Diposkan pada MUSIK

HOBBY


(mengenal NH18 … sedikit lebih dekat)

Judulnya kok cemen amat yak … Sebuah judul standart mengarang anak SD.  
Tapi kali ini … Perkenankan si Trainer bercerita mengenai Hobbynya …

Jika ditanya Hobby saya ??. 
Maka hal pertama yang terletup di benakku adalah MUSIK.  Ini bermula ketika Bapak Ibu membelikan Piano untuk kami tahun 1975.  Mungkin mereka mempunyai impian untuk bisa melihat Anak-anaknya itu konser di panggung memainkan lagu-lagu klasik.  Itu terjadi ketika saya kelas 6 SD dan adik saya kelas 3 SD.  Namun entah mengapa yang justru lebih kesengsem dengan alat musik Piano itu adalah Saya.

Saat di SMP ??? … Saya menjadi Pianis Paduan Suara dan Vokal Group di Sekolah … Saya mulai merasakan nikmatnya manggung … meskipun cuma bisa bersembunyi dibalik Piano …

Di SMA ??? … saya sekali – sekala jadi pianis Vokal Group Kelas jika ada pertandingan Class Meeting.  Ada kebanggaan yang lain disini.   Biasalah ABG,  … kepercayaan diri mulai terpompa disini.  Saat di SMA ini Saya banyak saingan … maklum Saya bersekolah di Sekolah Negeri yang terkenal banyak melahirkan pemusik teenager yang jago-jago.

Waktu kuliah ???  Saya semakin menjadi-jadi … (he3x).  Saya kuliah di Kampus Pertanian di Bogor … Kali ini saingan saya (sesama Pianis) hanya beberapa gelintir saja.  Apalagi yang berjenis kelamin Lelaki … Bisa dihitung pakai jari sebelah tangan pren … rada langka …
Kampus saya ini tipe “pustakawan” semua orangnya, serius-serius sangat belajarnya. 

Terus terang Musik jugalah yang bisa memompa gairah dan semangat … dikala saya sedih karena nilai ujian yang jeblok … Musik juga membuat saya sedikit ”dikenal” … at least di angkatan saya waktu itu … (ccciiihhhuuuuyyy …)

— 

Ternyata hobby memang tidak bisa dianggap sepele …

You know what ???  
Segera setelah Saya lulus menjadi tukang engsinyur pertanian … Saya justru ”murtad” … keluar jalur  … Saya bekerja di sebuah yayasan pendidikan musik vokal … milik seorang guru vokal yang terkenal waktu itu.  (Sekarang beliau sudah almarhum).

Disana Saya belajar … bahwa musik juga bisa meningkatkan kedisiplinan dan kecerdasan anak, percaya diri, kepekaan sosial dan juga mengasah “sense” keindahan untuk mensyukuri apa yang telah diberikan oleh ALLAH.  Saya banyak belajar dari Bapak H. Pranadjaja yang Saya kagumi itu … bukan saja melulu belajar tentang musik … tetapi juga tentang pendidikan dan kehidupan.

So HOBBY Saya … telah menghidupi Saya … memberi nafkah pada saya … di Tiga Tahun Pertama setelah lulus kuliah. 

Dan sungguh suatu dilema yang berat … ketika thn 1990 … Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Yayasan Musik Vokal yang sangat saya cintai tersebut …

Untuk mencari rute penghidupanku yang lain … !!!

— 

Dan Mengapa aku pindah dari sana … ???
Aahhaa …
Ini juga bisa jadi cerita satu postingan lagi nih …
(eng … ing … eng …)

.

.

Iklan

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

33 tanggapan untuk “HOBBY

  1. ditunggu kisah lanjutannya deh

    soalnya aku pernah baca bhw si mas suka ngajarin vokal grup ibu-ibu…apa karena itu pindahnya 😉 ? hihihi

    EM

    @ EM …
    Hahaha masih ingat saja kamu EM …
    But terus terang … bukan karena itu saya pindah dari sana …
    🙂

  2. apa jadinya kalo di dunia ini ga ada musik ya om… garinggg…!! musik sangat luar biasa memang..lagi sedih, senang, lagi santai, lagi sibuk, di jalan, di kamar, kamar mandi.. dimana-mana… musik tetap menjadi teman yang pas… 🙂

    *kadang begitu buka blog ini, yang terbayang adalah jari2 om yang lagi lincah menari di atas tuts piano.. suer… ( ga lebay lah ini… )

    *3 jagoan om gimana ? ada yang lihai bermain piano juga ?

