Diposkan pada PERASAANKU HARI INI, PERTUNJUKAN HARI INI

GEMPA SIANG TADI


(postingan instant tanpa dikonsep …)

Rabu, 2 September 2009

Siang hari … sekitar jam. 14.00 -15.00.  Saya tidak ingat benar

Yang jelas waktu itu Trainer habis selesai memakai sepatu.  Selepas melakukan Sholat Dzuhur siang itu …

Santai-santai relax di Meja kerja saya …

Tiba-tiba … terdengar suara kaca berderak-derak keras …

Keras sekali sodara … Lantai yang aku injak terasa bergoyang hebat.  Saya langsung berlari keluar ruang kerja saya …

Teman-teman banyak yang tertegun … belum sadar akan apa yang terjadi … dan seketika ada yang berteriak Gempa … gempa …

Segera refleks berdasarkan SOP keadaan kritis yang pernah di sosialisasikan di kantorku … aku berlindung di bawah meja … Demikian juga seluruh karyawan yang ada di lantai tempat aku bekerja.

Hah keras sekali Gempa kali ini … berlangsung selama kurang lebih 2-3 menitan…

FYI : Trainer beberapa kali merasakan gempa ketika bekerja di gedung bertingkat … Namun baru kali ini lah … Goncangan yang saya rasakan terasa paling keras …

Terdengar beberapa kali … bunyi keras sesuatu yang jatuh … mungkin iternit atau apa … saya tak tau …

Trainer manusia biasa … hatiku kecut … keringat dingin … dan mulutku pun tak henti membaca doa apapun yang saya bisa … Syahadat, Takbir, Istigfar dan sebagainya … Ya ALLAH lindungilah hambaMU ini … saya Pasrah.

Tak lama kemudian Floor Warden memerintahkan kami untuk keluar melalui tangga darurat …

Segera saya membenahi barang berharga … Laptop di matikan, listrik dicabut … dan brak bruk langsung aku masukkan kedalam Tas Selempang sekenanya … lalu Saya berlari menuju pintu tangga darurat …

Dan mau tau tempat saya berada … Tempat Kerja Saya berada di Lantai 19 (sembilan belas) … Hah … itu artinya saya harus menuruni tangga sebanyak 19 lantai.

Pembaca bisa membayangkan … gerakan akibat gempa itu semakin terasa jika kita berada di ketinggian gedung seperti ini …

Berbondong kami menuruni tangga darurat … terlihat di beberapa bagian ada tembok yang retak dan merekah … (entah ini karena Gempa atau karena sebab lain …) (Kami semakin bergegas agar segera sampai bawah …)

Akhirnya kami sampai di bawah … dan segera berkumpul di safe area / gathering area / meeting point … (kami bersyukur ada SOP mengenai keadaan darurat … sehingga kami tidak bingung lagi harus berhimpun dimana)

Yang jelas sesampainya dibawah …

Kepala agak pusing … dan Kaki ini rasanya gemetar … “kemeng” sodara … (menuruni tangga … 19 lantai my pren …)

Namun jauh dilubuk hati saya … saya bersyukur … saya tak kurang sesuatu apapun …

Segera aku kabari Bunda … Ibu-Bapak … dan juga anak-anak di rumah … sambil menanyakan kabar mereka … Alhamdulillah mereka pun tidak apa-apa…

Dari informasi yang aku terima … Gempa ini berkekuatan 7.3 skala richter … pusat gempa berada di sekitar Tasik Malaya …

Trainer berdoa semoga korban-korban gempa ini diberi kekuatan Oleh NYA …

Ini merupakan cobaan dari NYA … agar kita senantiasa mengingat kebesaran NYA …

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

33 tanggapan untuk “GEMPA SIANG TADI

  1. syukurlah kalo tidak ada yg celaka Om, saya langsung kontak ke temen di Tasik, tapi tdk bisa nyambung, jalur komunikasi kayaknya terkena dampaknya yach.. atau langsung jump traffic-nya shg susah..

