TIDAK MASUK AKAL


Saya ingin cerita mengenai Hobby, kegemaran atau kegiatan yang disukai oleh seorang manusia.

Sadarkah kita semua bahwa jika sudah terlanjur hobby, sudah menjadi penggemar fanatik … maka kegiatan menekuni hobby itu menjadi kadang kala sampai ke suatu batas dimana orang awam mengatakan … “Tidak Masuk Akal”.

Ya … bagi orang awam yang tidak menekuni hobby tersebut, maka beberapa tindakan kita itu bisa dikatakan “tidak masuk di akal”.  Sulit dinalar dan dilogika oleh orang yang awam hobby tersebut.

Saya ambil contoh TIGA saja …

.
1. Fotografi
Ini hobby mahal sodara-sodara.  Bagi orang awam, pasti akan sulit menerima bahwa ada orang yang rela membeli sebentuk “lensa” yang harganya dua-tiga kali lipat harga Motor Matik Kupi gress keluaran terbaru.  Mahal banget  … Sungguh tidak masuk diakal, ada orang yang mau menukar sebuah “lensa tele” dengan harga setinggi itu.  Tapi ya itulah yang namanya Hobby.

.
2. Sepeda Ontel
Apa anda membayangkan, ada orang siang-siang hari bolong … naik sepeda Ontel dengan pakaian full Surjan – Beskap berikut sarungnya.  Ada juga yang berpakaian ala pejabat perkebunan jaman dulu … baju bahan drill tebal lengan panjang … lengkap dengan topi kerasnya.  Catat … itu panas-panasan siang hari bolong sodara.  Anda pasti sering melihat jika klub sepeda ontel sedang melakukan kegiatannya … para anggota penggiat hobby ini pasti selalu mengenakan pakaian-pakaian jaman dulu.  Mirip karnaval sudah.  Sumuk itu sudah pasti.  Tapi ya itu tadi … semua dijabanin … demi sebuah sensasi yang bernama Hobby

.
3. Memancing
Ini juga hobby yang tak bisa dikatakan main-main.  Seorang yang hobby memancing.  Pemancing sejati … kadang kala tidak segan-segan mengeluarkan kocek lebih dalam (dan tebal) untuk menekuni hobby “merenung” yang satu ini.  Apa lagi jika lokasi memancingnya di kawasan perairan yang jauh, ini pasti memerlukan persiapan yang tidak mudah (dan tidak murah).  Sewa kapal.  Sewa ABK-nya, Bahan bakarnya.  Perbekalan makanan.  Guide.  Belum lagi alat-alat pancingnya … joran jutaan rupiah.  Tali kenur mutu tinggi.  Pelampung plus Umpan dan assesories lainnya.  Sangat banyak persiapannya.  Yang hebatnya … ketika joran dan tali pancing dilempar … tunggu sekian lama … panas-panas ditengah laut … duduk merenung=ngelamun … tiba-tiba umpan disambar ikan … tarik-tarikan dengan sang ikan … strike … Ikan berhasil di dapat setelah melalui pergulatan bermenit-menit … Ikan ditimbang … lalu foto-foto sebentar …  Lantas Ikannya dilepas lagiii ke laut.  Lalu start merenung kembali jilid 2.

Sungguh … bagi orang awam yang tidak mengerti nikmatnya memancing … hal-hal diatas sungguh tak masuk diakal … Tapi ya itu tadi … Namanya juga Hobby ...

Ini baru tiga macam hobby saja … Masih ada banyak sekali hobby yang sejenis : Otomotif, Off Roader, Naik Gunung, mengumpulkan coin kuno, mengumpulkan perangko, kolektor benda antik, kolektor benda tertentu, diving/menyelam, hobby mengoleksi lukisan, hobby kuliner dan sebagainya … (banyak lagi yang lain …)

 

So …
Kesimpulannya … Bicara masalah Hobby dan kegemaran … please … kita sebagai orang awam … jangan sampai men-judge terlalu dini … bahwa tindakan mereka ini sungguh tidak masuk akal …  Orang awam pasti tidak akan pernah mengerti aktifitas yang mereka lakukan tersebut … Jika sudah Hobby, apapun bisa mereka lakukan …🙂🙂🙂

.

