Posted in NGEBLOG

REPLY


.

(Ini tentang serial ngeblog konservatif tradisionalis cara si Trainer).

Judul yang tepat sebetulnya adalah … Comment Reply … Membalas Komentar teman.  Menanggapi komentar yang diberikan oleh teman terhadap tulisan postingan kita.

Saya Perhatikan ada TIGA perilaku para nara blog dalam menanggapi komentar teman yang datang diblognya  …

1. No Reply …
Si Empunya Blog hanya membaca saja.  Si empunya blog sama sekali tidak mereply komentar yang masuk di blognya 

2. Tebang Pilih …
Tipe kedua adalah tipe Pilih-pilih.  Si empunya Blog hanya menjawab beberapa komentar yang dipilihnya saja … Sesuka dia … Entah dari teman dekatnya … atau memang komentar dari narablog lain tersebut memang perlu ditanggapi dan perlu dijawab.
Jika komentar tersebut dirasa tidak perlu direply … ya dia tidak akan mereplynya

3. Reply All …
Yang ini adalah tipe narablog yang menjawab semua komentar yang masuk di Postingannya … Every Single one … Semua di jawab tanpa pandang bulu.  Walaupun hanya dengan tulisan … Terima kasih yaa … atau Salam hangat selalu … Si Empunya blog selalu berusaha menjawab semua komentar yang masuk.

Dalam hal CARA MENJAWAB pun saya perhatikan ada TIGA Cara menjawab Komentar yang masuk …

1. Cara : Sunting
Si Empunya blog menjawab komentar temannya dengan cara mengedit atau menyunting komentar tersebut langsung di kolomnya.  Dan untuk membedakan mana komentar asli dan komentar balasan dari si empunya blog …. biasanya dibedakan dengan cara membuat tulisan yang lebih tebal atau dibuat miring … atau dibuat pemisah dengan garis … plus tanda “@”, “to”, dan sebagainya.

2. Cara : Balas
membuat komentar balasan dibawahnya tersendiri …
Ini membuat jumlah komentar kita menjadi berlipat ganda …
Ada 10 komentar yang masuk dari orang lain … + 10 balasan / reply dari kita … total komentar menjadi 20 … dua kali lebih banyak … Ini suka nipu nih … (heheheh)(seolah postingan kita itu laris manis)(padahal setengahnya merupakan komentar dari kita sendiri)

3. Cara : Borongan
Apakah cara Borongan …?
Cara borongan adalah … biasanya si empunya Blog menunggu dulu komentar sampai 5 atau lebih komentator … Baru kemudian dia membuat reply borongan dengan cara menjawab satu per satu dan disatukan dalam satu kolom komentar …
Conto …
@Adi : terima kasih kedatangannya
@Budi : wah saya surprise sekali nih … masak iya begitu … ?
@Bu Dewi : Saya di Jakarta Bu … jadi tidak mengetahui daerah tersebut
@Pak De Cholik : Siap Kumendan !!!
@ Mbak Anna : Saya terharu mbak …
dst … dst … dst

So Begitulah …
Cara para Nara Blog mengelola reply balasan untuk komentar yang datang di postingannya masing-masing. 
Saya tidak tau cara apa yang anda pilih …
NO REPLY ? … TEBANG PILIH  ? atau … REPLY ALL ???

dengan cara …
SUNTING ? … BALAS ? atau … BORONGAN … ???

.

Bagaimana Komentar Sodara -sodara ??

.

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

75 thoughts on “REPLY

  1. klo di LJ, penjaganya segera reply semua komen yang masuk sesaat sesudah posting.. klo yang besok2nya kadang dibales, kadang engga **tergantung mood

    pilih reply dengan cara sunting dan ngepink😛

  2. Hehehehe,
    Bener oM!
    SetUju pisan sm tULisanx. Aq perhatiin jg kek gt. Dulu awal ngebl0g, aq bls k0men orang dgn cra RePLY, Tpi sekrang lbh suka yg disunting dlu, jdi k0men bLasanq gk kehITung jumlah k0men bARu.. Hehehe

