Posted in BAHASA, GUEST WRITER

ISTILAH AJAIB


.
Masing-masing pasti punya latar belakang daerah yang sangat ajaib.
Mengapa saya katakan ajaib karena dari sanalah kita berkembang dengan apa-apa yang kita kenang sekarang ini. 

Kali ini saya akan bercerita tentang ungkapan daerah saya dulu dimana saya pernah tinggal.  Termasuk hal-hal ajaib adalah ungkapan-ungkapannya, beberapa diantaranya akan saya tuliskan.

“Seperti biasa anak-anak, kata beberapa itu artinya emp … emp … iya betul … TIGA”

1. Kumat warase
Masih mengingat euforia kemenangan yang kemarin itu, menyinggung kata kumat.  Kumat berarti kembali sakit lagi atau kambuh penyakitnya.  Sedangkan waras diartikan sembuh, uniknya dalam dalam bahasa jawa kata waras adalah kebalikan dari gila.  Maka dalam penggunaan idiom sehari-hari biasanya kata waras akan mengarah kepada “tidak gila”.

Lhoo, kumat warase!” … Artinya saat ini kondisi warasnya sedang menyerang, artinya juga, kondisi normalnya adalah gila.

Ketika sedang ngobrol ngalor ngetan disusul tertawa ngakak, apalagi pas waktu nongkrong di pinggir jalan, semakin malam rasanya semakin gila saja bercandanya. Di dalam suasana tertawa gila tersebut salah seorang teman menyahut :
“Eh, sudah ngerjain pe er kalkulus belum ?”.
Maka tak ayal langsung disambut ungkapan kelakar “Ini pasti kumat warase.”

 2. Kesurupan malaikat
Istilah ini agak menyeramkan terdengar namun kenyataanya adalah berkebalikan. Ungkapan ini disematkan kepada orang yang bandel dan badungnya minta ampun namun masih memberikan kalimat kebenaran.

Contoh : Dia selalu mencontek seluruh tugas yang diberikan sehingga teman-temannya hafal, tidak mungkin dia mengerjakan sendiri.  Suatu saat dia berhasil mengerjakan tugas sendiri dan berkata:
“Biasanya saya memang nyontek, tapi hari ini saya mengerjakan pe er sendiri. Kalian dilarang mencontek, itu tidak mendidik otak!Berkata sangat meyakinkan. 

Atau bisa juga begini … “Jangan kau tinggalkan sholat, Dosa. Jangan seperti saya yang jarang sholat”. 
Sudah dipastikan kedua statement di atas boleh langsung diberi predikat “kesurupan malikat”.

3. Goblok ndadak
Pernahkah anda berdebat dengan seseorang, padahal anda tahu dengan benar duduk perkaranya namun yang anda hadapi adalah orang yang omongnya banyak sehingga anda tidak sempat untuk menyahut dan merasa bodoh mendadak, … “goblok ndadak”.

Istilah ini adalah ungkapan untuk memaki diri sendiri namun sebenarnya adalah sebuah pukulan telak bagi lawan bicara karena semua keterangan yang diberikan itu salah semua.

Contohnya seperti ini
+ “Eh, Gelang Power balance itu kata pembuatnya sih masih tidak ada buktinya”

“Ee jangan sembarangan ngomong.  saya sejak memakai gelang itu jadi lebih rajin bangun pagi, biasanya bangun jam setengah  enam, setelah memakai gelang itu jadi bangun jam setengah lima.

Selain itu saya juga rajin olahraga lari-lari kecil. Sudah saya lakukan selama 2 bulan ini, hasilnya, badan saya jadi sehat banget karena gelang itu.  Nafsu makan saya jadi bertambah. Tubuh saya jadi lebih lentur dan mudah digerakkan, lari saya lebih stabil.   Dan lagi saya jadi suka warna biru karena gelangnya berwarna biru, ajaib kan.

Kamu sebut deh artis, atlit olahraga yang mana, pasti pernah memakai gelang Power Balance ini. Kok sekarang kamu jadi meragukannya?

+ Saya kok tiba-tiba jadi “goblok ndadak” ya

OK sekian dulu sharing saya, terima kasih.

Ini adalah Tulisan dari Penulis Tamu
Dikirim oleh Mas Sus.
Biasa kita kenal dengan sebutan Mandor Tempe
Tinggal dan bekerja di seputar Jabodetabek

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

63 thoughts on “ISTILAH AJAIB

  1. ketiga-tiganya saya ngerti artinya, lha wong jawa, tapi kok ketiga ungkapan ini jarang saya dengar, apalagi saya pakai ya..
    tapi saya suka dengan “kumat warase”, enak kalau diomongin pada diri sendiri..

      1. Ketiganya itu sekarang sudah jarang digunakan, lha wong istilah-istilah di atas saya dapatkan ketika saya masih di kampung asal sana

  2. hmm… ngerti tapi gak pernah make mas… well, saya ketawa pas bagian kumat warasnya, kalo saya biasanya nyebut: sekrupnya gak longgar😛

    ini bisa ditelusuri, asal -usul mandor tempe dari mana…. wkakakkakaka…

    Mari sahabat, kita tebak, berasal dari daerah manakah si mandor???? *provokator mode: on

    1. Mas prima kalau mengikuti tulisan saya pasti tahu saya asalnya darimana. Tapi gak usah dipikir terlalu pusing, nanti malah gak mau mbaca tulisannya😀

    1. Naah ini pasti sering jalan-jalan ke daerah sby. Ungkapan seperti itu masih kerap terdengar di sana, sayang saya sudah lama tidak ke sana.

