Diposkan pada TRAINING

THE WHISPERER


Tukang Bisik(-bisik) … another disfunctional behaviour dari para Trainee …

Kelakuannya ya tidak lain dan tidak bukan adalah selalu berbisik-bisik selama session Training berlangsung … dengan teman sebelahnya … tidak lupa dengan mendekatkan mulutnya ke kuping temannya dan menutup mulutnya agar tidak terdengar kepada yang lainnya … (dan ekspresi mata plirak-plirik yang sungguh sangat menjengkelkan sekali ).

Sekali dua kali … sih tidak apa-apa … namun akan sangat “annoying” sekali jika dilakukan berkali-kali … oleh orang yang sama.

Sebagai manusia biasa … saya jengah sekali kalau ada yang berbuat seperti itu … dan lagi saya boleh bertaruh bahwa rekan trainee yang disebelahnya pun akan sangat terganggu sekali kenyamanan menyimaknya jika tingkah ini berlanjut terus …

Memang bukan urusan saya .. untuk mengetahui apa sih sebetulnya yang menjadi bahan pembicaraan … mereka … Eh … Jangan-jangan mereka membicarakan saya nih …

Bisa saja kan … mereka kasak-kusuk mengomentari bahwa …

“Eh kamu-kamu … sssttt liat deh … trainernya cakep ya … kayak Ari Wibowo … iiiihhhh suka deh ???” (Padahal swer … saya sama sekali tidak merasa seperti Ari Wibowo … saya sebetulnya lebih mirip dengan Dude Harlino …) :p (narcis abissss)

Singkat kata … kelakukan ini sangat mengganggu … mengganggu saya dan juga mengganggu Trainee sebelahnya … Bahkan juga trainee yang lain … karena mereka juga akan penasaran … apa sih sebetulnya yang dibicarakan oleh “The Whisperer” tersebut.

How Do I Handle Him / Her ?

Gampang … saya melakukan upaya … “setan lewat” … alias ujuk-ujuk diam … Diam yang sediam-diamnya … Jika mereka sadar mereka pasti akan tersipu malu …. Dan kita bisa melanjutkan session kembali …

Bahkan Di banyak kejadian justru teman sendiri lah yang memperingatkan si Oknum pembisik tersebut … “heh … jangan ember luh …”

Jika memungkinkan kita jug abisa berjalan perlahan mendekati lokasi duduk yang bersangkutan …

Kalo gak mempan juga, dan dia masih terus bergosip-gosip ria … terpaksa aku pake senjata pamungkas …”Mmmm coba itu Mas anu atau Mbak ini … mungkin ada hal menarik yang bisa di share kan ke kita semua disini ???” (biasanya ini sangat ampuh …)

Yang perlu kita ingat adalah … Kadang mereka justru tidak sadar bahwa kelakuan mereka ini tidak pada tempatnya dan mengganggu yang lainnya … tugas kita adalah menyadarkan mereka.

Namun jika masih tidak mempan juga … ya “Jitak” saja …. habis perkara …!!! (huahahaha) 🙂

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

3 tanggapan untuk “THE WHISPERER

  1. Wah pak.. menarik nich yang tulisan tentang disfunctional behaviour

    Hmm… tipe whisperer ya pak ? Kok kadang-kadang saya gitu kalo ikut pelatihan :mrgreen:

    *dijitak*

    nh18 to dik Agyl …
    kalo kadang-kadang sih … yaaaahhh ok lah …
    Tapi kalo keseringan … nah itu baru di *jitak* …
    Kalo traineenya wanita apa dijitak juga ???
    Ya … dijitak juga … yang beda adalah “mekanisme cara” menjitaknya … dan “sarana” yang digunakan untuk menjitaknya …
    (hah … delete-delete-delete …)(*trainer badung*)

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s