Posted in ARTIKEL

BINATANG PELIHARAAN


.
Apa para pembaca punya binatang peliharaan di rumah ?

Kalau boleh bercerita, saya punya dan pernah punya beberapa binatang peliharaan.

Burung ?
Dulu waktu saya SD, kami punya peliharaan sepasang burung Puter.  Seingat saya, Burung Puter ini adalah pemberian dari Almarhum Eyang Kakung saya.  Namun hanya bertahan beberapa tahun saja.

Ikan ? Kura-kura ?
Peliharaan lain adalah … Ikan Hias.  Ini angin-anginan.  Ada suatu masa dimana kami heboh menghias akuarium dan pernak perniknya.  Pasang hiasan karang, kerang dan mainan gelembung udara yang bisa muter-muter itu.  Kemudan euphoria itu hilang begitu saja.  Beberapa tahun kemudian … setelah punya rumah sendiri … Euphoria itu datang lagi.  Punya akuarium lagiii … and yes indeed … ini juga anget-anget pupi ayam.  Kini ikannya tinggal satu … akuariumnya pun sekarang cuma ada aeratornya saja.  Kami juga punya kura-kura Brazil.  Ini lumayan awet … karena kura-kura Brazil itu tahan banting dan tidak memerlukan perawatan yang khusus.

Anjing ?
Dulu sekali … jaman saya sekolah, kami pernah punya.  Kami punya anjing penjaga.  Anjing Peranakan.  Anjing Kampung tetapi tampangnya seperti Herder … (mantap kan ??).  Lumayan bertahan lama … namun akhirnya mati diracun orang sepertinya.

Unggas ?
Jujur saya tidak pernah punya peliharaan Unggas seperti Ayam atau Bebek.  Karena memang lahan rumah kami relatif terbatas.

Kelinci ? Marmut ? Hamster ?
Kelinci – marmut kami tidak pernah punya.  Tapi Hamster … sempat punya.  Ini pun umurnya tidak lebih dari tiga bulan.  Sekarang tinggal kandangnya doang … lengkap dengan kincir putarnya itu … hehehe.  BTW : ternyata hamster ini perlu perawatan yang rajin.  Kandangnya mesti rajin diganti serbuk kayunya … jika tidak … bau pesingnya mana tahan …

Kucing ?
Secara khusus, kami tidak pernah memelihara kucing.  Tetapi rumah kami ini selalu didatangi kucing.  Dan kucingnya yang itu-itu saja.  Seekor kucing berwarna putih.  Dia selalu masuk lewat pintu samping dan bermain dan kadang leyeh-leyeh di halaman samping rumah kami.  Akhir-akhir ini … kucing yang datang ke rumah saya bertambah lagi.  Sepertinya Kucing betina.  Dan dia tidak datang sendirian … dia bersama empat ekor anak-anak kucing yang lucu-lucu.  Semua kucing-kucing tersebut datang ke rumah seolah ada jadwalnya.  Jadwal apa itu Om ? … Jadwal makan tentunya ….
Si Sulung-Si Tengah-Si Bungsu bergantian dengan mbak asisten memang selalu memberi makan mereka.  Makanannya juga makanan supermarket pren … Mahal punya …  Hahaha … Harga sekotak makanan mereka, lebih mahal dari harga makanan tuan rumahnya.  Yang saya bersyukur adalah … Kucing-kucing ini … walaupun liar … tapi tidak pupi seenaknya … kalau pipis pun sepertinya tertib.  Kucing sopan.  Mereka pun tidak masuk ke dalam rumah.  Sehingga kami sama sekali tidak terganggu dengan kehadiran mereka.

.

Bagaimana dengan anda ?
Saya tanya lagi … Anda punya binatang peliharaan ?

.

.