And believe me …

Mereka, para penggiat hobby-hobby tersebut pasti punya seribu satu alasan “public relation” untuk berlaku seperti itu …

“Oh ini kan demi keindahan seni mengabadikan peristiwa disekeliling kita …”  atau …
“Oh ini demi menghayati warisan sejarah transportasi negeri kita “ atau …
“Oh ini adalah kegiatan cinta bahari yang senantiasa ikut menjaga kelestarian biota laut dan makhluk-makhluk didalamnya”

Dan sebagainya … dan sebagainya …

Nah … Bagaimana dengan anda ?
Apa anda punya aktifitas kegiatan menekuni hobby, yang dianggap sementara orang awam “tidak masuk akal” ???
Boleh sharing tak ???

Salam saya

71071D338183D7765E8404E3E942AEC9.

.

.

.

43 thoughts on “TIDAK MASUK AKAL

  1. dari pada beli lensa tele …
    lebih baik kan buat beli motor …
    terus motornya disewain buat ngojek …
    dapet duit deh …

    (ini logika dangkal seorang awam bernama Nanang)

    hehehe

  2. saya memaklumi hobi nomor 1 dan 2, Om. Beberapa teman saya ada yang menekuninya, terutama fotografi. Memang hobi pertama itu sangat menguras kocek demi kepuasan pengambilan gambar dan seni tingkat tinggi. Walaupun ada juga Om fotografi yang murah meriah. Pake kamera saku yang masih pake film. Hasilnya bagus2 juga kok. Atau malah pake kamera jarum.

  3. Suami dan si sulung sama2 hobi badminton. Mereka berdua kompak sekali kalau sudah “bicara” tentang peralatan badminton. Awalnya saya keberatan soal waktunya. Suami bahkan seminggu bisa beberapa kali bahkan bisa sampai larut malam. Tapi setelah dikomunikasikan, sekarang lebih bisa mengatur waktu.
    Kalau soal belanja peralatan badmintonnya sih masih dalam batas toleransi.

  4. Kalau untuk hobi ke-3 saya juga ga masalah, Om. Memancing itu memang menyenangkan. Cuma (ada cumanya neh:) dalam beberapa kali tayangan acara mancing di tipi saya agak ga sepakat dengan acara melepaskan lagi ikan yg sudah terpancing. Lazimnya ya dinimkmati aja sebagai lauk yang lezat. Pasti bergizi. Toh memang itu toh kodrat ikan diciptakan. Secara pribadi kok rasanya menyakitkan sekali bila ikan sudah terpancing lalu dilepas kembali.

    Salam dingin dari Bogor dan met menikmati masa2 bersama Miss Vaio, Om. Pink-kah dia? hehe…

    1. Ya betul Kak …
      tapi kadang kala orang berkomentar itu bukan karena mahalnya lho …

      mungkin ada beberapa orang “awam” yang berkata … ih kok tempat-tempat kuno gitu di kunjungin sih … dst

  5. aku gak bakalan beli lensa yang mahal om.. minta tolong mang gemot cari sekenan ajah. Lagian aku baru belajar ini, sewajarnya sajalah.

    cumann.. itu yang mancing.. igh kok mau panas2an, padahal ikan mah beli ajah di TPI (tempat pelelangan ikan) mau ikan model apa juga ada.. tenggiri segar satu ekor gede palingan 100 ribu, tanpa harus berpanas2.

    #heleh, mak.. namanya juga hobi.😛

  6. Heheee… funny, atau lebih tepatnya silly untuk sebagian contoh di atas

    Pada dasarnya setiap perbuatan itu, terserah apakah ia termasuk hobby atau aktivitas lainnya, pasti bisa ditakar dan ditimbang. Apa yang ditakar? Parameter yang diukur barangkali berbeda antar orang per orang. Misalnya asas manfaat, tepat guna, pemanfaatan waktu, dsb.