  3. Bagi saya ini istilah baru semua. Walau udah belasan tahun di tanah jawa,-jabodetabek tanah jawa tho- tapi saya jarang denger istilah diatas. Salut buat om.
    Salam,
    Alris

    1. Mungkin karena di jkt tidak / jarang sekali orang yang mengerti ungkapan kelakar yang dilontarkan. Maksudnya sih bercanda tapi takut kalau salah terima

  4. waaaa….tebakan sy kali ini keliru…sy pikir mt itu matahari timur, tenyata Mandor Tempe toh…hihihi…

    itu istilah2nya kalo dalam istilah jawa “ngenyek” ya Pak? Atau “ngece” gitu… Hehe…

    1. waah mbak, lha wong di inisial nama sudah ada aturannya warna merah biru kok masih salah😀
      Untuk “ngenyek” dan “ngece” juga merupakan istilah dari Jawa timur juga yang artinya mengolok-olok.

    1. Bahasa gaul mungkin juga karena istilah tersebut muncul karena seringnya bertemu dengan teman-teman.
      Setelah postingan ini monggo digunakan di pergaulan sehari-hari

    1. Saya langsung “goblog ndadak” ketika berdebat dengan orang seperti di atas
      Argumen sekuat apapun tidak akan mempan karena hanya segitu pemikirannya
      *padahal nulisnya sambil ngakak*

  5. artikel semacam ini menandakan kalo pak mandor sedang kumat warase🙂
    soalnya kalo lagi kesurupan gendruwo beliau nulisnya bangsa next process is…, SeWOT, PDCA, de el el… xixixi..
    ***ya mas MT ini yang saya tebak waktu artikel pranacitra dan juliet muncul dulu itu, perkiraan saya pak NH pasti kesulitan mencari wujud asli wajah gantengnya mas MT. sebetulnya kyai gugel bisa melacak loh pak, itu klo kyai gugel sedang kumat gobloknya😀

    1. Kalau saya kesurupan gendruwo malah membawa penyakit massal Gus, penyakit pusing karena mbaca tulisan saya.
      Kyaine Guskar mbok ya jangan berusaha ngrusuhi om Trainer untuk mencari penampakan saya. Saya sudah memohon-mohon kepada Kyai Gugel untuk menyembunyikan wajah saya kok malah Kyaine Guskar bisik-bisik ke om Trainer👿

  6. Pak Mandor ini selalu ada saja tulisannya yg keren kayak gini🙂
    apa istilah ini didapatkan sewaktu nongkrong ngopi di warung nya Mbok Djum tho, Pak Mandor ? 😛

    hahahaa…kumat waraseee………………………ini yg paling sering aku denger .. 🙂
    salam

    1. waduh, di warung mbok Djum tidak saya temui istilah ajaib seperti itu bunda.
      Kumat warase digunakan sebagai bercanda dan pengakraban, bukan sebagai olok-olok belaka😀

  7. He he he he
    Tadinya aku berharap
    Pas Mandor tempe akan ada foto tampak depan ternyata tidakkk

    He he he he
    Suka sama kata-kata “kesurupan malaikat” he he he he
    Kalau aku biasanya ngomong gini
    ” Yeeeee ada yang waras,, bah bentar lagi hujan dah”

    1. nah ini adalah tuduhan paling mengena
      Soalnya tulisan saya yang bisa dimengerti adalah dimana saya warasnya kumat
      Biasanya kalau warasnya hilang, seluruh tulisan saya memusingkan orang😀

  8. sama sih Om, saya itu terbiasa nyeletuk lucu, di twitter, di facebook, kalo bikin status nggak pernah “beres”. Sekalinya ngomong “normal”, nasehat, dll, ada yang komentar : “kesurupan malaikat opo arek iki?”:mrgreen:

  9. benar, di Surabaya dan Jombang mblader istilah-istilah kayak gitu.
    “dengkulmu anjlog ” , istilah yang sering saya pake kan. Itu wujud keakraban, bukan ungkapan kemarahan.
    Salam hangat dari Surabaya

    1. hahaha..bener pak dhe..dengkulmu anjlog..goblok ndadak juga sering di dengar..bukan bermaksud kasar..itu cuma ungkapan..kadang2 langsung meluncur begitu saja pas lagi ngobrol2 rame.

  10. Hahaha… istilahnya emang ajaib semua…. tapi yang sering saya dengar kebalikan dari kumat warase yaitu kumat gendhenge…. Salam kenal Pak… dan salam kenal juga Mas Mandor Tempe (btw emang bener ya? :D)

  11. Hhahahaaa… yang nomer 3 itu kocak banget Om.
    Sering banget memang kita temui orang model begitu, yang merasa sangat pintar dan serba updated padahal kita sebenarnya sudah tahu, cuma karena dengar cara dia bicara, eh malah kita yang bengong hahaha….

  12. hehehehe… istilah2 ajaib ini juga sering saya dengar dulu bang Mandor, tapi sekarang udah jarang, kan sekarang aye ade di ibukote, haiyah,,, begayeeeeee… ehhehe… *kumat warase nih*

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s