    (3 pernyataan om.. 3 mmng pas.. 🙂 )

  3. saya babar blas nggak bisa memainkan alat musik, tak satu pun. dan berharap anak saya nggak mewarisi ketidakbisaan bermusik itu. maka, ketika anak saya mendaftar les gitar.. saya mendukungnya “mati-matian” 🙂
    **jrang-jreng-jrung di kamarnya terasa merdu di telinga saya

  4. ya ini dia nih…
    kenapa bisa banting setir…penasaran euyy

    tp menurut kacamata saya sih, dengan kemampuan musikalitas om ini, terbawa dengan pekerjaan sekarang…khususnya dalam memberikan training..om pinter menjaga ritme materi dan peserta, cara menyampaikan juga tidak monoton, dan juga dalam dunia ngeblog, musikalitas terasa banget, buat para pembaca blog ini tidak pernah bosan2 untuk mengunjungi blog ini

    JUJUR lho ini om…
    Sumpahhhh…jujurrrrrr
    *cekikian di bagian East*

  5. Wah klo dulu nggak pindah jalur, mungkin sekarang sudah punya orkestra sendiri ya om? Nyaingin Twilight Orchestra gitu hihihih

    Wah aku pengen bgt bisa main piano, sayang gk punya piano hihihi

  6. *gelar tikar, bawa sekantong kacang, tunggu cerita selanjutnya*

    Om gak minta aja ke team sebelah buat sponsorin Om konser tunggal 🙂

    *ngiprit dibalik street sign*

    kalo yg ini serius: tampil dong om di dinner day II 🙂 di bali

  7. wow! bergabung dengan Pak Pranadjaya, luar biasa menurutku

    Om, mahasiswa yang bisa maen piano lebih memukau drpd mahasiwa dgn IPK 4,00 😛

    **daya pukau-nya masih tergambar jelas sampai sekarang

  8. dunia tanpa music bagai sayur tak bergaram, saya sendiri cuma bisa jadi penikmat musik, belum bisa memainkan satu alat musik-pun.

    but, btw om trainer berkenan ga mainkan musik kroncong buat saya, hehehe…

    salam hangat

  9. Saya wkt kecil ga ikutan les musik apa2, maklum di Biak segalanya serba terbatas. Waktu pindah ke Medan, abang saya yg diikutkan les organ, pokoknya saya g dikasih les musik apa2 hahaahah..
    Tp yg jd anak band saya malahan. Hmm enak sih kl bs kerja sesuai minat dan hobi, rasanya beda dgn kerja mengorbankan idealisme.

  10. kalau saya si hobi bikin jajan, masak, sekaligus makan2nya… yah bukan hobi yang menjadi bintang di depan panggung seperti pemusik. Tapi menjadi supporter di belakang panggung.

  11. pengen denger sekali – kali si om menggunakan piano itu..
    mhmm…ditunggu cerita hobby session 2 nya..

    tapi jangan sampai session 7 aja ya om..kayak cinta fitri aja..hehe

  12. wow….jadi pengen dengerin dentingan piano yang dimainkan Om Trainer…pasti indah….Hem kapan2 boleh juga Om dikirimi rekaman permainan pianonya sebagai cinderamata buat saya, gimana Om ????

    Best regard,
    Bintang

  13. Tak sabar menunggu kisah lanjutannya
    Terbayang cewek-cewek pustakawan di Bogor itu berderet antri agar bisa mendengarkan suara om trainer….

    SSSt di jamanku, ada cowok yang kemana-mana bawa gitar….saya ga masuk antriannya..lha yang antri banyak sekali dan ceweknya cakep2…

  14. wah….tamapaknya Om benar-benar mencintai hobi bermusik ini deh, terlihat dari blog ini juga 🙂

    aku sendiri nggak bisa main alat musik. pernah mainin orgen jadul waktu masih bocah, itupun cuma tangan kanan doang hehe..

    waktu kuliah, pernah belajar main gitar modal minjem. entah kenapa, genjrenganku nggak ok banget, sama sekali nggak enak didengar, akhirnya pilih yang gitar petik. sempet bisa mainin lagu-lagu sederhana, tapi ya gitu-gitu doang, karena nggak punya gitar sendiri, akhirnya nggak pernah latian lagi, dan sekarang nggak bisa lagi deh…. hehe..

  15. sepertinya Om kudu bikin rekaman kayak bu tuti tuh. jadi, ada rekam sejarah yang dapat dikenang nanti-nantinya. dan yang pasti saya bisa menikmati lentingan suara piano Om itu, hehehe…

    sebab kepindahan? hmmm… apa ya sebabnya? karena kepincut gadis minang barangkali? hahaha…. 😀

  16. kalau saya hibby mendengarkan musik Mas, musik apa saja, tapi tak bisa mengoperasikan alat musik sama sekali kecuali ‘kecrek’ 😆

    kadang, hobby memang harus di simpan dalam-dalam untuk sementara waktu karena kendala tehnis Mas 😆

    salam.

  17. om..om…kalo nanti ada pestaku mau jadi pengiring lagu ketika yessy nyanyi lagu khusus buatku gak? hahahahaha…cuman nanya loh soalnya kapannya masih kapan2 😛

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s