Posted in PERTUNJUKAN HARI INI

HHhhuuuu … !!!


.

“Hhhuuuuu … “ adalah teriakan standart yang menyatakan ketidak setujuan kepada suatu hal.  “Hhhuuuuu … “ adalah juga suatu ekspresi verbal dari reaksi negatif akan suatu aksi dan/atau kata yang dilontarkan oleh pihak lain.

Halah belibet amat … Langsung pake contoh deh …

Begini situasinya …
Di suatu studio Televisi.  Ada acara semacam audisi-audisian.  Ada para peserta yang menampilkan performancenya.  Ada penonton yang menonton secara langsung di Studio.  Lalu ada pula Komentator atau Juri yang mengomentari penampilan tersebut,  sekaligus menentukan apakah penampil tersebut berhak maju ke babak selanjutnya atau tidak.

Komentar Juri tentu saja tidak selamanya positif dan menyanjung-nyanjung kontestan saja …

Kadang kala ada pula komentar yang berupa saran atau kritik membangun, juga hal-hal yang perlu diperbaiki di masa yang akan datang … demi kebaikan sang kontestan juga. Karena memang (terus terang saja ) penampilan mereka, beberapa ada yang ”parah” bener … suaranya sumbang … alat musiknya tidak di stem … koreonya kurang rapi … mencontek- tidak orisinil … kostum asal-asalan dan sebagainya …

Namun entah mengapa …
Entah siapa yang membiasakannya … ?

Setiap kali Juri berkata negatif atau memberi masukan tentang suatu penampilan kontestan (yang jelas-jelas) kurang bagus itu,  Penonton seolah kompak … serentak memberikan paduan suara tidak setuju.  Dan menyoraki sang Juri tersebut …  ”HHHuuuuuuu … ” …  (dan ini terjadi setiap kali sodara-sodara).

Seolah para penampil-penampil itu sudah super bagus semua.  Padahal ini baru babak preliminary … babak awal … babak Audisi … babak penyisihan … (Tentu saja kontestannya belum terseleksi secara ketat sekali).

Sebetulnya para Juri atau Komentator tersebut sudah mengemas komentar dan saran tersebut, … sedemikian rupa … ,sehingga bisa disampaikan dengan cara yang sangat eiylekhan, santun dan halus … tetap menjaga perasaan dan menghormati harga diri kontestan yang sudah berusaha tampil maksimal.

Namun tetap saja …. “HHHHuuuuu … “ … dari penonton selalu membahana …
(Lama-lama telinga saya jadi terganggu juga nih …)

Pertanyaan saya adalah …
Masak Juri ndak boleh memberikan kritik dan saran yang membangun … ???
Masak Juri musti memuji-muji dan menyanjung terus … ???

Kalau sang kontestan memang ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, … mosok ndak boleh diberi masukan sih ???

Yang bener aja penonton … ???

(Atau jangan-jangan ini memang disuruh oleh Floor Directornya …? Dikomando oleh Pengarah Acaranya ???).  (Biar acaranya kelihatan seru … suspence … penuh konflik … dilematis … mencekam … dan seterusnya ???)

(Mudah-mudahan tidak begitu … !!!)

(saya rasa kita semua perlu membiasakan diri untuk lebih bersikap dewasa,  ketika menonton suatu pertunjukan semacam ini …)

.

(hari senin penyakit Sotoynya trainer lagi kumat).

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

35 thoughts on “HHhhuuuu … !!!

    1. Hahahah …
      Kalo pembicara norak ? … saya juga mungkin ikutan huuu juga Mas …
      Apa lagi kalo reporter pewawancaranya tak kalah noraknya …

      hahaha
      (maap… maap … maap)

      salam saya Mas Dewo …

    2. Beneran Om, saya pernah menjumpai ada pembicara yg norak yg mungkin sdh jadi target sentimen publik. Jadi pas ngga kena di hati kemudian para audience-nya berseru “Huuuuu”.

