PONCO


… atau Poncho …

Ini jas hujan.  Pakaian untuk melindungi tubuh kita dari terpaan air hujan.  Baik saat beraktifitas luar ruangan.  Bepergian dengan kendaraan bermotor maupun camping.

Kelebihan dari jas (pelindung dari terpaan) hujan ini adalah designnya sangat sederhana … simpel.  Gampang dilipat.

Ibarat kata … ini hanya selembar “plastik bujur sangkar / persegi panjang … yang dilipat dua … lalu ditengahnya dilubangi dan diberi tutup kepala.

Saat musim hujan ini, saya banyak melihat ponco dikenakan oleh para pengendara sepeda motor.  Tidak jarang ada juga yang menggunakan ponco ini untuk juga menutupi pembonceng dibelakangnya.

.

Namun demikian …
Saya pernah membaca … saya lupa dimana saya membacanya …  Penggunaan ponco untuk berkendara menggunakan roda dua … ternyata tidak disarankan oleh para ahli keselamatan lalu lintas.

.

Mengapa ?
Sebab … “kelebatan” ponco ini berbahaya jika mengenai stang motor pengendara lainnya.  Ponco ini kalau dipakai kadang melambai-lambai.  Atau bahkan menggelembung karena terkena angin.  Gelembung / lambaian ujung ponco inilah yang membahayakan.  Orang betawi bilang …  ponco ini bisa menyebabkan “kesrimpet”.  Orang Jawa bilang … lambaian ponco itu bisa “nyaut” stang motor / spion pengendara lainnya yang menyebabkan hilangnya keseimbangan.  Ponco yang “melendung” terkena angin juga berpotensi mengganggu kestabilan motor.

Saya sempat beberapa kali melihat ponco yang lebar bekibar, yang menyebabkan pengendara lain hilang keseimbangan karena stang dan/atau spionnya tersambar.  Oleng.

.

Solusi ?
Para ahli keselamatan lalu lintas menyarankan para pengendara roda dua, untuk tidak menggunakan Ponco sebagai pelindung tubuh dari air hujan.  Mereka lebih menyarankan untuk memakai Jas Hujan yang seperti piyama itu.  Two Pieces … baju bagian atas plus tutup … untuk menutupi badan dan kepala.  Dan bagian bawah, yang seperti celana panjang itu untuk melindungi bagian bawah tubuh kita agar tidak kena basah.  Memang agak sedikit merepotkan … tetapi relatif lebih aman.

Nah para pembaca sekalian ?
Terutama para Bikers, yang menggunakan kendaraan roda dua …
mungkin bisa sharing pengalamannya tentang Jas Hujan atau Ponco ini ?
mungkin ada yang bisa menjelaskan secara mendetail ?

 

Salam saya

71071D338183D7765E8404E3E942AEC9.

.

.

32 thoughts on “PONCO

  1. benar om, penggunaan ponco berbahaya bagi pengendara roda dua. Dulu pernah pake ponco tapi posisi saya dibonceng, numpang berlindung aja. Itu aja berbahaya om. Ponconya melambai-lambai kena angin.

    di jok motor saya selalu tersedia jas hujan two pieces.

  2. Memang Om,…
    karena jas nya lebar ada kemungkinan masuk ke roda…
    jadi sebaiknya sih pengendara motor pake jas yang bentuknya jaket dan celana aja…

    walopun emang lebih mahal…
    tapi safety kan harus selalu jadi yang utama yah…

  3. Yang pasti di sini tidak pernah lihat ponco dipakai oleh pengendara motor, tapi oleh pengendara sepeda😀 Tapi yang lebih unik lagi pengendara sepeda di sini pakai payung… persis akrobat deh.
    Kalau motor memang yang seperti piyama atas bawah, dan ada juga yang tebal untuk musim dingin. Aku pernah hampir kaget melihat seseorang tiba-tiba buka celana panjangnya di depan mata… eeehhh tau tau dia buka celana plastiknya😀

  4. saya baru tahu kalau jas hujan, dikenal juga dengan istilah Ponco. Tahunya ya jas hujan getu saja, kalau saya pakai-nya jika hujan gak mau brenti sampai soreeee, baru deh mau pakai jas hujan. Kalau masih bisa nunggu reda, ya nunggu reda OM #sabarnya saia

  5. wah betul sekali…. sering ke serimpet motor atau benda lain di jalan pak…. serem.. tapi kalau pake yang model celana cepet sobek… model ponco lebih enak, karena yang di bonceng bisa pakai juga…

  6. lebih banyak bahayanya ya om menggunakan ponco ini, seringnya nanti jas hujannya masuk ke jari-jari ban motor. oh ya tidak hanya ponco om yang berbahaya, sebaiknya wanita yang menggunakan rok lebar atau jilbab lebar harus berhati-hati juga om, bukannya tidak boleh menggunakan tapi lebih waspada saja karena banyak kejadian roknya masuk ke jari-jari dan terjatuh, ada teman yang sampai koma om

  7. Belakangan ini sy jg gak mau lagi pake ponco setelah mendengar cerita teman yang hampir terlindas bis gara-gara ponconya nyangkut di jari-jari roda.. Mending pakai jas hujan sj biar lebih aman..
    @garammanis

  8. Dulu saya pernah pakai Ponco itu, tapi tidak klebet2 Om, karena tengahnya saya ikat dengan tali.
    Saya suka karena praktis dilipat itu. Setelah ada yg model jaket dan celana, lalu pindah yg model itu. Kalau hujannya nggak terlalu lebat, saya pakai jaket biasa yg terbuat dari parasit.

