RAYUAN BANG INTIM


Ini adalah Cerita Trilogi yang ditulis secara gotong royong oleh Tim Yin – Yang.
Kang Yayat – Kang Isro dan Saya sendiri.  Cerita ini diikut sertakan dalam pagelaran Kecubung Tiga Warna yang diselenggarakan oleh Blog Camp

Ini adalah bagian pertama dari TIGA TULISAN tersebut.

RAYUAN BANG INTIM

Berkali-kali dibetulkannya tatanan rambutnya yang sebetulnya sudah rapi itu.

Hati deg-degan tidak karuan.  Hasrat kelelakiannya begitu terusik melihat keberadaan Janda yang satu itu

Ya … si Jenab, Janda bahenol si penjaga warung di ujung alun-alun depan kantor kecamatan, sanggup membuat Bang Intim, Lelaki yang sebetulnya sudah beristri dua ini mabuk kepayang.

Sudah tiga bulan ini … Bang Intim rutin makan di warung Jenab.  Tidak siang … Tidak Malam … Tidak Pagi tidak sore … Jika ada kesempatan dia pasti nongkrong di warung itu.

Bang Intim betah berlama-lama disana.  Segala daya dan upaya dia lakukan untuk menarik hati sang tambatan hati.  Dikenakannya pakaian terbaik yang dia punya.  Dikendarainya Kendaraan roda empat berbagai rupa.  Berganti-ganti setiap hari. 

Wanginya ??
Jangan ditanya … segala macam wangi-wangian dia kenakan.  Mulai dari Parfum oplosan yang sepuluh ribu tiga sampai semprotan pewangi kamar mandi dia semprotkan ke sekujur tubuhnya … Yang penting baunya wangi …

Jurus-jurus rayuan maut sudah dia lancarkan.  Mau kata-kata model apa ?? Model filem India ?, model sinetron ? model telenovela … sampai model syair lagu dangdut pun sudah dia hafalkan … ngelotok diluar kepala …  Sengaja tiap malam dia menonton Opera Van Java khusus untuk menghafal pantun yang biasa dilontarkan Andre Stinky, Parto, Sule maupun Azis ketika merayu para wanita bintang tamunya …

Jenab, Bapakmu dulu tukang Gado-gado ya ?
Kok tau …???
Wajahmu mengulek-ngulek hatiku …!!!

Jenab sayang, Ibumu dulu penjahit ya ?
Lho Abang Intim kok tau ???
Senyummu mengobras-obras jiwaku …!!!

Jenab, Kakekmu dulu buka bengkel ya ??
Lho kok tau juga ???
Tutur katamu mendongkrak-dongkrak sukmaku … !!!

Jenab bidadariku, nenekmu dulu tukang sate ya ???
Ah abang bisa aja … ???
Tatapan Matamu menusuk-nusuk hatiku …!!!

— 

Hah … kurang hebat apa coba rayuannya … Hati perempuan mana yang tidak klepek-klepek mendengar rayuan seperti ini … (walaupun tidak orisinil)

By the way … Siapa sih Bang Intim ini ?
Juragan Sembakokah ? Pedagang kaya raya kah ?  Mandor kah ?
Direkturkah ? Managerkah ? Pegawai Negeri kah ?

Bukan sodara-sodara …Bang Intim sebetulnya adalah supir merangkap montir di suatu perusahaan penyewaan dan jual beli mobil second.  Tidak heran dia bisa berganti-ganti mobil mewah setiap harinya.

Sejak kenal dengan Jenab, Bang Intim menjadi pria pesolek kelas wahid.  Gayanya tidak kalah dengan anak-anak muda metrostylo masa kini.  Tongkrongan di upgrade besar-besaran demi memikat hati sang Janda Jenab yang super seksi itu …

Jika nafsu sudah menguasai … semua logika menjadi jongkok seketika. 
Jika nafsu sudah mengangkangi jiwa … semua nurani menjadi gelap gulita …

Lupa akan istri yang sudah dua … Lupa akan anak yang ada Lima.

