PAPAN NAMA KIOS


.

(ini fiksi juga)

.

Tadi pagi Hafiz lewat di depan kios terkenal itu. 

Terpampang jelas tulisan di papan nama kios tersebut …

Biro Jasa

“Kapten Bhirawa”
(asli Surabaya)

menerima jasa pembuatan Surat Cinta dan yang sejenisnya
“tidak berhasil menggaet pasangan anda … garansi uang kembali !”

.

.

“Ini yang saya cari !!!” begitu pikir Hafiz.

Hatinya berbunga-bunga.  Wajahnya berbinar ceria.  Senyum Azizah terbayang manis di pelupuk mata … menghapus kenangan pahit kisah “Surat Bersampul Coklat” yang kini telah hilang entah kemana !!!

(fiction continued by Hardi Vizon) …

Beberapa hari kemudian …

Azizah mengernyitkan dahinya membaca surat cinta yang dikirim Hafiz.  Dalam hati dia bergumam, “Kok mirip dengan konsep yang kubuatkan untuk Mas Bhirawa, ya?”

(Kak Monda Siregar melanjutkan … )

Azizah penasaran…dalam hatinya bergumam “beranikah kutanyakan kesamaan surat ini pada mas Bhirawa? , haruskah kudatangi saja dia …?  dan ketika Azizah sampai di depan kios dan melihat papan nama itu…..
hatinya menangis takut pada kenyataan : “surat-suratkukah yang dijadikannya modal usaha..?”

.

Cerita  ini hanya percobaan saja …
TIDAK diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contes
t:Senandung Cinta

.

.

35 thoughts on “PAPAN NAMA KIOS

  1. hihihi ada gitu biro jasa pembuatan surat cinta?

    ff tuh akhirnya harus menghentak om.. ini kurang menghentak deh endingnya.. tapi lucu juga idenya, biro jasa surat cinta..

  2. Azizah mengernyitkan dahinya membaca surat cinta yang dikirim Hafiz. Dalam hati dia bergumam, “Kok mirip dengan konsep yang kubuatkan untuk Mas Bhirawa, ya?”

    1. Sebetulnya tidak ada postingan kolaborasi..
      Saya cuma sekedar iseng ngasi sambungannya melalui kolom komentar..
      Tapi, gegara Orin komen kayak gini, saya nekad bikin postingan, meskipun geje, hahaha…😀

  3. Hihi, kok kayak siklus ya, Om. Azizah mengonsep, Kapten Bhirawa menyempurnakan dan memberikan pada Hafiz sang customer, dan Hafiz menyerahkannya pada Azizah. Hihi… keren.

    Sukses ya, Om! #Senyum simpul, idenya Om bisaaaa aja!

  4. Azizah penasaran…dalam hatinya bergumam “beranikah kutanyakan kesamaan surat ini pada mas Bhirawa? , haruskah kudatangi saja dia …?
    dan ketika Azizah sampai di depan kios dan melihat papan nama itu…..
    hatinya menangis takut pada kenyataan : “surat-suratkukah yang dijadikannya modal usaha..?”

  5. Kalo puisi cinta teringat sama seniorku yang pandai buat puisi cinta dengan dijual perpuisi Rp 5.000, banyak sekali yang beli padanya… memang mantap juga sih puisinya, namun dia gak pernah bikin blog puisi, sekarang lebih sibuk dengan adsense nya..

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s