Posted in TRAVELLING

ENAM BULAN


.

Enam bulan sebelum expired, adalah batas waktu untuk segera memperbaharui paspor anda kembali.

.
Lho ? Maksudnya apa ini ? Ada apa ini ?

Begini, Senin pagi kemarin (17 Oktober 2011) saya hendak berangkat ke Negeri Jiran.  Saya check in ke konter maskapai penerbangan yang akan saya pakai, di bandara Soekarno Hatta.  Lalu seperti biasa menyerahkan print out kode bookingan ticket, paspor dan sejumlah uang untuk airport tax.  Namun tiba-tiba mbak yang menjaga konter tersebut bicara pada saya.

”Pak, mohon maaf … paspor bapak akan habis masa berlakunya Januari 2012 nanti”

”Ya … memang ada apa ya Mbak ?”

”Begini pak, jika bapak mau keluar negeri, paspor bapak harus paling sedikit masih mempunyai masa berlaku enam bulan atau lebih.  Ini masa berlaku paspor bapak tinggal tiga bulan lagi nih, kami kuatir nanti akan jadi masalah di negara tujuan”

.
Waduh …  jadi ternyata, kalau ingin keluar negeri,  paspor kita itu harus masih mempunyai masa berlaku yang relatif panjang.  Saya pikir karena paspor saya masih berlaku sampai tiga bulan lagi, ya saya tenang-tenang saja.  Biasanya kita diperbolehkan stay di satu negara (Asean), selama satu bulan.  Sehingga masa berlaku paspor saya yang tinggal tiga bulan lagi tadi masih OK, dan tidak menjadi masalah.  Itu asumsi saya.  Dan ternyata asumsi saya tersebut salah.

(Keringat dingin !)

Akhirnya saya harus menandatangani surat pernyataan.  Menyatakan bahwa segala akibat di negara tujuan nanti akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya.  Yang dimaksud dengan ”akibat” disini adalah … bisa jadi saya dideportasi kembali ke Indonesia, tidak diperkenankan masuk negara tersebut. 

Saya nekat memberanikan diri untuk menanda tanganinya.  Karena memang sudah kepalang tanggung.  Tiket sudah dibeli, sementara saya merasa bertanggung jawab karena ada sekelompok orang yang menunggu kedatangan saya di negara tujuan.  Rasanya kurang bijak juga jika saya membatalkannya.

Hal yang sama terjadi lagi ketika saya sampai di loket pemeriksaan Imigrasi.  Di sana pun saya diminta untuk menghadap ke petugas Kantor Imigrasi Bandara Soeta.  Mereka juga menekankan hal yang sama.  Saya di-interview beberapa saat oleh petugas imigrasi.  Intinya adalah … again … mereka masih mengizinkan saya untuk tetap berangkat namun … segala akibat di negara tujuan akan menjadi tanggung jawab saya.

.
Mengapa maskapai penerbangan dan pihak imigrasi tersebut masih memperkenankan saya untuk berangkat ?

Karena saya punya dokumen pendukung yang cukup kuat.  Saya bersyukur.  Saya membawa dokumen pendukung yang memperjelas maksud keberangkatan saya.  Dokumen pendukung tersebut adalah … print out return ticket saya (ticket pulang ke Indonesia lagi).  Disana jelas terlihat bahwa saya hanya akan berada di Jiran 5 hari.  Saya akan pulang kembali ke Indonesia tanggal 22 Oktober.  Dan tiket saya sudah confirm !.

Saya juga (kebetulan) membawa surat undangan untuk memberikan training ini,  berikut dokumen lengkap yang berisi informasi logistik dan informasi akomodasi Hotel tempat menginap saya.  (dan ini Hotel Bintang Lima).

Dokumen tersebut saya dapat dari pihak afiliasi perusahaan kami di Malaysia, yang mengundang saya.  Disana juga tertera jelas nama, alamat lengkap dan nomer contact person saya di negara tersebut.  Dokumen-dokumen tersebut dikirim melalui e mail beberapa waktu yang lalu.  Dan saya mempunyai kebiasaan untuk selalu memprint out dokumen-dokumen semacam itu.  Ini berguna untuk petunjuk dan referensi saya di negara tujuan nanti, jika diperlukan.

Pihak maskapai penerbangan dan imigrasi Indonesia juga menyarankan saya untuk, mempersiapkan kartu kredit dan juga uang cash untuk nanti diperlihatkan kepada pihak imigresen negara tujuan, bilamana diperlukan.  (Yang artinya, saya harus menunjukkan bahwa saya punya dana untuk bertahan hidup selama lima hari … dan saya tidak akan ”luntang-lantung” menggelandang disana).  (Saya langsung ingat aksi TOM HANKS yang luntang lantung di Airport dalam film ”THE TERMINAL”).

Rupanya segala aturan tersebut dilakukan, salah satu tujuannya adalah untuk mencegah dan mengurangi kemungkinan adanya pendatang haram yang marak masuk ke negara tetangga.  Mereka tidak mau kita menyalahgunakan kedatangan kita tersebut untuk keperluan yang tidak semestinya.  Misalnya bekerja menjadi tenaga kerja secarag illegal, human traficking dan sebagainya.