      Untunglah pembicaranya tabah (atau ngga tahu malu?). Xixixi…

      Salam hangat dari Tangerang

  1. Padahal Put udah mo kasih komen bahwa ada kemungkinan…campur tangan “Floor Manager” nya..he..he..
    tapi rupanya sudah ditulis langsung oleh Pak NH…

    Semoga hal tsb tidak benar adanya…

    barangkali karena memang sudah sifat spontan penonton di Indonesia kali, ya, pak…
    sehingga malah menjadi kebiasaan…

    Mudah2an saja tidak selalu demikian…

  2. Om, mau cerita, saya kan selalu ada saat gladi wisuda di kampus, maklum anak padus, pas mc: Menyanyikan lagu Indonesia raya… :HUuuuuuuuuu, kemudian: menyanyikan lagu hymne I**, lagi-lagi: HuuuUuuuuuuuuu
    Dan seperti biasa (sampe saya hapal), rektor bilang gini: ini adalah acara yang dibuat sebagai apresiasi kelulusan saudara2, saya tidak mau besok ada kata HUUUUUU, didepan orang tua saudara-saudara semua.
    Always like that. Oh iya, Huuuuu-nya anak D3 lebih kenceng dari S1,😀

  3. Huuuuuuuuuuuuuuu…. kalo diradio dulu, biasanya diikuti dengan kata-kata narator, “Penonton Kecewa..” hahahha….

    tapi penonton Indonesia memang jagoan Oom.. jagonya nyorakkin, jagonya rusuh,,, apalagi kalo nonton bola… hehehhe…

  4. Heee akhir-ahkir ini saya sering mendapat sms huuuuuu…dari sahabat, karena ketika berpendapat yang susah untuk dia jawab heee tapi situasinya lain dengan ketika juri memberi penilaian ya Om heee

      1. semuaaaaaaaaaaaa….. satu uwa tigaaa…

        HHHHUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU…..

        lagiiii…

        HHHHUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU….
        :mrgreen:

  5. huhuuuu…..ini dah jadi kebiasaan memang , apalagi bila ada kekurang setujuan, makin kenceng deh tuh huhuhuuuuuuu….nya😦
    dah gak lihat lagi, apakah pantas utk di huhuuuuu……… kan, atau gak ya Mas …….
    salam

  6. xixixixixi… jaman Se Me Aa dolo paling demen ber-huuuuu…😀

    biasanya nyorakin anak nyang norak di depan

    tapi kalo sama pembicara apalagi guru, Oyen gak pernah Kek *sumprit… karena dibegitukan entu rasanya gak enak😦

  7. berarti masih ada nuansa ogah kena kritik walau posisi sebagai penonton ;))
    namun jika sanjungan dibuat-buat juga sebagai penonton saya kurang nyaman lihatnya.
    Tapi ya itulah penonton kadang acara menjadi ramai juga karena “hhhhuuuuuu”

  8. Sebelum melakukan segala tindakan kan sebaiknya dipikirkan bagaimana jika kita sendiri yang mengalaminya. Sepertinya orang Indonesia sekarang berpikir pendek atau dirinya pun tidak merasakan apa-apa lagi jika dia sendiri di -huuuu -in. Mati rasa🙂

    Untung, aku belum pernah sekalipun mengucapkan huuu kepada siapapun, juri, pembicara atau MC atau penyanyi. Karena aku tahu betapa paniknya berada di muka umum, dan aku tidak mau di-huuuu in juga🙂

    Kalau sampai floor directornya yang mengomando, wah norak banget dia ya?

    EM

  9. yang bilang Huuuuu itu kan biasanya pendukung yang dikritik Om..
    sering nggak nyadar ajah, kalo kritiknya itu membangun.
    lah, apa gunanya juri kalo nggak ngasih kritik dan saran yang membangun…

    soal apakah itu arahan…
    hm, bisa jadi.. sekarang ini apa sih yang nggak direkayasa..
    penonton acara musik.. bayaran..
    nggak tau nih kalo yg ini… hehehe

  10. Juri boleh mengkritik donk oom, tetapi jangan mengejek,mencemoohkan atau merendahkan derajat yang dikritik.
    Dulu ada juri yang mengatakan ” Deblon..siapa sih tuh Deblon…..” (namanya saya plesetkan oom.

    lalu seorang psikolog terkenal membuat tulisan ttg ucapan si juri tersebut (wanita cantik.. ini rahasia kita saja ya oom)
    Psikolog terkenal itu menulis antara lain ” mengapa dia menyebut Deblon dengan kalimat…siapa sih Deblon. Kitapun bisa saja mengatakan ” Mulia….siapa sih yang kenal Mulia….apakah dia artis…penulis atau siapa ”

    Belakangan kemudian, wanita cantik itu berada di kursi rodanya…tentu bukan karena ucapannya itu. Semoga dia segera sembuh.