    Tapi betul Om, men-judge orang lain memang sangat tidak terpuji. Namun membuat suatu kaidah dan batasan untuk diri sendiri mestinya menjadi suatu keharusan personal.

    Sejauh ini apa ya kegiatan saya yang tidak masuk akal???? *thinking*
    Keknya masuk akal semua, *menurut saya, tapi belum tentu masuk akal menurut orang lain:mrgreen:

    1. Ini gua demen …
      Yori pas bener membaca pikiran saya …
      ya … bagi penggemarnya mungkin itu masuk akal saja …
      tetapi menurut orang (awam) yang lain … mmm belum tentu juga

      Thanks Yor …

  7. Hobiku mah murah meriah Om..
    Cuman dvd drama korea doang yang 6000 an sekeping, nya
    Dapet bonus 1 cd kalo beli 5 ..hihihi…

    Begadangnya itu lho yang gak nahan…hihihi..
    Jam 3 terus tidurnya bok…pengabdian ituh…biar lebih menghayati..hihihi…

  8. Buat sebagian orang, ngeblog adalah sebuah kesia-siaan. Ngapain sih repot-repot amat menceritakan apa yang kita alami ke jagat raya? (saya pernah menuliskan ini kan Om?🙂 )

    Setuju dengan apa yang dikatakan Yori bahwa kita tidak bisa men-judge hobby seseorang, namun bukan berarti kita tidak punya ukuran universal tentang pemenuhan hobby tersebut. Tidak mungkin bukan hanya karena hobby memancing, maka seseorang mau begadang dua hari dua malam di depan kolam? Apa gak bengkak tuh badan digigitin nyamuk? haha…😀

  9. Hobby-ku. Udah keliatan kali ya Om.. Yang nomor satu itu di listnya.. Hihihi.. Emang sih kalo tiap mau beli lensa kadang suka stress sendiri.. “haaah.. Ini udah dapet mobil (seken) kayaknya” hahaha.. Tapi kalo aku sih selalu pake alasan.. “katanya mau jadi fotografer.. Masa ga mau keluar modal” nyahaha.. Semoga hasil motretnya bisa balik modal deh.. Amiiin

  10. 1. Saya sepakat bahwa kalau sudah hobi memang sulit dihentikan. Keluar uang tak masalah karena memang hobi. Saya melihat tayangan TV orang yang hobinya mengumpulkan sepeda onthel…buanyak sekali lho.
    Menurut saya sih yang bagus punya hobi yang menghasilkan uang ya om (pensiuanmatre.com)

    2. Sepanjang sejarah hidup saya, rasanya hobi saya kok masuk akal semua ya.
    3. Terima kasih infonya
    Salam hangat dari Surabaya

  11. fans sepakbola pak..direwangi berdiri,nyanyi,bahkan berantem dgn pulisi atau rival abadi..jgn lupakan saat awayday puluhan kilo pun dijabani..Ini bukan hobby lagi pak tp menjurus kebanggaan..:D

  12. hahaa bener banget om!
    saya kan suka koleksi marvin the martian ya. banyak banget koleksi saya termasuk yang limited editions. ada temen yang heran, tanya ke saya apa kalo dijual lagi bisa mahal ya makanya saya koleksi?😛

    wah saya kalo koleksi justru bukan untuk dijual lagi. tapi untuk dinikmati sendiri!😀

  13. Hobi saya fotografi Om, meskipun kameranya memanfaatkan fasilitas DSLR Canon maupun NIkon dari kantor. hehe. Jadi ndak perlu repot-repot jual motor buat beli lensa.. Murah, kan?😀

  14. Hihihi aku hobby nya bikin kue, sampe2 di dapur punya loyang berbagai bentuk dan ukuran dan tau dong yah…dikomplen abis2an sama aping krn menurut dia bikin kue itu cukup dgn punya satu loyang sajah hoahahaha