Awalnya manufer-manufer rayuan Bang Intim ini lancar jaya sejahtera bersama …

Namun akhir-akhir ini Bang Intim merasa … Dia tidak sendirian …

Ada banyak lelaki-lelaki lain yang menjadi saingannya …

Dan baru beberapa hari ini dia menyadari bahwa … Saingan yang paling berat adalah si Sarimin dan si Parjo …

HHhhmmmm coba saja lawan saya … , kita lihat siapa yang akan menjadi pemenangnya …. demikian Bang Intim sesumbar …

Bagaimana kelanjutannya … ???
Bisakah Bang Intim keluar sebagai pemenangnya ?
Terpikatkah si Jenab dengan rayuan Bang Intim …??

Lalu siapakah sebenarnya SARIMIN rivalnya itu ?
Juga Siapakah sebenarnya sosok PAIJO, saingan beratnya itu ?

Simak ceritanya di Blog Kang Isro … !!!

 

 

Artikel ini diikutsertakan dalam Pagelaran Kecubung 3 Warna di newblogcamp.com.

37 thoughts on “RAYUAN BANG INTIM

  1. mau ngakak dulu akh , baca rayuannya si Bang Intim😀😀😀
    duh, gak nahan ………sakit perut………..nekad banget sih segala wewnagian dipake,sampai ke karbol segala……………….. 😀😀😀
    (*msh ngakak sambil komen)
    segera bertandang kerumah Mas Isro…………🙂

    Semoga beruntung Mas Enha di kontes K3W ini
    salam

  2. Saya ingat masa-masa sedang hangatnya sandiwara radio di tahun 80-an, persi kayak iklan si Om NH :
    Bagaimana kelanjutannya … ???
    Bisakah Bang Intim keluar sebagai pemenangnya ?
    Terpikatkah si Jenab dengan rayuan Bang Intim …??
    Ha3x bakalan seru nih ceritanya…..

  3. Terima kasih atas partisipasi sahabat.
    Saya akan melanjutkan perjalanan ke kisah selanjutnya
    Daftar seluruh peserta dapat dilihat di page Daftar Peserta Kecubung 3 Warna
    di newblogcamp.com
    Salam hangat dari Markas BlogCamp Group – Surabaya

  4. Om..bisa kocak juga ihh..
    Ga kuku ma rayuan Bang Intim..
    Beneran Om aku klepek2 loh…

    Lanjut ke Mas Isro deh *eh tapi dah lama aku tuh ga bisa komen di blognya napa ya*

  5. Pesona wanita selalu bisa menggelapkan hati pria, bahkan yang telah beristri dua,, hehe…🙂
    semakin intim menyimak kisah bang intim… cerita humanis yang sederhana namun enak diikuti alurnya.. segera meluncur ke pos selanjutnya…

    Sip, walaupun agak terlambat, Juri Kecub datang,, untuk mengecup karya para peserta,, mencatat di buku besar,, semoga dapat mengambil hikmah setiap karya dan menyebarkannya pada semua…

    sukses peserta kecubung 3 warna..🙂

  6. Pesona wanita selalu bisa menggelapkan hati pria, bahkan yang telah beristri dua,, hehe…🙂
    semakin intim menyimak kisah bang intim… cerita humanis yang sederhana namun enak diikuti alurnya.. segera meluncur ke pos selanjutnya…

    Sip, walaupun agak terlambat, Juri Kecub datang,, untuk mengecup karya para peserta,, mencatat di buku besar,, semoga dapat mengambil hikmah setiap karya dan menyebarkannya pada semua…

    sukses peserta kecubung 3 warna..🙂

  7. Trio YIN YANG ternyata menebar rayuan,, maut lagi,,
    semakin rame pestanya K3Warna mendekati hari H Om,,
    yang muda pasti langsung mengeluarkan jurus rayuan untuk menangkalnya ni Om😀

  8. Saya hampir saja semaput terkena rayuan Bang Intim,, untung saja saya masih pegangan. Benar-benar maut rayuannya, mbikin saya ngakak sejadi-jadinya😀
    Cerita sudah dicatat dalam buku besar juri, terima kasih

  9. Xixixixi…..:mrgreen:

    Ehm…ehm…

    Keberadaan bunga memang selalu menarik kumbang untuk hinggap. Sekalipun si kumbang sudah menjelang uzur.

    Kisah telah disimpan dalam memori untuk dinilai.
    Salam hangat selalu.

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s