  3. saya mereply dng cara sunting. klo mood sdg bagus plus koneksi nggak lemot, semua komeng yg masuk saya bales. bahkan saya rela utk repot2 cari referensi utk membalas komeng yg masuk🙂

  4. Kalau saya sih “tebang pilih” dan “reply/balas” atau bisa juga “balas via email”.

    Alasannya: karena ada beberapa komentar yg tidak perlu dibalas, misalnya karena komentarnya one-liner seperti “setuju”, “asyik”, “like this”, dll. Ada juga yg caci maki, menghujat, dll. Tentu saja males kan nanggapinya? Hihihi…

    Kalau cara membalasnya, dulu saya sering borongan. Maklum fakir benwit. Kalau sekarang saat benwitnya sudah mendingan seringnya menggunakan fasilitas “balas”. Ini lebih asyik karena jawaban kita bisa inden tepat di bawah komentator.

    Tapi semenjak WP menelurkan fasilitas balas via email, saya kadang kala menggunakan fasilitas ini. Tentu akan lebih ngirit waktu karena tidak usah buka blog dulu. Hihihi…

    Salam…

    1. Bagusnya sih …
      Reply all tentu saja …
      mengenai sunting, balas atau borongan tidak jadi masalah …
      gimana enaknya saja

      (saya belum bisa seperti ini …)

  5. Om, saya termasuk reply all🙂

    dengan cara?
    sebenernya dulu pengennya pake ngedit.. tapi sempat dashboard-nya lagi rewel, jadi nggak bisa.. pake ‘balas’ lah…
    nah, sekarang balik lagi ke ngedit.. nggak konsisten euy😛

  6. yah klo waktu luang banyak bisa reply all klo lagi dikit bisa2 no reply..
    dan pada hal cara menjawab ini buat ku ketawa om yaitu pada cara no 2.. cara balas.. hahahahaha benar2 menipu… *juga melakukan hal yg sama*

  7. Saya usahakan semaksimal mungkin di reply semua melalui editing. Reply saya menggunakan huruf yang bold atau kadang langsung klik reply.

    Reply komentar sahabat adalah salah satu bentuk penghargaan kepada sahabat yang sudah berkunjung ke blog saya.
    Namun sebagai manusia biasa yang tak sepi dari salah dan lupa, kadang ada juga yang terliwatkan tanpa sengaja. Apalagi komentar terhadap artikel yang saya publish tahun 1959..kan dah kuno banget tuh Oom.

    Kadang ada komentar yang tidak mengomentari artikel tetapi malah dagangan misalnya ” Anda ingin mendapatkan 1 juta komentar atau pengunjung??, silahkan ikuti cara saya dengan mengklik : http://bolodewoilanggapite.crot/2010/08/14/komentar-sakjagad-diblog-anda
    Tetap Saya reply juga dengan kata ” Trims”

    Salam hangat dari Surabaya

    1. Benar Pak De …
      Terus terang sedikit banyak …
      Ide postingan ini juga datang dari Pak De …
      Saya ingat sekali ketika pak De bilang … Jangan Tebang Pilih …
      itu selalu saya camkan dalam hati …
      dan selalu berusaha saya lakukan dengan cara mereply komentar …
      sebab ini adalah nasihat dan masukan yang sangat paten …
      Dengan demikian kita menghormati mereka yang telah datang ke tempat kita …

      Terima kasih ya Pak De …

      Salam saya

  8. Saya lebih sering membalas semua komentar dengan cara borongan. Kenapa eh kenapa? Pinginnya pakai plugin utk membalas satu demi satu komentar, tp plugin tersebut malah error ketika dipasang di blog (d’oh)

    1. Wah surprise ada Nonadita datang kesini …
      Ya ..
      Dengan cara borongan lebih praktis sebetulnya …
      hehehe

      Salam saya nonadita ….
      (Bring Ciqita creator)🙂

  9. Kalo saya dari dulu (sejak di blog lama pun) selalu reply all. Soalnya buat saya (ya ini persepsi saya aja sih), org berkomentar itu kayak ngajak ngobrol aja. Jd ya harus dibalas. Sesedikit apapun komennya, tetep harus dibalas. Misalnya kalo ada org ngomong terima kasih, kan kita harus membalas ‘sama-sama’.🙂

    Tentang cara komentar, saya pernah lakukan 3 3nya. Pake sunting pernah, tp ini bikin ribet ya. Pake borongan juga pernah. Tp sejak wordpress punya fungsi balas komen, saya lebih suka pake fungsi ini. Karena saya reply nya dari email. Jd gak perlu log in ke blog. Semua komen yg masuk akan masuk ke email saya, dan saya tinggal reply aja dari situ. Sangat2 gampang dan cepat.