    Juri yang bijaka akan mengatakan ” Ketika kamu bernyanyi saya lihat nada yang kau ambil terlalu rendah sehingga suaramu menjadi tidak muncul dengan baik. Coba kedepan, jika kau mendapat kesempatan masuk babak berikutnya, ambil nada yang pas ya.”
    Beda kan dengan ucapan ” Kamu itu menyanyi atau tahlilan sih…suara kayak gitu kok ya tega-teganya kamu iku audisi..beuh..”.

    Ucapan huuuuuuuuuu itu sudah saya dengar tahun 1974an oom…jika ada seseorang yang datang terlambat di suatu acara langsung serentak ada yang bilang ” huuuuuuuuuuuuuuuuuuuu”…..itu terjadi dikampus kami oom…

    I like it…( halah…)

    Salam hangat dari Surabaya

  11. Selamat pagi sahabat tercinta

    Saya datang untuk mengokoh-kuatkan tali silaturahmi sambil menyerap ilmu yang bermanfaat. Teriring doa semoga kesehatan,kesejahteraan,kesuksesan dan kebahagiaan senantiasa tercurahkan kepada anda .
    Semoga pula hari ini lebih baik dari kemarin.Amin

    Dengan bangga saya mengundang anda untuk mengikuti K.U.M.A.T ( Kontes Unggulan Muhasabah Akhir Tahun ) di BlogCamp. Tali asihnya sih tidak seberapa tetapi sensasinya sungguh ruaaaaaarrrrrrrr biasa.
    Silahkan simak artikel pengantarnya dengan meng-klik.
    http://abdulcholik.com/2010/11/16/kontes-unggulan-muhasabah-akhir-tahun/

    Terima kasih.
    Salam hangat dari Markas BlogCamp Surabaya

  12. he….he…he..
    kebiasaan dari dulu kali ya..
    dikit..dikit…huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
    dikit dikit huuuuuuuuuuuuuuuuu
    sekalian buat juri lagak dan lagu..
    huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
    biar seru.. (^_^)

  13. Kalo di pertandingan sepakbola (Eropa khususnya), yang terdengar bukan “huuuuu..” tapi “booooo…”
    Dan biasanya yg di-boo ini adalah:
    1. pemain suatu klub yang ‘pulang kampung’ untuk melawan mantan klub-nya tersebut, pasti di-boo deh sama penonton (suporter) tuan rumah.
    2. pemain yang bertindak ngga sportif, bermain keras atau ngga mengindahkan fair play dalam suatu pertandingan (biasanya pemain dari tim tamu)

    Untuk poin pertama; biasanya sih cuma beberapa saat doank.. cuma di awal pertandingan aja, sebagai ‘sambutan’ atas kedatangannya ke markas mantan klubnya🙂

    Untuk poin kedua; kebalikan dari pemain yang ngga sportif ini justru akan mendapatan standing ovation (tepuk tangan sambil berdiri) dari penonton, gak peduli pemain itu dari tim tuan rumah ataupun tim tamu.. tapi kalo pemain tuan rumah yg melakukannya biasanya lebih bergemuruh🙂

  14. Barangkali ini OOT, Om…
    Saya kok gak suka dengan cara berkomentarnya beberapa juri kontes-kontes bakat di tv itu ya? Terutama di M**TV, yang kontes lagu d*****t itu… Kok kesan saya bukan memberi masukan, tapi malah “menghina”, “memaki” dan “mencaci”.
    Salah satu kalimatnya yang bikin saya gerah adalah seperti ini: “saya tidak mau lagi melihat kamu minggu depan”. Sombong sekali juri itu. Kalau yang beginian, menurut saya patut diteriakan: hhhuuuuuuuuu….🙂

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s