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

34 thoughts on “BINATANG PELIHARAAN

  1. eh om kura-kura brazil itu yang ijo kecil kan😀 klo iya setujuuuuu kura-kura brazil tuh gampang banget perawatannya, gg usah diapa-apain juga adem ayem ajah😀 cuma karena terlalu seringnya gg diapa-apain, kura-kuraku kabur😦

  2. pernah punya!Banyak hahahaha. Udah pernah tulis juga
    burung parkit, burung perkutut, burung kakatua, kalkun, ayam
    kelinci, anjing, ikan hias akuarium, ikan koi di kolam, kura-kura, Itu semua di Jakarta.
    Kalau di Tokyo cuma ikan hias, dan …. beberapa saat : kumbang kelapa, jangkrik, ….
    Untung belum pernah pelihara ULAR, buaya/biawak, kucing dan tikus….. I hate those animals.
    **jadi kangen si kakatua dan owl😉 **

  3. kok mirip si Om?
    burung deruk –> kur deruuuk kur kur
    ikan –> sama angin2annya. Skrg mlh udah diboyong kk aquariumnya..
    anjing –> punya duluu… selalu menyambut tiap dgr suara vespaku, meski masih jauh udah lari ke jalan dia.. mati diracun juga..
    unggas –> kalau ini kami punya Om. Ibu yg telaten. Sy’nya enggak, krn unggasnya unggas kampung jd gk dikandang. Bete sm kotorannya di mana2. Tapi kalo gk pelihara unggas ya gk bs mkn ayam (kecuali dpt dr kenduri :D), gk mampu beli ayam di pasar. Hehe….
    kelinci dkk –> gk pernah
    kucing –> ini jg sama Om, kedatangan kucing n akhirnya dirawat🙂

  4. peliharaan yang aku miliki sendiri hanya dua ikan mungil dalam aquarium mungil didalam kamar kosku yang juga mungil. semasa kuliah di bandung. itupun cuman sebentar, ikannya aku kasih tetangga sebelah kamar krn pada akhirnya aku gak sempat kasih makan.

  5. Binatang peliharaan? Dulu saya pernah punya dua kelinci pas kelas enam SD sampai SMP. Adik saya – yang waktu itu masih TK – seneng banget main sama mereka. Sayang, dua-duanya meninggal pas saya masuk SMA. Katanya sudah tua gitu… *jadi sedih*😥
    Punya peliharaan itu enak, apalagi yang imut-imut kaya’ kelinci atau kucing. Rasanya menyenangkan, memiliki anggota keluarga yang nggak bakalan ngeluh sama kita dan selalu senang sama kita… asalkan kita bawakan wortel atau sayurannya:mrgreen:

  6. di rumah saya juga gak ada hewan peliharaan om. hanya ada kucing liar yg persis ada di rumah om itu~😆
    ada 2 kucingnya, dan walaupun liar, mereka cukup jinak dan nurut kalau di rumah~😳

  7. sekarang aku gak punya sama sekali bintang peliharaan, karena membutuhkan waktu dan biaya ekstra utk memelihara mereka agar terurus dgn baik, Mas

    beberapa tahun yang lalu, dirumah kami, cukup ramai dgn binatang peliharaan .
    burung berkicau (ada sekitar 20 ekor, murai batu, cucakrowo, anis hijau, dll), ikan lohan ( ini juga sampai 3 akuarium ,sekitar 12 ekor), hamster, kelinci, anjing dan kucing.
    Nah, yg paling lama bertahan si kucing ini ………
    tapi, sekarang si minyot (nama kucingku) sudah almarhum …hiks…. 😦
    (selalu sedih kalau ingat dia)😦
    salam

  8. Piaraan Om tampaknya lumayan. Kalau piraanku saat ini cuma lobster air tawar dan ikan mas koki kecil mungil di kolam kecil di depan kamar tidur. Itupun lebih sering suami yg ingat untuk kasih makan, bukan aku🙂

  9. saya sih pada dasarnya gak suka binatang om.
    pas kecil sih, kakek nenek saya pernah pelihara anjing herder. setelah mati anjingnya, gak pernah piara2 apa2 lagi.

    pas udah gede, pas lagi ngetrend ikan lohan, pernah dikasih temen iklan lohan, tapi gak lama trus mati. andrew pernah dapet ikan mas, kita piara juga cuma 2 hari mati. hahaha. emang dasarnya gak bisa miara apa2 sih kita… ;P

  10. yang punya binatang peliharan abah dhe om, kalo dhe mah gk begitu tertarik sama hewan peliharaan, hehe.. di rumah ada ikan nila sama gurame, burung (gk tahu nama burung2nya apa aja), dan ayam.. kalo kucing, yaa sama kayak oom.. sebenarnya gk memelihara, tapi tiap hari adaaaaaaa aja kucing yang nongol..

