Diposkan pada FIKSI

URUNAN #4


Mudah-mudahan tidak bosen …

Supaya bervariasi … maka syaratnya agak dirubah sedikit …

  1. Para pembaca hanya meneruskan kalimat atau cerita yang telah dituliskan oleh komentator sebelumnya …
  2. Supaya pembaca lebih jelas tentang apa yang saya maksud … maka 1 komentar pembuka akan saya lakukan sendiri.  Komentator ke 2 tinggal meneruskan.  Lalu diteruskan oleh komentator ke 3 dan seterusnya
  3. Tidak boleh menggunakan tekhnik mematahkan cerita seperti yang pernah saya ceritakan (Sutradara – Mimpi – Merobek Kertas)

OK ?

Lets Go …

Mudah-mudahan belum bosen …, kalo bosen … ya lewati saja …

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

60 tanggapan untuk “URUNAN #4

  1. jadi bingung mau nulis apa 🙂
    maap Om trainer, bukan maksud hati memutus rantai cerita, tapi emang jadi blank :). Ada baiknya comment yg sudah keluar dari jalur di delete aja atau di hide dulu, biar alur cerita tetap terjaga 🙂

  2. memang kini saat baginya untuk menggantikan motor itu…
    berat… tentu saja, banyak kenangan bersama motor itu…
    seperti satu kenangan pahit itu…

  3. ketika tiba-tiba motor butut itu meluncur tak terkendali memasuki areal persawahan dan BYUR!!! berkubanglah dia seperti seekor kerbau yang lelah sehabis membajak sawah.
    atau kenangan lainnya yang tak kalah seru, ketika ….

  4. aku membawa perempuan tsb ke puskesmas terdekat, dan ketika itulah aku bertemu seorang dokter yang sedang mencabut gigi pasien, aku curiga dia lupa menganestesi, karena pasien itu mengaduh dan berteriak kesakitan. segera saja aku keluar dari puskesmas dan kumandikan bebek merah yang berlumur lumpur itu.

    tiba-tiba..

  5. bebek itu berubah wujud menjadi pangeran tampan nan mempesona, dan aku jatuh cinta. cinta yang berawal dari motor butut ini hingga terpesona pada si ganteng jelmaan bebek, tapi…..

  6. Tidak. Ini bukan dejavu. Aku tidak pernah mengalami peristiwa ini sebelumnya. Ini pasti mimpi yang menjadi kenyataan. Kenyataan yang membahagiakan. Dan kebahagian ini akan terus kukecap…

  7. tanpa berpikir panjang lagi, sang pangeran aku gandeng dan kubawa berkeliling negeri, untuk menunjukkan pengeran’ku kepada khalayak ramai.
    tapi…

  8. akan tetapi seekor kuda sembrani tiba-tiba saja datang dan menawarkan bantuannya untuk mengajak kami berjalan-jalan mengelilingi negeri…Kulihat gunung bertumpukan dan danau yang berkecimpukan…kami saling tersenyum…bahkan sang kuda sembrani…Pangeranku pun ikut tersenyum…tapi aku

  9. kembali teringat bahwa sang pangeran itu adalah jelmaan motor bebek bututku. apa kata orang kelak bila kami telah berkeluarga?
    oleh karena itu aku pun memutuskan untuk

  10. membeli mobil. Siapa tahu yang menjelma dari mobil pujaanku Lionel Messi atau Christiano Ronaldo. Cewek2 gini aku suka bola juga lho…

  11. Tapi mobil apa yang cocok untukku ya? setelah kupertimbangkan mataku tertuju pada sebuah mobil yang sudah lama aku idamkan..ya sebuah mercedes keluaran terbaru.. tapi tiba-tiba teman sekantorku memukulku dari belakang ternyata dia…

  12. Ahli Bahasa.
    Dengan serta merta dia mengingatkan saya bahwa cerita ini berubah arah dari orang ketiga tunggal menjadi orang pertama tunggal.
    Akupun mengangguk-angguk agar dia merasa saya senang.
    Lalu saya menjelaskannya : “Beginilah kalau kroyokan”.
    Ada yang lengkap mengikuti alurnya dari awal, ada yang hanya melanjutkan diujungnya saja.
    Tapi semua oke2 saja.
    Bukankah ini hanya untuk bercanda?.
    Lalu diapun….

