Diposkan pada ARTIKEL

CABE RAWIT


.

Para pembaca semua pasti tau Cabe Rawit …
Ada yang bilang Cengek … ada pula yang menyebut Lado Kutu.
Cabe Rawit ada yang pedasnya “nyelekit”
Ada pula yang tidak begitu pedas …

Cabe Rawit sering kita makan mentah-mentah sebagai teman makan tahu goreng, tempe goreng, bakwan goreng  atau yang sejenisnya

Kali ini saya tidak ingin menceritakan hal itu.

Saya hanya ingin menceritakan satu lagi kegunaan Cabe Rawit.  Paling tidak ini yang dirasakan oleh saya pribadi …

Bagi saya pribadi … Cabe Rawit juga berguna untuk meningkatkan nafsu makan.

Jika makanan dirumah tidak bisa memancing selera …
Maka yang akan saya lakukan adalah … saya pergi ke Dapur dan mencari satu buah cabe rawit …

Lalu saya potong-potong dipiring … dengan menggunakan sendok …
Saya campurkan dengan nasi …

Maka ajaib sodara-sodara …
Nafsu makan saya jadi sontak meningkat …

Entah mengapa ?
Mungkin karena aromanya … bukan karena pedasnya …

Mengapa kok saya berkesimpulan seperti itu … ?

Sebab jika itu karena pedasnya … maka logikanya adalah nafsu makan saya juga akan meningkat jika makan pakai sambal … (entah botolan atau sambal yang dibuat instant)

Ternyata kejadiannya tidak begitu … sambal botolan / sambal instant tidak bisa menolong meningkatkan nafsu makan saya … jika lauknya memang tidak begitu menggugah selera.

So …
Kesimpulan saya adalah … Ini karena Aroma khas yang dipunyai oleh Cabe Rawit.

Aroma Cabe Rawit itu (menurut saya) demikian ajaibnya … sehingga bisa membuat nafsu makan saya meningkat…

So singkat kata …
Jika menu makanan hari itu tidak bisa membangkitkan nafsu makan Trainer … maka CABE RAWIT lah solusinya …

Bukan karena pedasnya …
Tetapi karena aromanya … !!!

Bagaimana menurut pendapat Anda ?
Ibu-ibu ada yang mau sharing cerita tentang Cabe Rawit ini ???

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

53 tanggapan untuk “CABE RAWIT

  1. Apa Lagi jika …
    Kehadiran Cabe RAwit itu …
    Juga disertai dengan disediakannya se Loyang besar Pizza Super Supreme yang hangat … , Mie Goreng Bakmi Patih yang terkenal itu plus … Soto Ambengan, Sate Mak Sukur dan Gado-Gado mpok Ijah …
    Waw … nafsu makan saya pasti dobel-dobel itu …

    🙂 🙂 🙂

    1. HHmmm … I never think about it …
      Mungkin itu sebabnya Caberawit dimasukkan dalam acar ya …

      karena salah satu kegunaan acar kan menaikkan appetite …
      (eh betul begitu ya ??)

      🙂

  2. Tempe atau tahu goreng dicocol atau disiram sambal kecap (Cabe rawit, cabe biasa atau cabe keriting dipotong kecil2 trus pake kecap manis).. mmmh..yummy *Farah Quinn mode On*

  3. kalo saya punya om kalo makan gorengan kebalikan sama orang2. kalo orang normal kan makan satu cabe rawit buat beberapa gorengan ya ,kalo om saya ini makan satu gorengan pake beberapa cabe rawit. jadi bisa dibilang makan cabe pake gorengan ,bukan makan gorengan pake cabe:D

  4. hm… mungkin sedikit beda selera..Om..

    di rumah saya yg ‘laku’ itu bukan cabe rawit.. tapi lombok ijo, enak buat nyambel.. berasa sambel padang gitu lhooo… yummy…

  5. Kebiasaan mengudap “lado kutu” itu tidak dimiliki oleh orang Minang kebanyakan. Saya baru terbiasa makan cabe rawit baru belakangan ini saja. Saya lebih menyukai sambal jadi, bukan cabe mentah yang digigit secara langsung itu..

    Wah, kayaknya ini bisa jadi lahan bisnis nih Om. Kalau selama ini ada pisang aroma, bagaimana kalau kita bikin “nasi aroma”, salah satunya adalah nasi beraroma cabe rawit… setuju, setuju, setuju…? :))

  6. Waduhh….sayangnya saya tak tahan pedas, karena perutnya langsung bermasalah.
    Rasa pedas memang meningkatkan nafsu makan..jadi ingat teman sekamar di asrama yang selalu sedia cabe rawit untuk mendorong selera makannya

  7. Tiga hal Om…
    #1. Aku baru tahu di Sulsel sini ada sejenis cabe rawit yang lebih kecil ukurannya dan lebih pedas! di sini dibilang cabe super, atau ‘super’ aja.

    #2. Temenku suka semur cabe rawit. bayangin, semur kan biasanya yang dimasak jengkol, kentang, ayam, dll. lah, temenku ini, yang disemur cabe rawit thok…udah gitu, dia makan semur itu dengan nasi anget doang. tanpa lauk/sayur lainnya. huaaahh….

    #3. Aku harus ati-ati makan cabe rawit…nggak enak kalau sampai maag kambuh gara-gara makan pedas… 🙂

  8. wah kali ini kita nggak tos, om! 😀 aku kurang suka aroma cabe rawit. (cabe apa pun aku jg gak suka aromanya sih.) gak terlalu doyan pedes juga. pedes2 dikit masih bisa, tp kalau udah puedeeees, wah… nggak deh. 😀

  9. klo menurut saya si .. tetap, yang membuat nafsu makan naik adalah karena rasa pedas cengek itu memberikan sensasi tersendiri.. 🙂 saya akan pilih sambel ulek bikinan sendiri dibanding berbagai rasa sambel botolan yg ada di supermarket itu 🙂 ..

  10. Saya kalau makan tahu/tempe atau gorengan senang gaya2an dgn Cabe Rawit.. Tapi sengaja nyari yg muda biar gak kepedesan.. Xixixi… Makan Guremi Goreng, dengan sambel kecap juga gak afdol tanpa Cabe Rawit. 🙂

    Wah.. jadi laparrrr nih… 😀

  11. saya sampe sekarang masih susah kalo makan tanpa sambel… 🙂
    dan kalo gak ada sambel, ya cari2 cabe rawit di tempat bumbu…tapi bukan di aromanya kalo saya Om…soalnya ni lidah kalo gak ada rasa pedes, rasanya makan agak2 hambar…

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s