang sepi, cuma masalahnya susah cari tempat yg sepi.

    thnaks ilmunya pak

  4. Om, kepalaku selalu: berbicara, ngobrol, ngomel, ngedumel, ini, itu… Hingga rasanya didalam sana menjadi sangat sumpek… Namun sekarang, apa yg dilihat mata, didengar telinga dan dirasakan indra lain serta dibahas lagi didalam otak, Supaya tidak sumpek, penuh dan mbrojol gak karuan… Aku tulis di blog.

    Ternyata menulis (gak penting-penting) itu penting sekali dan mujarab!

    Mmh, kayaknya masih kurang ya eksplorasi yg aku lakukan… Oh, satu lagi; membuka diri melalui pertemanan (di dunia maya!). Aku merasa nyaman dgn sobat-sobat yg tidak banyak (32orang) di Mp dan menyayangi mereka semua secara personal, berbagi sukaduka dan kekonyolan!

    Malah ada saling surat-menyurat a la sapen jaman dulu… Aku akhirnya dekat dgn seorang ibu yg anaknya, temanku di Mp dan tinggal di negara lain. Saling telponan dgn ibunya, malah!

    Aku juga mempunyai ‘tempat pelarian istimewa’, pertama kali ke beranda ibu Tuti, trus naik kereta TE yg spektakuler lalu terdampar di pulau Trainer! Semuanya istimewa dan membuka mata juga pikiran… Hohohoho…. Hidup yang indah dengan teman yang hebat! Terima kasih! *bisa jadi postingan buat mp ku niy…*

  5. balancing ………….
    utk tetap mempunyai early warning system pd diri sendiri , biasanya saya lakukan dgn membaca dan menulis,
    sudah nggak yg mesti memacu adrenalin lagi.
    menulis yg nggak pentingpun saya lakukan.
    walau kadang2 nekat juga menyanyi lagu yg gak jelas dgn suara yg juga parah abis,tapi di dlm kamar sendiri.
    salam.

  6. Biasanya aku nulis Om…dulu ada diary. trus kalau suntuk banget, aku corat coret kertas, sampai sepuasnya. abis itu, kurobek kecil-kecil jadi nggak akan terbaca orang lain. dan kemarahan itu nggak diketahui org lain..
    sekarang sih ada blog yang bisa dibaca dan dikomentarin orang lain. yang ini sih, mesti ada “aturannya” supaya nggak merugikan orang lain…aku juga punya tulisan yang tak layak tayang, yang kupikir akan kusimpan untukku sendiri.
    Jadi latihan memilah dan memilih kata juga Om…

    Jadi aku balanced nggak ya? goyang kepala, ketok-ketok kepala sendiri…hmmm…..*mikir keras..

  7. Kalau aku ga bìsa mengendalikan sisi liarku dengan nulìs, Pak. Kalau pun dipaksa nulis, malah kertasnya yang robek.

    Kalau sisi liarku sedang kumat, aku sering melampiaskannya dengan bekerja di kebun. Dan selama kerja, aku terus nyanyi teriak-teriak. Aku suka nyanyiin lagu Padi.

  8. yup, semua orang mempunyai “sisi liar” << saya kok tiba2 suka banget dng istilah ini ya 🙂 , tinggal bagaimana seseorang itu mengendalikannya : jgn sampai sisi liar ini mendominasi kehidupan, bisa2 merusak tatanan yg ada.

    cara jitu yg saya lakukan seperti pak NH, saya menulis.. herannya, kadangkala pada saat pikiran kacau dan emosi tinggi lancar sekali menuliskannya… dan setelah dibaca ulang, tulisan itu nggak mutu blass… tp paling nggak "sisi liar" itu mulai jinak ha..ha..

