THE PROCESS


.

Seperti yang telah para pembaca ketahui.
Beberapa kali (sering kali) saya mengunggah file yang berupa lagu.  Entah itu lagu Anak-anak maupun Lagu Daerah.

File-file Lagu tersebut adalah orisinil hasil buatan saya sendiri.

Jika anda berkesempatan mendengarkan lagu-lagu tersebut.  Maka mungkin akan terbersit di benak para pembaca sekalian.  “Wah ini rame banget nih … Gimana cara bikinnya ya ?  Si Trainer ini profesional sekali mainnya” … dst dst dst …

Dan bagi mereka yang mengerti seluk-beluk pembuatan Musik … pasti akan berujar … “Wah … Ini nggak mungkin dilakukan dengan sekali jadi … !”

Yes Indeed …
Benar sekali … bahwa file-file musik tersebut dibuat tidak dengan sekali main lalu jadi …
Ada beberapa proses yang saya lakukan untuk membuat sajian aransemen musik tersebut lebih berisi.   Sehingga hasil finalnya pun terdengar bisa seperti sajian full orchestrasi yang sesungguhnya.

Perkenankan saya untuk menceritakan bagaimana proses terjadinya sebuah File Musik tersebut.  Saya membuat file tersebut dengan bantuan Mr Clavi tercinta.  Alat musik keyboard / piano digital yang setia menemani waktu senggang saya dirumah.

Proses pembuatan tersebut adalah sebagai berikut

STEP 1 : Struktur
Langkah pertama adalah membuat struktur badan lagu dahulu.  Yaitu memainkan akord-akord sesuai dengan irama yang saya kehendaki.  Memilih jenis intro yang diinginkan dan juga merancang ending/codanya.  Bait 1, Bait 2 Reffrain dan seterusnya.  Lalu Mr Clavi akan menyimpannya di satu Track tertentu.  Hasilnya seperti yang anda dengar di file berikut ini … (Ada yang bisa menebak … kira-kira lagu apa ini ?)
STEP1 by nh18

STEP 2 : Melodi
Langkah selanjutnya adalah mengisi Melodi.  Atau nada-nada dari lagu tersebut.
Jadi Track 1 yang berisi Struktur saya putar kembali … sementara saya memainkan Lead Melodinya.  Alat musik yang akan memainkan Melodi juga bisa kita pilih … Bisa Piano, bisa suara Gitar, Terompet, Suling atau sound effect yang lainnya.  Digital sampling memungkinkan Mr Clavi meniru timbre suara dari alat-alat musik tersebut dengan sangat mirip.  Melodi ini akan disimpan di Track 2.  Dari sini sudah ketauan lagu apa yang akan kita nyanyikan.

Jadinya kurang lebih seperti ini …
STEP2 by nh18

(Sudah mulai ketahuan bukan … Ini Lagu Apa ???)
(BTW … Lagu ini diciptakan oleh DALJONO atau biasa dipanggil Pak Dal)

STEP 3 : Ornamen
Langkah terakhir adalah memberi Ornamen.
Ornamen adalah Hiasan.  Bentuk-bentuk manufer suara untuk membuat aransemen musik kita menjadi lebih “kaya” dan “rame”.  Ornamen ini juga bisa dibuat dengan mengatur suara yang ada di Mr Clavi.  Mau yang seperti orchestra, atau Brass section atau mungkin hanya ornamen Gitar atau Piano saja … terserah selera kita memainkannya …
So Track 1 Struktur dan Track 2 melodi diperdengarkan kembali … sementara kita akan mengisi ornamennya di Track 3.

Dan ini adalah contoh lagu yang sudah diberi Ornamen …
STEP3 by nh18

(as usual … This is not for commercials)

.

So …
Jadi begitulah sodara-sodara sekalian
Proses pembuatan sebuah lagu yang biasa saya lakukan dengan bantuan Mr Clavi kesayangan.  Jika anda berkata bahwa Aransemennya bagus… itu adalah sebagian ulah kecanggihan dari Mr Clavi ini.  Kebisaan Trainer sebetulnya hanya biasa saja … tetapi berkat alat ini jadi kedengarannya agak bagusan sikit (hehehe)

Di industri Musik Rekaman yang sebenarnya Track yang digunakan bisa sampai 24 bahkan lebih.  So suara yang dihasilkan pun lebih canggih dan lebih kaya lagi tentunya.  Termasuk di dalamnya ada suara Vokal penyanyi, backing Vokal dan sebagainya.    Sementara Mr Clavi saya hanya bisa sanggup 3 track saja.