    (*cemas menunggu kabar temen2 di tasik, bandung, sukabumi*)

    baguslah om sdh ada “koordinasi” untuk keadaan darurat.. saya sempat ikut beberapa kali latihan.. kemeng juga om, padahal hanya 16 lantai…

    smoga semuanya OK-OK saja

  2. Ikut bersyukur tidak apa-apa. Beruntung sudah tahu SOP waktu gempa yang memang perlu sekali terutama di perkantoran. Sebaiknya dimulai latihan evakuasi juga bagi warga biasa, di perumahan dan sekolah, juga bagi pengemudia di jalan. Tgl 1 September di Jepang adalah Hari Pencegahan Bencana, yang memperingati gempa besar di Kanto th 1923 yang menelan korban 142.500 orang meninggal. Korban bisa ditekan jika warga sudah “melek” apa yang harus dilakukan waktu terjadi gempa.

    EM

  3. alhamdulillah, tidak apa-apa ya Pak…
    gempa kemarin itu juga terasa hingga Jogja. Meski tidak besar getarannya, tapi lumayan membuat panik warga. Trauma akan gempa yang dulu masih membekas di diri mereka, sehingga bila ada sedikit saja getaran, mereka langsung ketakutan…
    semoga kita semua terlindungi dari segala marabahaya ya Pak… Amin

  4. alhamdulillah ya om, ponakan juga ngerasain. kemarin turun lewat tangga darurat dari lt. 11 cuman bawa badan, alhamdulillah diberi keselamatan sama yang di atas.
    sampek bawah pas dah aman, nangis deh. inget anakku……..hiks…hiks…..

    *sekarang berasa dikasih kesempatan hidup kedua sama ALLOH*

  5. Di kantorku yang cuma lantai 2 getarannya tidak terlalu hebat seperti yang terjadi di kantor Bos. Syukurlah Bos selamat dan tak kurang suatu apapun. Saat gempa aku lagi chat sam Lala. Lalu kepikiran Bos yang terletak di gedung jangkung. Katanya Lala udah telepon tapi nggak bisa nyambung…Sekali lagi, syukurlah si Bos nggak nape-nape…

  6. Alhamdullilah kalau gitu Om 🙂 🙂 🙂
    Semoga kita bisa mengambil hikmah gempa di bulan Ramadhan ini yach Om, ikut prihatin sama saudara-saudara kita yang jadi korban musibah gempa kemarin. Semoga diberi ketabahan dan kesabaran. Amien.

    Best regard,
    Bintang

  7. Waah oom SOP nya berguna sekali ya..
    kantor ku malah belum ada ini…

    Anw.. memang gempa kmrn keras skeali, serem.
    gemetar, merinding plu spusing.
    Untung gak pakai kemen, di lt.3 soalnya.

    Turut berduka untuk para korba di Tasikmalaya…

  8. Aku tau kalau Jakarta sedang gempa dari Abang Hery, Yah. Kemarin, aku iseng nyapa Abang di YM, terus Abang langsung cerita soal ini. Yang terpikir pertama kali adalah, “Om NH gimana, ya, Bang?” dan langsung panik aja karena Abang bilang kalau ada kabar di PP goncangannya kerasa banget.
    Duh, dirimu kan di lantai 19, jadi langsung deh kebayang gimana hebohnya…

    Alhamdulillah kalau semuanya baik-baik aja….

  9. Syukurlah om trainer dan keluarga baik2 saja. Gempa kmrn mmg mengerikan, smp2 dpt warning potensi tsunami dr BMKG.
    Turut berduka dan mendoakan sdr2 kita di tanah air yg menjadi korban.. 😦

  10. Ya, Pak… Saya juga merasakan panik yang baru kali ini saya rasakan. Alhamdulillah Pak Nh selamat. Kebayang gitcu loch lantai 19.
    Btw, baru kali ini saya baca tulisan Bapak pakai kata ganti ‘saya’… Biasanya ‘aku’. Mungkin karena spontan itu, ya Pak. Hehe…..