    Cuma sayangnya emang jumlah komen jd dobel. Ini dari dulu rada annoying. Udh berusaha nyoba cari tau gimana supaya komen kita sendiri gak terhitung tp ternyata gak bs ya. Payah juga nih wp. Hehehe. Jd nya emang kesannya komennya sampe banyak bgt pdhl komen aslinya ya cuma separuhnya doang. :p hahaha

    1. Om Arman adalah salah satu Blogger yang saya kagumi …
      Ketekunan om Arman dalam konsisten menjawab satu persatu komentar yang datang di blognya … sangat saya pujikan …

      dan ini juga diakui oleh Nana Harmanto …
      Hal ini memang sangat berkesan sekali Om …

      Salam saya Om Arman

  10. #1. Sedapat mungkin aku balas komen yang masuk Om… pake reply, tapi karena nggak bisa selalu on line tiap hari, kadang balesnya besokannya atau lusanya…

    #2. borongan kayaknya belum pernah. Tapi yang nyebelin sih karena komen balasan kehitung juga, jadi kesannya banyak yg komen, padahal ya cuma separonya.. 🙂

    #3. Ada satu postingku yang terlalu sensitif, jadi aku putuskan untuk tidak membalas satupun. Waktu itu belum mudeng caranya untuk nutup komentar… terlanjur komentar masuk ya sudahlah…

    1. Ya begitulah Na …
      Tentang postingan yang tak mau dikomentari …
      wah itu postingan yang mana ya Na ..
      jadi penasaran saya ‘
      hahahaha

      salam saya Na …

  11. kalau saya berusaha utk mereply semua koment yang masuk, termasuk yang oot sekalipun, mas, hehe …. meski seringkali terlambat. sedangkan cara mereply, saya cenderung suka menggunakannya lewat dashbor dg memanfaatkan plugin. lebih praktis, cepat, dan efektif, hehe …. meski terkesan menipu juga lantaran jumlah komennya jadi berlipat ganda, hiks. selamat berpuasa, mas nh, semoga lancar selama sebulan penuh.

  12. Hehe… yang mana enaknya aja lah, Om…
    Spertinya yang borongan itu karena sistemnya nggak mendukung… misalnya karena nggak ada threaded comment-nya… (atau karena malas juga ya??) hehe😀

  13. Fiuh… punya 2 blog repot juga, Om…
    Ada yang terbengkalai jadinya… Komen orang nggak dibalas2…
    Apalagi kunjungan balasan… sering nggak sempat deh…😦
    (ini kasus saya🙂 )

  14. Saya pernah melakukan beberapa cara, kecuali sistim borongan. Tapi beberapa bulan terakhir saya selalu berusaha untuk ‘REPLY ALL’ dg cara ‘SUNTING’
    Namun untuk posting terakhir belum dijawab sama sekali berhubung belum sempat onlen pake lapie. Karena itu melalui komen ini sy ingin mengucapkan ‘Selamat menunaikan ibadah puasa’ buat Om NH sekeluarga, ‘Mohon maaf lahir dan bathin’

  15. Saya selalu berusaha REPLY ALL… jadi kadang2 di “recent comment” sidebar isinya gravatar saya semua..:mrgreen:

    Saya sempat tertarik untuk ‘ganti style’ dengan SUNTING, tapi dipikir2 kok malah lebih simpel pake BALAS, jadi biar resiko komen jadi dobel, ya gapapa deh..😆

    Kadang sekali waktu “harus” pake BORONGAN, untuk menjawab komen narablog yang dikomenin narablog lain.. jd saya pake gaya @ Om Nh18 : … @ Mas Abu :…😀

    Salam saya Om..