  11. Burung, ikan, ayam, kura2, kucing, hamster, dulu itu semua waktu saya masih SD dan masih di Surabaya, saya dan ayah pernah memeliharanya.😀
    Terutama ayam, ada dulu ayam jantan gedhe banget punya ayah saya.😳 Besar soalnya ditinjau dari tubuh saya SD dulu yang masih kecil.:mrgreen:
    Terus di belakang rumah saya dulu pernah ada kolam ikan lumayan besar. Sekarang udah gak ada lagi, soalnya banyak retakan di dinding kolam, air gak bisa terkumpul.

    Nah… begitu saya beranjak dewasa, kebetulan dengan om saya kena toksoplasma dari kucing peliharaannya, ibu saya langsung anti sama kucing. Sebenanrya dari dulu sih…:mrgreen: Cuma keantiannya makin kentara ketika Om saya kena penyakit tsb.

    Akibatnya, saat ini kami gak punya peliharaan apa2. Tapi saya berharap kalo saya nanti udah tinggal sendiri bisa melihara kucing.😀

  12. Untuk saat ini, karena nge-kost jadi nggak punya binatang peliharaan dan takut aja g ada yang jagain.

    Dulu saya punya kucing, hamster, kelinci dan terakhir sebelum ke Bali saya punya kura-kura jenis Brazil Om tapi sayang pas saya pulang Bunda mengabarkan si Kura-kura meningga gara-gara ama sepupu sering buat mainan padahal usianya sudha hampir 3 tahun.

    Kalau punya kesempatan, saya ingin piara kucing sama ikan🙂

  13. Pada masa anak2, karena pekarangan rumah sangat luas maka aku piara anjing, ayam, kambing, angsa, ikan juga menanam aneka pohon buah dan sayuran..
    Dari aneka peliharaan ini hasilnya bisa untuk biaya sekolah.. pokoke sangat menyenangkan..
    Sekarang ngga punya pekarangan, jadi cukup piara ikan dibalong..😀

  14. Saya dan suami takut sama kucing yang masih anak2 itu Om
    tapi rumah kami selalu didatangi kucing
    ada yang netep sampe melahirkan anak dan ada yg datang dan pergi…
    tapi kita terima aja, asal jangan yang masih kuecillll
    trus kita sekarang punya peliharaan ayam 5 ekor dan lele di kolam depan rumah
    hehehehe..
    Memiliki hewan peliharaan memang benar2 asyik Om
    bisa sebagai hiburann

  15. Kalau di rumah bapak om yg rajin piara binatang.. sekarang yang ada itu ikan, ayam, bebek dan kelinci.. kalau kucing sama dengan om.. gak dipiaja secara khusus.. tapi ada yg sering dateng ke rumah..

  16. waktu masih kecil sih ortu piara anjing penjaga, nasibnya sama om, kayaknya mati diracun orang😦 abis itu ga pernah piara apapun lagi sampai hari ini. klo liat orang piara ikan hias sih pengen, tapi ga yakin bisa telaten kan jadi kesian nanti kalau sampai terlantar.

    sekarang ini sih pengen piara kucing, soalnya sering ada tikus sliweran, tapi mikir lagi, iya klo kucingnya nangkep tikus, hla secara gitu kan tikus di Jakarta gedenya ampun2 gitu, batal lagi deh niat punya kucing hehehe …

  17. Kalau saya Om sejak 10 tahun terakhir memelihara ikan Koi Om. Alhamdulillah sampai sekarang nambah terus (nambah bukan karena berkembang biak, tapi beli lagi…. beli lagi). jadi kolam nya penuh dengan ikan koi besar dan kecil.
    Terus pernah piara lobster juga, tapi ga bertahan, karena banyak yang hilang…..
    Kalau kucing, saya kurang suka Om, karena kucing-kucing yang datang ke rumah kotoran nya di buang sembarangan. Alahamdulillah sekarang sudah aman dari hama kucing, karena tetangga yang suka piara kucing sudah pindah…🙂

