TERMINAL 3 ULTIMATE


22 Agustus 2016

Saya mendapat tugas untuk mengelola sebuah in class training di Makassar, Sulawesi Selatan.  Ketika mendapatkan konfirmasi kode booking pemesanan tiket pesawat, personil travel memberi informasi tambahan pada saya sebagai berikut :

“Pak ini berangkatnya dari Terminal 3 Ultimate ya, bukan dari Terminal 2 F lagi !”

Aahh iya, saya baru ingat, seluruh penerbangan domestik Garuda, kalau tidak salah memang dipindahkan dari terminal 2 F ke terminal 3 Ultimate mulai tanggal 9 Agustus 2016.

Terakhir saya travelling dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, adalah saat saya pergi ke Medan tanggal 2 Agustus yang lalu, waktu itu masih melalui terminal 2 F.  Sehingga perjalanan ke Makassar tanggal 22 Agustus ini akan menjadi kali pertama saya menggunakan Terminal 3 Ultimate. 

Sebetulnya dulu sekali saya pernah beberapa kali ke Terminal 3, yaitu waktu saya traveling dengan Air Asia ke Yogyakarta, dan satu dua kali menjemput istri saya yang pulang dari bepergian.  Tapi itu Terminal 3 biasa, tidak pakai “ultimate”.  Saya baru tau bahwa ternyata ini dua gedung yang berbeda.  Terminal 3 dan Terminal 3 Ultimate.

Sengaja saya berangkat lebih awal dari biasanya, agar saya punya waktu untuk mengenali situasi dan tata letak terminal yang baru tersebut.  Secara sepintas, ketika saya tiba di area keberangkatan, penampakan fisik bangunannya sangat mirip dengan beberapa airport di luar negeri yang pernah saya kunjungi, khususnya airport Hongkong.  Dan waktu masuk ke dalam area check in pun saya melihat lay out ruangan yang kurang lebih sama dengan airport di HK.

Terminal3

Di beberapa sudut masih terlihat pekerja-pekerja yang mengerjakan penyelesaian dan perbaikan gedung.  Kios-kios makanan masih belum lengkap.  ATM pun hanya ada beberapa Bank yang buka.  Lokasinya pun masih terbatas (hanya satu tempat)(?).

Jujur saya kerepotan ketika ternyata paket internet di gadget saya mati, karena saya terlambat membayar abonemen telpon bulanan.  Saya tidak punya phone banking.  Mau ke ATM jauh sekali.  Tanya petugas, mereka bilang ATM di sekitar sini hanya ada di satu tempat saja, yaitu di area check in.  Sementara saya sudah berada di area ruang tunggu boarding pesawat.  Mau balik ke area check in, waktu sudah mepet.  Lagi pula terus terang saya rada kecut membayangkan kembali kerepotan prosedur body scanning yang berlaku saat ini.  (sekarang modelnya semua mesti dilepas)(Jaket, ballpont, kunci, jam tangan bahkan sabuk celana dan safety shoes).  Akhirnya saya baru bisa ke ATM ketika sudah mendarat di tempat tujuan, Airport Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Saat pulang dari Makassar, tanggal 24 Agustus saya pun mendarat di Terminal 3 Ultimate.  Menurut saya area kedatangan ini masih lebih belum siap dibanding area keberangkatan.  Banyak dekorasi yang masih kosong dan satu dua sudut masih bersifat darurat.  Meskipun demikian secara fungsional area kedatangan ini sudah bisa melayani penumpang.  Area pengambilan bagasinya pun sudah baik dan lancar.  WC nya juga cukup bersih.

20160824_115621

Ya, jujur saja Terminal 3 Ultimate ini memang masih belum siap sempurna 100%.  Meskipun demikian saya sangat berharap terminal ini bisa melayani para (calon) penumpang dengan baik.  Fasilitas umum bisa berjalan dan berfungsi sebagaimana mestinya.  Dan kita semua sebagai penumpang, pengantar atau penjemput bisa menjaga terminal tersebut dengan sebaik-baiknya.  Caranya bagaimana ? Sederhana saja, yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan !

Setuju ?

Salam saya

om-trainer1.

.

.

.

14 thoughts on “TERMINAL 3 ULTIMATE

  1. Wahh terminal yang baru bagus bangett yaaa Om Nh…. Terakhir saya naik pesawat masih pakai terminal yang lama… belum ngerasain terminal yang baru… Jadi penasaran sama terminal yang baru deh🙂

  2. Mungkin pelan-pelan baru akan dilengkapi fasilitasnya yaaah…
    Tapi sebenernya mesin ATM itu kan semacam fasilitas penting yang harus ada gitu kan yah, mudah2an sih bisa secepatnya diperbaiki aja deh🙂

  3. Saya menyadari bahwa terminal baru ini pasti masih ada kekurangan. Pengelolanya pasti juga akan melakukan pembenahan-pembenahan secara bertahap.
    Semoga kelak juga akan membanggakan dan membuat penumpang merasa aman, nyaman, dan mudah menemukan apa yang dicari.
    Salam hangat dari Jombang

  4. Baru pekan lalu ke bandara ini untuk penerbangan JKT-PLG-JKT. Saya mencatat beberapa kekurangan atau kesalahan design. Jangan berharap bisa selamat kalo tiba di waktu mepet. Dijamin bakal ketinggalan pesawat. Pintu masuk yang sedikit menyebabkan antrian panjang. Counter chekin yang beda lantai dan lumayan jauh dengan gate keberangkatan bikin orang yg mepet waktu karena kena macet di jalan bakal semakin tergesa-gesa dan makin jantungan karena khawatir telat. Pada saat pengambilan bagasi, strollernya diletakkan di belakang. Akan lebih memudahkan jika langsung ketemu stroller pas turun dari pesawat dan masuk ke bandara. Yang paling parah adalah tata letak pencahayaan di toilet. Hati-hati pas di WC, bayangan kita di lantai lagi nongkrong bakal terlihat jelas oleh orang dari luar karena pintunya yang terbuka di bagian bawah akibat ubin yang mengkilap dan letak lampu. Saya jadi ill feel kalo harus pup di sana. Bahkan orang yang lagi bercerminpun bisa ngintip bayangan kita di WC. Hiiii….

  5. Aaahhh. Jadi penasaran om. Soalnya aku tuh seneng banget lohat bandara di hongkong. Keren aja gitu menurut aku tinggi dan gede tanpa sekat sekat. Kalau di KLIA2 kan menang gede doang tapi banyak sekatnya.

    Tapi tunggu jaldin aja dah pake garuda. Kalau pergi pribadi belom pernah pake garuda seh. Hihihi

  6. wah omenha udah nulis pengalamannya…padahal saya tadinya mau nulis juga…tapi karena kesibukan kerjaan tertunda tunda terus….intinya sih sama aja….Terminal 3 Ultimate belum sepenuhnya siap untuk melayani penumpang…salam

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s