  16. Dulu, waktu pertama-tama ngeblog saya jawab semua komen yang masuk, sekarang saya liat dulu, apakah hanya salam kenal atau memang tanggapan yang mendalam atas tulisan saya dan butuh replay…agar waktunya lebih efisien,alasannya.

    1. Mas Adit …
      Betul Mas Adit …
      Banyak orang yang seperti Mas Adit …
      Dia menjawab komentar yang sekiranya perlu dijawab atau difollow up

      Thansk Mas Adit

  17. Biasanya si model tebang pilih yang saya terapkan kadang juga borongan pak kaya taksi saat lebaran. Pinginnya si dibalas semuanya biar sama sama enak. Salam saya. .

  18. tergantung sih kadang no reply untuk beberapa tulisan, tapi lebih sering berusaha untuk mereply semua.. dan kalo terlihat lebih banyak karena kebetulan saya menggunakan tema yg ada no.nya untuk komentar. kalo sunting saya malah gak tahu caranya hehe..

  19. Om. Saya 2-2. Yaitu Tebang Pilih dan Reply di bawah pengkomen. Itu jg krn skrg udah ada pluginnya. Duluuuu banget wkt baru ngeblog, blm macam2 lah, jadi klo mo reply, biasanya sy edit di commentnya. Nah capek juga kadang, apalagi klo net lelet, mo login wp aja susah. Jadi cara ketiga yg borongan juga pernah sy coba, tp lebih capek… krn musti cek 1-1 ke atas mana yg blm dibalas.
    Cara kedua memang yg terbaik….🙂

  20. Pagi Om.. Assalaamu’alaikum..

    Sebisa mungkin saya akan reply all dan tidak tebang pilih.. soalnya pernah ngerasain di tebang pilih, dan itu gak enak banget.. hehehe..
    Tapi untuk reply all, reply-nya tergantung keinginan.. bisa langsung di reply, bisa besoknya atau lusa.. tapi saya usahakan untuk me-reply🙂

    Untuk caranya saya pernah pake ketiga-tiganya..

  21. hallo0 inyiak….
    wah sudah lama tidak berkunjung..
    saya pilih yang bagian edit comment..
    lebih seru..tapi kadang capek juga…
    karena kita harus set ulang….
    he…he..he..butuh waktu pastinya..
    tapi saya suka melakukan itu semua…
    maaf ya comment.yang kemarin baru sempat dibalas hari ini..

    salam hangat dari bulan..

  22. Saya selalu membalas semua komen, dengan edit.
    Sama seperti Arman, saya memandang komen seseorang di blog saya adalah sapaan yang harus dijawab. Apalagi kalau komennya ditulis dengan sungguh-sungguh, masak sih kita cuekin?
    Tapi untuk komen yang cuma nulis “pertamax”, biasanya saya biarkan saja, nggak saya jawab. Atau komen yang bukan mengomentari posting saya, tapi malah iklan macem-macem (ada juga yang begini lho … *geleng-geleng*)

    Jadi, gimana Om? Saya blogger yang baik kan? Cihuyyy ….😀 *kumat.com*

  23. saya juga suka perhatikan ini…tp ga kepikiran untuk dibuat postingan… itulah hebatnya Om.. jeliiiiii bangett.. !🙂

    tentang replay komen, saya awalnya selalu membalas semua komen teman2 yg masuk walaupun komennya hanya ..’salam kenal..’ …’cuma berkunjung..’ dll… dan karena kotak balasan komennya tidak tersedia persis di bawah kolom komen, maka saya balas/replay di kolom komen tersendiri dengan cara borongan… sebenarnya ini membuat pekerjaan replay komen jd lama, pdhl saya senang melakukannya.. tp sekrang berhubung jam online ga bisa lama2.. saya sdh jarang mereplay komen… but saya memastikan untuk melakukan kunjungan balik….

    ( perasaan kok ribet bgt ya komen saya ini.. heheh.. )

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s