  15. kalo hobby tetangga saya memancing om…..padahal dia kerjanya di luar kota…jadi pulang ke rumah cuma hari libur aja….eh pas hari libur dipake untuk mancing…jadi percuma aja pulang yachh…..krna drumah cuma untuk tidur doang hihihi….

    untungnya saya punya suami ngga punya hobby yang “ngga masuk akal”…cuma sifatnya agak bosan-an…jadi kalo beli hape/gadget…udah bosan…. dijual…. trus beli lagi yang model baru…..ini yang suka bikin saya kheki…sementara hape saya kalo belum hancur banget ngga bakalan ganti hape…makanya hape saya udah ketinggalan jaman hihihi….

  16. Ada, ada. Hobi saya nulis novel, sampai-sampai teman-teman saya bingung, bilang, “Dri, kok nulis melulu sih?” Pas jam istirahat di kampus nulis, di kosan nulis, di jam kuliah yang ngebosenin coret-coret plot di buku (jangan ditiruu… harusnya semua kuliah itu diperhatikan dengan seriuuuss). Udah beberapa kali nyoba ngirim ke penerbit, tapi belum ada yang diterima, hehe… tapi masih terus berusaha:mrgreen:

  17. hobby saya membaca…biasa2 saja siih, cuma kadang2 maksa begadang demi menyelesaikan sebuah novel yg kuandelll…itu yg menurut adik2 saya tidak masuk akal lha wong bikin bukunya lamaaa kok mbacanya sak ndeg-an… *eh apa ya istilahnya? haha…*

  18. benar banget Om..
    saya suka point pertama, tp untuk sekarang cuma pakai kamera saku.
    untuk poin ketiga pernah berpanas ria di dalam daerah Juanda Surabaya, sampai dijewer angkatan gara-gara mancing dikolam milik mereka. Upppst

  19. emang om, klo udah bicara hobi, bikin geleng2 kepala deh
    terutama ngeliat orang yang maksain diri untuk memenuhi hobinya😀
    soale adik bungsuku yang terlahir bening, sampai rela gosong sejak dia hobi mancing beberapa tahun terakhir😀 untungnya peralatan mancingnya masih di level kewajaran, walau saya masih blom paham kekuatannya nguplek sepanjang hari entah di kolam pemancingan ataupun laut … yaaa itu, abis dipancing, dilepas lagi … aneh keliatannya hahaha …

    tapi dia juga geleng2 kepala ngeliat rak buku saya, apalagi ngeliat struk belanja buku … katanya hobi saya lebih boros dari saya hihihii ..

  20. orang yang paling ngerti kita utk urusan hobby sebetulnya yg punay hobi yg sama juga mnrt sy.. Suami sy suka mobil-mobilan.. Kadang sy suka gak ngerti udah dewasa tp kok suka mobil2an dr yg utk koleksi sp yg mobil radio control.. Blm lagi utk bbr barang tertentu harganya.. Tp sy sih gak ngomel lah om.. Bukan karena sy mengerti, tp sy juga gak pengen suami ngomel krn gak ngerti kenapa sy hobi mengoleksi aneka gunting.. Krn buat sy yg hobi bikin craft mengkoleksi aneka gunting juga bagian dr hobi sy.. Hehe..

  21. Selamat siang Om, lama tidak bertandang kesini.
    Sepakat, yang namanya barang hobi hampir pasti tidak masuk akal bagi yang gak hobi. Baik dari segi waktu, biaya, atau pengorbanannya.
    Yang penting rayuan ke istri jangan lupa kalau mau beli, hehehe.
    Selamat weekend.

  22. kalau hobi aku aku bilang murah loh om, ‘cuma’ ngeblog. Tapi temen sekantorku cuma geleng-geleng pas aku bilang harga spidi yang harus aku bayar serta HP yang harus terus terkoneksi dengan internet unlimited. Ya, namanya juga hobi😛

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s