    Salam,

    1. Ah Ibu Ratna ini memperhatikan juga ya …
      jadi mau malu …
      Ini memang saya sengaja ibu …
      entah mengapa ?

      sepertinya sih kata saya terdengar lebih bersahaya …

      thanks ya bu

  11. Saya pas di rumah, di lantai dua, terasa lumayan juga getarannya Om. Kaca-kaca bergetar, air di bak kamar mandi berayun …

    Waktu gempa Yogya tahun 2006, rumah saya berada di daerah gempa parah. Barang-barang di lantai dua jatuh semua Om, 6 rak buku rubuh bareng, pajangan keramik hancur berantakan, lemari pakaian yang bueeraatnya minta ampun sampai bergeser. Wah, saya pikir waktu itu saya akan mati. Alhamdulillah seisi rumah selamat semua.

    Semoga saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa diberi ketabahan dan kekuatan iman.

  12. Kaki saya masih kemeng sampai sekarang….karena saat gedung masih bergoyang, saya sudah turun. Bahkan tas pun tanpa bisa diritsluiting saking tangan gemeteran. Mau matikan komputer…lha kok malah nabrak meja..akhirnya sambil trantanan keluar. Di sepanjang tangga darurat semua berdzikir, juga dari agama lain, jadi saya menjadi tenang dan pasrah…betul-betul semua pasrah dan iklas jika dipanggil oleh Nya. Ini merupakan pengalaman sangat berharga, turun tangga semua rambatan sambil menggumam doa, ada yang sambil menangis. Sampai lantai 1, perut terasa kenceng…agak kram, langsung menuju kendaraan dan terus pulang…titip orang untuk mematikan komputer. Besoknya saya pagi2 mampir kantor dulu, merapihkan barkas dan buku yang berantakan (lha lagi sibuk2nya kerja)…terus rapat ke lokasi lain.

    Alhamdulillah sampai saat ini masih sehat…benar2 kita manusia yang tak punya kuasa apa-apa

  13. Gempa kemarin terasa sampai di Jogja. Saya berpikir….wah,gempa lagi di Bantul.
    Ternyata gempa tasikmalaya,membuat Jakarta,Bandung merasakan cukup kuat.
    Lantai 19 ?…waah saya tidak membayangkan turun 18 lantai,padahal sambil kemrungsung dan takut.

  14. Alhamdulillah Pakde selamat..Alhamdulillah…..

    duh pakde….syerem yah….msh kerasa ampe skrg… 😦

    Semoga Allahs elalu melindungi..aamiin

  15. Alhamdulillah nggak apa-apa ya Pak. Saya malah nggak merasakannya sama sekali hawong sedang di jalan dan kebetulan nggak macet. Kata teman yg sedang kena macet, mobil serasa ada yg menggoyang-goyang …

  16. Pas banget ya om, hari itu kita pas baru aja pulang dari lantai 19, kalo nggak pasti ikutan panik…alhamdulillah semuanya baik2 aja,paling poll cuman pada pegel-pegel ya om

  17. Hm,
    untung gedung tua kantor saya cuma ada 2lantai. Saya dilantai dua dan memutuskan untuk tidak lari keluar gedung karena pasrah aja…atau yakin kalo gedung gak bakal roboh.
    teman saya, Om, di lantai 31 katanya pas kejadian..

  18. alhamdulillah kita di tasik selamat pak…
    keluarga dan rekan2 kerja di Tasik juga sehat walafiat
    kondisi kantor retak2 tapi ga roboh
    beberapa rumah karyawan dan ortunya ada yang rusak berat tapi selamat
    baru kali ini saya ngerasain gempa segede ini
    rata2 daerah yang rusak adalah pinggiran tasikmalaya dan daerah tinggi

    1. Nandi …
      Alhamdulillah Team Tasik selamat …
      sehat wal afiat tak kurang suatu apapun
      sampaikan salam saya untuk teman-teman disana ya …
      bagi yang rumah keluarganya rusak … sampaikan rasa simpati saya
      semoga mereka semua diberi kekuatan untuk bangkit kembali …

      mudah-mudahan kantor pun juga segera di perbaiki ya …
      agar kita bisa kerja dengan nyaman lagi …

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s