Mudah-mudahan tidak terlalu tekhnis ya penjelasan saya.  Hal ini sengaja saya tuliskan dengan harapan para pembaca yang mungkin belum mengetahui bisa sedikit mengerti bagaimana proses pembuatan lagu tersebut.

Intinya adalah … semua lagu yang anda dengar dari blog ini … sebetulnya dihasilkan dari Skill yang biasa-biasa saja … namun karena bantuan Mr. Clavi lah sehingga lagu yang saya mainkan tersebut bisa terdengar lebih agak lumayan-lumayan bagaimanaaaa begitu …

 (Ini menurut saya lho …).  hehehe

.

.

24 thoughts on “THE PROCESS

    1. Belum panjang kok, Om. Mestinya bisa jadi tutorial nih. Hihihi…

      Kalau saya lebih suka menuliskan musik latar belakang (drum, string, bass, rythm guitar, dll) dalam MIDI pakai kompie. Setelah itu barulah ditambah track gitar sungguhan.

      Oh iya, kalau kita pakai DAW (digital audio workstation) kita bisa merekam dengan track lebih banyak lagi. Jadi bisa main solo suara 1 & 2. Atau menambah efek2 suara yg lain.

      Salam Ompakmas

      1. Pakai komputer saja Ompakmas. Kalau saya sih nambah audio interface USB (sdh ada di Zoom G1u). Jadi suara gitar bisa langsung direkam di kompie tanpa mengurangi kualitas suara. Utk software DAW yg bisa multitrack saya pakai audacity (open source, baca: gratisan).

        Kalau Mr Clavi sudah ada output USB atau MIDI bisa langsung direkam di kompie. Pasti lebih asyik lagi.

        Untuk membuat aransemen musik latar belakang MIDI saya pakai tuxguitar (lagi2 open source). Lumayan bisa bikin latar belakang yg rame. Xixixi…

        Salam

  1. Yah! saya gagal pertamax! ternyata sudah di amankan oleh yang punya lapak!
    Kebayang om step-stepnya… enak ya kalo bisa maen keyboard, banyak kepake…
    Kalo ini aja panjang, tulisan saya berarti “membabi-buta” wkakakakakak… pis om!

  2. He he he he he
    Inyiakkkkk
    Aku gak ngerti musik
    Tapi aku tahunya
    Lagunya bagis atau gak
    Dan lgu lgu inyiak selalu jdi favorit aku.
    Buktinya aq sering minta kan dikirim spesial

  3. wah, ternyata memang Mas Enha ahlinya , yg dibantu oleh si Mr. Clavi 🙂
    aku selalu suka lagu2 yg diaransemen oleh Mas Enha………
    khususnya yg ‘malam bainai’ itu…….. 🙂
    dan…………………. lagu bintang kecil, jadi istimewa sekali didengarkan disini.
    Makasih Mas, utk sharing lagunya.
    ( kalau soal tekhnisnya, aku gak ngerti blas)😦
    salam

  4. geli ngakak pas baca bagian ini:

    Wah ini rame banget nih … Gimana cara bikinnya ya ? Si Trainer ini profesional sekali mainnya”

    mau nanya : emang ada yang berpikiran kek gitu yah?
    hahahahahahha

    *kabuurrrr*

  5. dulu clavi saya yang di jakarta juga bisa bikin track. tapi saya gak tau caranya gimana. pernah diajarin tapi trus lupa. hahaha. coba dulu udah kenal ama om ya, bisa nanya2 dah…😛

  6. Wew… Om ini suka banget merendahkan-diri-meninggikan-kualitas😀
    Saya sih soal musik bener-bener dudul. Tapi memang waktu denger O Tano Batak itu sempet bertanya dalam hati, ‘gimana sih bikinnya? apa dibantu software?’😀
    Ternyata langsung terjawab di postingan ini, berarti pikiran saya nyetrum ke Om ya, hehehe… *ge-er*😛

  7. Hal seperti diatas sepertinya harus dipelajari secara seksama dan sungguh2 ya oom. Lha saya sendiri baca not saja gak bisa je.
    Saya punya organ oom tapi kalau main masih ngasal wal ngawur karena malas belajar.
    Kadang saya heran, ada seorang kopral yang pintar main musik, lha jenderalnya kok malah gak isyooo. Padahal kalau belajar ya isyoo tho. Kuncinya adalah rajin dan tekun belajar ya Oom. Saya pernah diajari mereka ya tetap gak tlaten, maunya langsung bisa main gitzuuuu…

    Alhasil organ hanya untuk punya-punyaan saja.

    Salut kepada oom yang serba bisa.

    salam hangat dari Surabaya

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s