Singkat kata, pagi itu saya bisa berangkat juga.  Namun terus terang saja, sepanjang perjalanan saya merasa cemas.  Bagaimana nanti nasib saya.  Jangan-jangan saya nanti disuruh pulang lagi.  (Ya kalau dipulangkan segera, kalo pake acara ditahan segala bagaimana coba … kan celaka saya …??)

.
Lantas apa yang terjadi ? sesampainya di Imigresen negara Jiran ?

Eng – ing – eng …  

Ternyata semua biasa-biasa saja.  Pihak imigresen negara Jiran tersebut, memeriksa saya seperti biasa.  Seperti layaknya pendatang-pendatang yang lain.  Hanya ada satu pertanyaan dari Puan petugas yang menjaga konter loket imigresien disana …

”Tuan akan berapa lama di Malaysia ?”  (tentu dalam bahasa Inggris)

Saya jawab singkat pula dalam bahasa Inggris … ”Hanya lima hari … saya akan kembali hari Sabtu nanti”.  Sambil memperlihatkan return ticket saya.  BTW … Saya bicara dengan cara ”memfasih-fasihkan”, slank bahasa Inggris saya.  Sengaja pronounciation kata-kata yang keluar dari mulut saya, saya buat “sedemikian rupa”.  Agar se ”bule” mungkin … macam ”Cincah wawah” lah … (Biar nggak dikira pendatang haram) (hehehe)

Ceprot-jegrek-ceprot … Paspor dan kartu imigresen kedatangan saya dicap oleh si Puan yang baik itu. Sidik jari saya di scan.  Urusan imigresen pun selesai. Saya bisa melenggang santai masuk ke negara jiran tersebut. 

Ealahh … Udah gini aja nih ?

Aaarrrgggghhhh … tiwas cemas panas dingin aku.  Saya pikir saya akan mengalami masalah di imigresen Malaysia.  Namun ternyata … jika semua dokumen jelas … maksud dan tujuan lawatan jelas.  Semua lancar-lancar saja tuh.  Alhamdulillah yah …

Yang jelas … Saya bisa mengerti mengapa aturan ini diterapkan.

So pelajarannya adalah …
Apapun keperluannya … kalau boleh saya menyarankan … sebaiknya anda segera memperbaharui paspor anda.  Walaupun masa berlakunya masih enam bulan lagi.

Daripada nanti ada masalah …, dan perjalanan anda menjadi tidak tenang.

Salam saya

.

.

(saya sudah sampai di Indonesia lagi)

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

39 thoughts on “ENAM BULAN

  1. betul.. Untung ke Malaysia, sebab kalau ke Jepang, belum tentu bisa😀
    Karenanya terakhir aku memperpanjang paspor di KBRI Tokyo, masih ada sekitar 8 bulan tetap saya perpanjang, dengan alasan saya akan sering bepergian bolak-balik. Dan mereka menerima dengan membuat surat permohonan.
    Paling parno deh kalau hendak ke LN. Selain Visa, Paspor, dan untukku Re-entry Permit, KTP Jepang dsb.

    imelda

    1. Betul EM …
      menurut petugas yang ada di Bandara Soeta …
      untung saya tujuannya ke Malaysia …
      kalau tujuan saya ke Singapura … mereka tidak mengijinkan saya berangkat … karena pihak Imigrasi Singapura mereka bilang sangat ketat dan tidak kenal ampun.

      Salam saya EM

      1. iya om bener bangeeetttt…di singapura ketat…

        dulu ayahnya Rahma pernah juga kasus begini, di sininya ga ada masalah krn mungkin rombongan dengan regu gamelannya, eh di sananya yg ketahan🙂 hehehe

        Informasi yg sangat berguna ini om.

  2. wedew …. kadung panas dingin ya om😀
    untungnya emang ga ada apa2, alhamdulillah yah

    siap omnya pesannya tak catet, sekarang sih masih anteng, hla wong saya jarang plesir ke LN hehehe

  3. nggak jadi komen pakbro,kena jaring askimet…

    tapi aneh juga jika saya melihat beberapa blog…
    di atas kotak komentar,selalu ada permintaan [ terkadang dengan nada memelas,..”silahkan tinggalkan komentar ” ..”mohon kritik dan saran” …”any commnets sodara-sodara” ..tapi komentar tetap terjaring askimet,mending kalao askimet,malah ada yang di moderasi…

    kontradiktif sekali,di satu sisi di mintain komentar,setelah nulis komentar panjang lebar,terjaring askimet plus moderasi..walah..wong cuman komentar di blog saja yang nggak ada bayarannya koq kayak audisi Indonesian Idol..dan yang lebih parah.terkadang ada unsur like dan dislike untuk menampilkan sebuah komentar…

    jika komentarnya bagus pasti di tampilkan,tapi jika komentarnya jelek,masuk keranjang spam…tapi tenang pakbro,hal ini bukan terjadi pada blog panjenengan saja..masih banyak blog yang kontradiktif lainnya…

    salam….