  9. haduh iya pernah lihat yang oleng gitu..
    daku sih punya jas dan celana hujan, tapi jarang dipake, lebih sering pake payung.. ga punya motor sih ya.. naek ojekpun pake payung..

  10. bener Om banyak kejadian pengendara yg pake jas hujan ujung ponconya yg dibelakang masuk gir kendaraannya sendiri membuatnya si pengendara jatuhy bahkan ada yang makan korban jiwa, makanya aku kalo pake jas hujan hujan ujung belakangnya aku dudukin jadi ngga membleber kesana kemari.

  11. Lapor Om, Orin pake yg piyama itu, memang bahaya kalo pakai ponco bawa motor (apalagi kalo ngebut *ups*), ponco dipakai buat jalan-jalan ujan2an aja, lebih seru hehehe

  12. Dulu pas masih ABG saya sering pakai ponco kalau lagi ngeboncengin temen atau adek… Ponco itu kelebihannya praktis, jadi satu ponco bisa dipakai berdua depan belakang. Sejak masuk kuliah, saya sudah tidak pernah lagi makai ponco – sebagian besar karena faktor keamanan, dan bukan hanya keamanan orang lain, tapi juga saya sendiri. Di Bogor hujannya itu lengkap dengan angin kencang, jadinya – seperti yang om katakan di atas – kalau pakai ponco bisa-bisa malah kebawa angin, huhuhu…

    Btw, saya juga punya ‘ponco’ yang bisa dibuat jadi tenda. Setidaknya dulu pas masih SMA saya nyebutnya ponco… gak tahu nama aslinya apa😛

  13. saya lebih memilih yang setelan atas bawah pak…lebih ringkes soalnya… sayangnya kalau lagi pakai rok terpaksa deh hanya pakai atasannya saja… untung gak sering juga pakai rok, hehe…

  14. Kalau saya mau nggak mau pakai ponco, kalau naik motor😀
    Pakai yang two pieces gitu, celananya cepat sobek, tapi ya harus hati-hati pakai ponconya, minimal diselipin atau kita duduki ujung-ujung ponco🙂

  15. Saya masih pake yang ponco Om.. mau pake yang two pieces kok masih males ya? hihi.. oke deh Om.. segera cari yang kayak piyama itu, demi keselamatan juga🙂

  16. bapak saya pernah masuk rumah sakit,gara2 jas hujan masuk ke ruji belakang,akhirnya seperti ditarik dan jatuh dari motor…bahaya yang namanya Ponco,lebih baik yang model setelan celana dan atasan.

  17. Sampai sekarang saya masih pakai ponco ini, Om.
    Sebenarnya sudah lama saya tahu kalau ponco itu berbahaya dan sudah berniat membeli yg kayak piyama itu. Tapi kok ya ingatnya pas hujan dan lagi naik motor, kalau sudah berhenti, niat tinggal niat, gak kunjung dilaksanakan..🙂

    Baiklah, setelah saya akan bulatkan tekad untuk membelinya.. Apa kata Om Trainer kalau saya masih pakai ponco..🙂

  18. hehehe, itu jas hujan jadul…

    masih banyak yg pake ponco ya om? pernah baca juga sih soal tingkat keamanannya yg amat sangat rendah buat pengendara sepeda/motor

    jadi inget abang Rafif nih soal Ponco….makasih ya om, dapat ide deh satu tulisan, setelah lama ndak nulis, rasane kaku kabeh nih jari, ide juga kok lumayan mampet hehehe

  19. Saya mengenal ponco setelah masuk akmil. Ini teman sehari-hari untuk latihan dan juga untuk pesiar.
    Ponco itu juga melilit diatas ransel dan kami gendong kemana-mana.
    Kami juga diajari “renang ponco”, semua perlengkapan dibungkus ponco lalu kami dorong sambil berenang, duh beratnya

    Benar, sangat tidak dianjurkan memakai jas hujan model ponco ketika naik kendaraan bermotor roda doa.
    Terima kasih
    Salam hangat dari Surabaya

  20. Aku gak suka pake yg dua bagian om. ribet pas pale ditepi jalannya. udah basah duluan bwru bisa rapi..

    Kalau aku boasanya pake ponco bagian brlakangnua didudukin biar gal mrlayang layang dan lebih aman..

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s