Diposkan pada PERASAANKU HARI INI, TRAINER ABG

KEINGINAN YANG NYLENEH


 

(terinspirasi dari tayangan televisi swasta yang berjudul … ”Jika aku menjadi …”

 

Ini Cerita back in 1988 – an.  Ketika Usiaku masih 25 tahun.

Aku mau cerita satu keinginan atau impianku yang ”rada” aneh bin nyleneh waktu itu.

 

Backgroundnya adalah …

Trainer muda dulu selalu mempunyai keinginan untuk merasakan ”pengalaman bathin” yang sebanyak-banyaknya … yang se kaya-kayanya …

 

”Pengalaman bathin” ini bisa didapat dari … Mengerjakan sesuatu … Mengunjungi daerah tertentu … Membaca – Melihat – Menonton – Berbincang-bincang dengan kalangan tertentu … dan sebagainya … (bahkan kadang ingin juga ”menjadi seperti seseorang” yang lain …)

Pokoknya apapun itu … yang bisa mentrigger pengalaman bathin … yang lain dari biasanya … Tujuannya ??? … untuk memperkaya ”bathin”, memperluas wawasan dan juga mengasah ”wisdom”… (tentu masih dalam koridor dan sistim nilai yang berlaku)

 

Nah suatu ketika … Aku pernah mempunyai keinginan untuk … Sekalliiiii saja … merasakan bagaimana ”asiknya” menjadi seorang … ”PENGEMIS” …

 

Ya … seorang Peminta-minta yang gembel itu sodara-sodara … (hah aneh sangat ini …)

Entah aku kesambet apa … kok ujug-ujug mak bedunduk pengen sekali jadi Pengemis …

Aku pingin sekali menjadi seorang Pengemis Sehari yang … mengais rejeki dengan mengandalkan belas kasihan dari orang lain …

Bagaimana susahnya … Bagaimana romantikanya … bagaimana rasanya di cuekin …. bagaimana berharganya sekeping 100 rupiahan … Bagaimana panasnya trotoar pinggir jalan … (bahkan mungkin jika beruntung … bagaimana rasanya diludahin dan di lecehkan orang). (Biar lebih keliatan dramatis geetoh …).  Aku pingin sekali merasakan perasaan-perasaan bathin seperti itu … Gila juga aku waktu itu …

 

Saking gilanya … bahkan aku merencanakan untuk melakukan aksiku itu dengan tiga setting yang berbeda …  1. Posisi Duduk melas di trotoar …,  2. Posisi Berkelana / mobile operation …. Dan yang terakhir adalah 3. Posisi berdiri di depan masjid …

 

Pertanyaan selanjutnya dari Pembaca adalah …

Apakah Trainer sempat merealisasikan keinginan yang nyleneh ini ?

Untungnya … (or Celakanya …) … TIDAK SEMPAT TEREALISASI … sodara-sodara …!!!

 

Setelah aku pikir dua tiga kali … (bahkan berkali-kali ) … Sepertinya keinginan ku ini terlalu mengada-ada … dan resiko ”non fisik” nya pun mungkin akan ”runyam” juga … !!! Misalnya … Gimana kalo nanti ada teman yang ngeliat aku melakukan aksi ku ini …

(ya kalo teman … kalo keluargaku yang liat … gimana coba …??? … (huahahahahaha). 

 

Selain mungkin … tongkronganku pun agak terlalu ganteng untuk ukuran seorang Pengemis pinggir jalan …so keknya ndak pantes babar blaass deh … (tetep narcis …)

 

Nah … Apakah anda pernah punya ”keinginan yang nyleneh” seperti aku ???

 

(Nggak ada yang punya ya … ?)

( … yah kalo gitu memang bener … akunya aja yang aneh sepertinya … ).

.

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

15 tanggapan untuk “KEINGINAN YANG NYLENEH

  1. nyeleneh ya..wakakakakkak
    si Om ada ada ajaaaaaaaaaaa

    BTW om..dulu banget ..aku kepengen jadi tukang jual cabe di pasar,,abiss setiap nemenin mama kepasar aku liat yang jual cabe itu uangnya numpuk,,banyak,,bisa buat jajan setahunn huwaaaaaaaa

    tapi dulu..kalo sekarang,,cita cita nyelenehnya pengen ngikutin jejak mayang sari yang hidupnya sedepp bener wajakakkaka..bodoh ya Om,,hihi

    eniwei..anakku udah sehat om alhamdulilah..hehehe

    eh eh …kalo aku aja manggil dirimu Om..berarti Tangguh memanggil dirimu Opa don ya..huhuhuhuhu

  2. Kayaknya keinginan nyleneh itu khas cowok deh, anakku laki-laki juga suka pengin aneh-aneh. Kalau cewek, relatif lebih tenang, karena cewek sangat dipengaruhi komentar orang lain.

    Boleh baca deh blog nya adikku laki-laki (http://triwahjono.wordpress.com), tenyata adik bungsuku yang saya kira alim itu, setelah nulis di blog, saya baru tahu dia juga bandel dan suka aneh=aneh…berendam di sungai agar dapat ilmu lembu sekilan…hehehe

  3. Aih!
    Nggak nyangka deh, si Om bisa punya keinginan seperti itu. Dan mungkin benar seperti yang dibilang Ibu Ratna, perempuan seringkali mementingkan penampilan dan komentar-komentar orang lain… walaupun ya tetap saja ada yang sama sekali berbeda.