  9. Dulu aku suka diajak ngebut sama adek, naek motor, trus teriak deh sekenceng2nya… Kalo sekarang rasanya lebih terkontrol, paling dipake nulis aja.. Kalo gak mempan, pergi menyendiri, sampe jadi tenang lagi… Kalo gak mempan juga, sholat, dan “marah-marah” deh tuh sama Tuhan, karna cuma DIA yang tau “marahnya” saya cuma pelampiasan aja, dan bukan beneran, jadi gak akan ada yang sakit hati tho?? Hehehehe…

  10. Yang nomer dua aku cocok sekali mas. menulis dan membaca postingan dalam blog bisa membuat balancing karena banyak di peringatkan, banyak mendapat ilmu. termasuk ketika aku membaca ini Mas.

    terima kasih balancingnya 😆

  11. ada orang yang dengan mudah menjinakkan sisi liarnya . ada yang dengan susah payah , namun akhirnya dia mampu memanage sisi liarnya , namun ada orang yang sama sekali tidak bisa mengendalikan diri dan emosi , sehingga ketika sisi liarnya muncul dia jadi lepas kendali dan jadi lah ia orang yang suka melepas sisi liarnya Di tempat yang salah … pada waktu yang salah …lewat tindakan penyaluran yang salah.Padahal dari segi balance , dia orang yang suka olahraga , rajin sholat dan pengajian , tapi tetap saja dia gak bisa mengontrol emosinya .
    Mungkin dia harus baca tulisan Mas EnHa ini , ya ?
    Kalo sisi liar makngah muncul makngah lebih suka jalan-jalan pake motor keliling kampung .. gak perlu ngebut , sehingga bisa saling bertegur sapa dengan kenalan yang berpapasan sama makngah , pastinya sambil memberi senyum atau membalas senyum orang-orang . Ternyata cara ini sangat ampuh. Memberi dan membalas senyum , membuat sisi liar kita jinak perlahan-lahan ..
    Sampai di rumah makngah akan minta si sulung yang hobi banget nyanyi untuk nyanyi karaoke-an . suara si sulung yang bagus banget , sangat menghibur mampu menghilangkan penat dan mampu meredakan sisi liar makngah yang sedang kumat .

  12. Salam takzim
    Selamat ya omm telah terpilih menjadi peserta dalam MTBI di blognya pak Guskar semoga acara yang om ikutkan dapat membawa sesuatu untuk keluarga
    Salam takzim Batavusqu

  13. Wah, betul juga. Terkadang memang bisa dipahami, adalah sebuah kawajaran bila manusia marah akan suatu hal. Namun yang membedakan adalah cara marahnya.

    Musik dan menulis, well, boleh juga. Biasanya aku memang lebih cenderung meluapkan emosi ke musik. Kalau ke tulisan, memang terkadang berhasil, tapi nanti tulisanku isinya penuh emosi semua alias sisi-sisi liarnya. Hehehe.

    Mantap, Om! Tulisan ini berhasil membaut introspeksi ke dalam. Thanx.

  14. Saya pernah melepaskan sisi liar saya pada Blog saya yang lain, tetapi akibatnya luar biasa, saya kena semprit dari kiri/kanan/atas/bawah, sampai kemudian datanya lenyap ( untung ada Deka yang membetulkan ).
    Dari sisi evil-nya manusia saya punya kebiasaan buruk yang sampai sekarang masih sering saya lakukan. Ngebuutt !!!! dan berteriak sekuat-kuatnnya….:lol:

  15. sejenis servis motor or mobil yah pakde? hee … klo kutu lebih suka bahasa pengalihan kesenangan. Di saat kita merasa akan melakukan sesuatu yang gak baik, maka seharusnya kita bisa mengalihkan perhatian kita dan mengisinya dengan hal lain …

    salam hangat dari ibukota

  16. Terimakasih pak sudah diurai tentang kita …
    inginnya memberi tanggapan
    tapi mata ini sudah terlampau lelah

    kirim salam saja.
    selamat tidur semuanya, mimpi yang indah.
    selamat pagi. ooahemmmmm ngantuk juga. pulang akh

  17. Saya hanya nambahin “Apa akibatnya jika kita tidak On Balance ???…”

    1. Rambut rontok trus jadi botak…
    2. Rambut kepanasan trus jadi memutih..
    3. Perut jadi kram terus diare..
    4. yang paling berat : Panas dalam.. hehehe

  18. ehm………kalau masih bujang dulu suka nyanyi2 ga jelas pake teriak2. kalo sekarang? ngeliatin anak saya yang gemesin bakalan senyum2 sendiri trus makan cemilan yang sebenarnya buat anak kecil (jajanan warung), heuheuheuheu….ilang deh sisi liarnya.

  19. Salam,
    He..he.. the same with me, i have the private blog, i’ll write everything in my mind and then in my pray, i hope that Allah protect me always, becoz yea..iam only human, human being. deal sir!!!

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s