    1. Mas Agus …
      Mohon maaf jika komentar di moderasi … (atau bahkan terjaring si aki ismet)
      Bukan apa-apa, untuk yang pertama kali masuk ke Blog ini memang WordPress ada fasilitas moderasinya …
      Sebab … di banyak kesempatan … saya pernah meloss nya … dan … Astaghfirullah … Banyak kata-kata yang tidak pantas yang dilontarkan oleh para komentator …
      Belum lagi link-link yang tidak patut. … Ini bukan berarti menyaring kritikan dan masukan lho ya … kritikan dan masukan adalah sah-sah saja … pendapat berseberangan pun itu hal biasa … selama itu dilontarkan dengan kalimat yang baik dan intensi yang baik … Saya menganut prinsip salah satu Blogger yang saya hormati … Bapak Abdul Cholik … Beliau pernah bilang … Ngeblog yang enak … tetapi tidak seenaknya …

      Dan karena ini adalah fasilitas gratisan dari WP … maka saya bisa mengerti jika WP juga kemungkinan menyepamkan komentar yang mungkin mengandung unsur promosi … dan yang sejenisnya … Dan saya rasa ini sah-sah saja … (jujur saya tidak menguasai IT … apa lagi manners dan etika di alam maya … saya blogger awam nih)

      Sekali lagi Terima kasih atas masukannya …
      Terima kasih atas concernnya
      Mohon maaf jika kurang berkenan …
      Pada hakikatnya … Blog saya ini senantiasa terbuka untuk dikomentari siapa saja … Asal ya itu tadi … Intensinya baik … Walaupun berupa Kritikan pedas tapi yang membangun dan sejenisnya, ini berguna bagi kemajuan kita semua …

      Salam saya Mas Agus

  4. Bener om. Passport saya sama kayak om, expired januari 2012. Dan kmrn ini baru perpanjang juga. Walaupun gak ada rencana mau keluar negeri tp ya perpanjang dulu lah, daripada ntar kalo tiba2 perlu keluar negeri malah gak bs karena udh gak sampe 6 bulan dari expired datenya.

  5. Heee heee heeee
    Untung gak kenapa kenapa ya,,,

    Silakan hubungi petugas paspor terdekatn,,

    Inyiak bikinnya lewat jalur resmi atau calo perpanjangnnya
    *nanti kalau paspor kelar cerita yak*

  6. Kayaknya selain dokumen pendukung perlu membuat ID Card lagi oom yaitu Blogger Republik Indonesia.
    Wah, kayaknya saya harus membuat paspor nich solanya paspor biru dan paspor hijau tentu sudah tidak berlaku lagi.

    Salam hangat dari Surabaya

  7. Putri sempat berpikir seperti pak NH.. toh karena hanya bepergian ke negeri ASEAN yang notabene-nya dekat plus… ada visa on leave selama sebulan.. he.. he..

    Tapi, memang sebaiknya untuk berjaga2 sebaiknya tetap perpanjang passport, ya, pak…:D

    berarti pak NH sekarang sudah di Indonesia lagi, ya ?

    ada oleh2 lain-kah dari KL, pak ?

  8. Wah om trainer bener banget nih. 6 bulan sebelum expired. *inga inga!*
    dan gara-gara baca ini saya jadi inget si paspor dan langsung periksa, healaaah 8 bulan lagi abis. *panik*. ke Spore kayanya no excuse sama masa berlaku paspor. ke Malaysie masih boleh yaa oom. untunglah perjalanan dinasnya lancar..🙂

  9. wah…pasor saya udh expired…beberapa tahun yg lalu….karena memang ga punya rencana jalan. Kalau pun ada rejeki…saya maunya ajak anak2 ke tempat2 di Indonesia yg belum pernah kita datangi

  10. saya mau tanya nih gan,kalo kita dideportasi negara korea sebelum masuk imigrasi,apakah passport kita masih bika di pake buat appy visa,trus mengurangi nilai ngga yaa?trims

  11. Selamat Siang,

    Sy ibu Yuni marida paspor saya tgl habis berlaku’nya 16 may 2013… akan tetapi saya pada tgl 11 november 2012 – 17 november 2012 akan melakukan perjalanan ke singapore.. Apakah paspor saya masih bisa di pakai? atau saya harus memperpanjang masa aktif paspor saya.. Mengingat batas berlaku paspor saya terhitung dari bulan november sampai may berjarak 7 bulan…Mohon informasi’nya..thx

    1. Saya kurang tau masalah ini …
      mungkin bisa ditanyakan di kantor imigrasi
      apa lagi ini ke Singapura yang notabene sangat ketat penanganan keimigrasiannya

      salam saya

  12. mau tanya, saya kan mau kemalaysia, untuk beberapa bulan, saya akan tinggal di miri sarawak, jika masa izin tinggalnya habis sudah tentu saya mesti kembali lagi ke indonesia.. pertanyaan saya, apakah saya bole cop passpor saya ke brunai( krn brunai dekat dengan miri), lalu masuk kembali ke malaysia dan tinggal lagi di miri sesuai lamanya izin tinggal.. jadi saya tidak mesti kembali ke indonesia untuk cop passpor lagi.. terimakasih pak..

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s