    Apapun itu…

    Aku jadi pingin ngomong ini nih Om.
    Kenapa juga harus jadi pengemis?
    Bukannya tadi Om bilang, untuk memperkaya batin bisa lewat membaca (saja)??
    Hayooww..
    Dasar dirimu aja yang nyeleneh, Om!
    HAHAHA…

  4. Duh kok jadi pengemis sih, bukannya jaman dulu banyak tokoh komik.
    Kalau saya, dulu sih ngak banyak keinginan, tapi sekarang yang banyak 😀
    salah satu keinginannya, pengen punya futu gaya avatar Pak NH :))

  5. ih om!!! gapapah pengemis ganteng!!! pengamen di buah batu juga ada yang ganteng aku ngecengin tiap lewat situ… meski jual mahal jarang jarang ngasih hueheuheuhe

    hmmm… pernah pengen ngamen justru! trus berharap ditemukan produser, dan dijadikan penyanyi beken!!!

    sayangnya harapan sirna karena suara cuma sebegini adanya :p

  6. Mari Om saya tantangin untuk melakukannya lagi bareng saya. ha ha ha BRANI unjuk gigi lagi nggak Om?

    cuma melakukan aksiku itu dengan tiga setting yang berbeda … 1. Posisi Duduk melas di trotoar …, 2. Posisi Berkelana / mobile operation …. Dan yang terakhir adalah 3. Posisi berdiri di depan masjid …

    Sekali lagi hanya 3 setting yang berbeza…hak hak hak hak

  7. Saya dulu pernah kepingin jadi narapidana. Saya ngebayangin, mau jadi narapidana yang baik, yang ngasih teladan ke narapidana yang lain. Ngepel, bersihin kamar mandi, dakwah… Sampai kepikiran bagaimana caranya biar disidang. Terus tenar di koran karena diberitakan punya kasus. Huh, dasar ya!
    Tapi, ya itu… Sama kayak Pak Trainer. Kebayang gimana hancurnya hati orang tua kalau saya (memfitnah diri) jadi penjahat 😀

  8. Aku tidak pernah punya keinginan jadi pengemis. Tapi aku pernah mengalami jadi orang miskin bener-bener miskin.

    Kalo dari sononya miskin, mungkin ngak ngaruh. Kalo asalnya dari punya lalu miskin itu baru bener-bener nyosss…terasa banget.

    Ngak bisa diceritakan bagaimana rasanya antri makanan. Apalagi yang bekerja di organisasi sosial itu salah satu temanku.

    But it’s life. Dilakonin aja dong!!!

  9. Apakah anda pernah punya ”keinginan yang nyleneh”

    Ketika saya SD, di pasar saya lihat ada orang yang minta-minta uang pakai peci yg kumal, terus pedagang dan orang-orang yg berbelanja di pasar memberi uang receh dengan memasukan uang tsb ke peci lusuh itu. Saya berpikir “wah mudah sekali nyari uang” padahal orang tua saya selalu bilang cari uang itu susah. Namun untung ketika itu gak ada peci yg bisa dipakai untuk minta-minta. He..he…he… Salam kenal Pak 🙂

    Popop
    Coretanpinggir

  10. Keinginan nyelenehku, kepingin kungkum di sungai, setelah membaca sebuah buku tentang tenaga dalam. Ini terjadi waktu aku SMP…
    Tapi nggak kesampaian….
    Habis sungainya jauh, mana melakukannya harus tengah malam lagi….

  11. klo pengemis itu beban beratnya di mental. kuat g kita jadi orang yg menurutku rendah. kalo dari segi kerjaan dia enak, tinggal minta dikasih. tergantung bagaimana cara kita dan sebesar apa kita bisa menumbuhkan rasa iba orang yang kita mintai. bahkan menurut aku, pengemis lebih enak dari pada seles, walaupun kerja dengan baju bagus, tapi tiap rumah atau orang yang didatangi belum tentu menerima kedatangannya, kalaupun diterima belum tentu mau beli, jd belum tentu dapet duit. kalo pengemis dia datang, minta, entah cepek ato gopek pasti dapet.

    kalo maksud om, pengin ngrasain jadi orang miskin, g perlu jadi pengemis. kalo om, beragama islam, om tinggal menjalankan ibadah puasa. dengan itu, kita bisa merasakan susahnya hidup orang miskn yang serba kekurangan. sehingga bisa lebih menghidupkan hati kita untuk membantu kehidupan mereka. Karena disebagian harta yang kita miliki ada sebagian harta fakir miskin. dan kita harus memberikan sebagian harta kita itu untuk mereka.

    bukan bermaksud menggurui, tapi semoga, komen saya ini bisa menjadi pelajaran bagi saya sendiri dan rekan2 semua. ambil yang bagus dan bisa dimanfaatkan jangan ambil yang jelek.

    terkait dengan melakukan hal-hal aneh, saya pengin pacaran. saya ini tergolong pemuda umur 22th yang belum pernah pacaran. akan tetapi sampai saat ini, alhamdulillah, keyakinan dan keimanan saya (agama saya tidak membolehkan pacaran) masih kuat dalam hati saya, sehingga tidak pernah terlaksana.

    _terimakasih semua_

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s