  13. Lalu diapun kembali bekerja. Aku berpikir, “benar juga ini semua cuma fantasiku.” Mana mungkin sebuah motor berubah menjadi pangeran. Belum selesai dia melamun, tiba-tiba muncul seorang anak kecil terbang dengan sebuah baling-baling bambu di kepalanya. Lalu aku…

  14. mendadak punya ide brilian untuk membeli senuah pesawat pribadi. ya, pesawat pribadi yang lengkap dengan pilot pribadi serta pramugari yang cantik-cantik. setidaknya ini akan lebih baik untuk aku menikmati hidup sebelum meninggalkan dunia yang fana ini…

  15. Akupun segera mencek saldo tabunganku.. Akh…ternyata dana yang ada tak mencukupi untuk beli pesawat pribadi. Andai ada yang jual pesawat dengan sistem kredit, aku…

  16. akan merubah rencana beli pesawat kreditan itu, sebab nanti terdengar suara mesin yang berbunyi “kriiiiiiddiiiiiittt” akan sangat “ngisin-ngisini waris”. maka aku lebih baik memilih kembali membeli motor bebek. Toh uangku cukup untuk membeli 10 buah

  17. motor bebek atau motor angsa, siapa tau bisa diternakkan jadi berkembang semakin banyak. Dan bila disewakan ke om NH juga nggak akan menolak karena dia memang sangat suka

  18. pasti mengajukan kredit ringan, kalau perlu kredit yang tanpa agunan…

    Aku bergumam dalam hati: “nekjika aku berhasil mendapat kredit pemilikan pesawat, kan kubawa terbang mengelilingi angkasa, kan kuajak serta ayah bundaku, melihat indahnya dunia”. Lho……?

  19. Kyaine, om NH dan Bundo koq ketinggalan.. perasaan mereka tadi sudah kuajak untuk ikut serta menikmati perjalan terbang

  20. ” Wah ….. ” Kaget bukan kepalang karena aku mendapat kejutan dari sosok perempuan yang kutabrak kemaren itu …… dia memberiku sesuatu yang belum pernah aku impikan …..

    ” Boleh ku buka….? “

  21. bergetar hatiku membukanya… Apakah isinya? Bagaimana aku tidak tergetar, sementara melihat bungkusnya pun hatiku sudah mpot mpotan

    sebuah kotak berkertas minyak warna ungu, dengan seikat pita abu abu

    ah…

  22. dulu sekali, ketika semuanya masih terasa indah. Dan motor bebek itu menjadi saksi mati keindahan aku dan dia. Menikmati pagi, menghirup malam, menghadapi siang selalu bersamanya. Sepuluh tahun lalu.. dan kini…

  23. mungkin saat ini ia pun tengah memikirkanku
    oh sungguh aku merindu
    tapi nanti dulu
    aku sedang sangat ingin memiliki pesawat terbang
    dan tadi temanku menelfon menawarkan KPPT
    kredit kepemilikan pesawat terbang
    dengan bunga flat 😛

  24. wah, akhirnya…kesampean juga..niatku beli pesawat secara mencicil…selamat tinggal motor bebek tuaku…aku akan terus mengenangmu…

    wah, kesampean juga niatku mencicil pesawat untuk mengganti bebek tuaku. Bebek tuaku, aku akan selalu mengenangmu dari atas pesawatku…

  25. Dan ia pun tersadar dari lamunan. Pacar SMA-nya itu sudah tinggal kenangan. Kawin lari bersama trainer sebuah perusahaan minyak.

    Tik-tak-tik-tak. Ditatapnya kotak berkertas minyak ungu yg terikat pita abu-abu itu. Bunyi ‘tik-tak-tik-tak’ dari dalam kotak tak ayal membuatnya tergetar. Apakah harus dibukanya bungkusan itu, atau diletakkan begitu saja di tengah jalan? Ah….

  26. Sengaja motor bebek ini tak pernah kuganti, dan melihat bungkusan kertas minyak ungu itu membuatku ingin membeli pesawat saja, agar nanti cucu kita itu tak lagi terporak poranda cintanya, cukup lari naik pesawat sehingga tak bisa dikejar hansip naik motor bebek, karena…..

  27. COba aku ikutan ya :

    asal tahu cara mengatur keuangan, terbang seminggu sekali demi bertemu kekasih hati sih fine-fin saja… cinta harus diperjuangkan..

  28. Mencuri hati pun sudah tak diijinkan. Tapi demi mewujudkan cinta tahun 65, maka mencuri hati sudah tak dilarang. Akh….seandainya pesawat terbang itu tak mungkin kubeli, aku yakin bisa menyekolahkanmu di sekolah Pilot.. dan celana abu-abu mu itu menjadi putih…. seperti

  29. hati ini sudah terpaut. jadi biarlah motor bebek ini dijual, dibeli pesawat terbang, lalu aku akan terbang membawamu ke awan. tak perlu kita menghayal sampai ke awan. Cukup terbang ke awan bersama-sama dan kita memadu cinta menuju bulan….

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s