  18. Dari kecil hingga sekarang yang saya pernah ada di rumah:
    – anjing (tapi lebih sebagai penjaga rumah aja), galaknya sama orang2 asing yang suka lewat di depan rumah. Ga diikat karena memang lebih banyak tidur2an
    – Ikan…..(karena dulu di rumah orang tua ada kolam ikan…bahkan ada 2 kolam), sampai sekarang punya akuarium,,,,itu juga hadiah buat anak dari eyangnya.
    – pernah punya marmut/kelinci. Terakhir punya satu hilang (ga ada jejaknya sama sekali) sedangkan yang satu mati digigit sama tikus….
    – kucing…ga dipelihara tapi banyak banget yang rajin nyambangin rumah nih om
    – burung …juga gitu, ga dipelihara tapi sarangnya ada disekitar rumah…
    – ular….nah kalau yg ini meskipun ga pernah diundang masih suka nekat muncul sekali2 di pekarangan rumah *maklum rumahnya di kampung sih*

  19. saya tidak pernah memelihara binatang. Ga telaten. Eh, sekarang malah anak saya lagi seneng pelihara ikan hias. Rajin banget kalau nguras aquarium. Saya ga ikut-ikutan

  20. saya sendiri secara khusus blm pernah punya, tapi anggota keluarga lain pernah punya.
    burung yg pernah ada yaitu puter, kutilang, bethet & merpati….(dalam waktu yg berbeda & sekarang semua sudah tak ada🙂 )
    saat ini peliharaan yg masih ada tinggal 1 ekor kucing 9yg sebentar lagi mau beranak!) …

  21. Waktu masih di kampung, kami punya anjing, kucing dan ayam. Namanya juga di kampung, Om… Rumahnya besar, halamannya luaaas…

    Di Bintan mah, nggak miara apa-apa. maklum Om, tinggal di perumahan. noleh kiri noleh kanan depan belakang dinding rumah orang semua. Takut dikomplen… Akhirnya miara jerawat doang deh…..😀

  22. Sejak kecil saya emang suka binatang. Apalagi Ayahanda punya burung buanyaaaak, perkutut, cucak rawa, jalak, beo, ayam bekisar. Ampuuuun. Sedangkan Ibunda hobby pelihara anjing. Tapiiii sejak punya malaikat saya gak suka, Om. Anak-anak pernah pelihara kelinci, hamster, kura-kura, ampek anak ayam 😀
    Tapi sekarang gak mau ah. Repot.

  23. binatang peliharaan ??
    no..no..
    jauh2 dari kehidupanku..
    maaf bukannya ga sayang sama binatang..
    cuma sekedar senang melihatnya,mis kucing lucu gitu,ikan di akuariun segger kayanya..
    Pernah mama mertuaku melihara kucing,..banyak banget..
    Yang ada tiap aku berkunjung ke rumah mama mertua,aku tendangin kucingnya haha.. geli ..jijik lihat telinganya..
    Mama mertua untungnya pengertian,tiap aku main,menghalau kucingnya biar ga di tendangin hihiih..

  24. Saya sekarang punya Beo dan Nuri
    Dulu punya merpati, awalnya hanya sepasang lama2 ratusan sehingga embah marah karena nyucuki padi.
    Ikan arowana juga pernah dan dua2nya mati. Kucing punya, hamster Briga yang punya.
    Kura2 nggak punya kecuali cangkangnya yang sudah menjadi hiasan.
    Waktu kecil malah punya jangkrik banyak, kalau malam ngerik semua.
    Pernah punya ayam pelug yang berkokoknya panjaaaaaaaaang sekali, mati tua. Ayam bekisar juga punya, dikasih anggota dari Madura, juga mati.
    Salam hangat dari Surabaya.

  25. baru-baru ini punya si Kuro dan Koru.. yang semapat saya ceritakan itu Oom…
    sepasang kura-kura, yang ah,, mengingatkan saja… hihihih…

    btw, kucing sopan ini, pasti lucu ya Oom..🙂
    makanannya, mahal ya Oom?? *mulai membayangkan, enak gak ya?? hahahha,,, *iyhaaaaaaaaaa…

    salam sayang Oom…

  26. hampir sama deh om kalau soal binatang peliharaan. saya pernah pelihara ikan, kura-kura brazil, anjing (yg ini sebentar sekali), kucing, burung (kalau ini sebenarnya peliharaan pengasuh saya). sekarang di rumah Jogja, pelihara kelinci. gara-garanya ada kelinci nyasar, jadi dipelihara sekalian. awalnya tidak niat, tapi melihatnya lucu juga. dan jadi sayang deh🙂

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s