Posted in PERTUNJUKAN HARI INI

RECTOVERSO


.
Selasa, 26 Februari 2013

Kencan berdua saja sama Bunda.

Tanpa niat tanpa rencana, kami tiba-tiba saja sudah duduk di sebuah theater.  Nonton Bioskop.

Saya ingin menebus dendam saya kemarin, karena telah salah nonton … “terlajur gelap” … nonton film MAMA.  Yang ternyata film Horor itu.  Hahahaha.   Sumpah waktu saya lihat posternya … yang kebayang di benak saya hanyalah sebuah film tentang kesedihan, hidup sengsara, merana, murung, anak yang miskin … dan yang sejenisnya.  Nggak taunya pelem horor … (masih tetap tidak rela sodara-sodara).

.

Lalu sekarang apa yang ditonton Om ?
Kali ini sayalah yang memilih film.  Saya memilih … Rectoverso.  Sebuah film yang dibuat berdasarkan buku kumpulan cerita pendek karangan Dee, Dewi Lestari.   Saya belum baca bukunya … sehingga saya tidak akan membanding-bandingkan media tertulis dan media film.  Just nikmati saja film ini … tanpa sok-sokan menganalisa kesesuaiannya dengan buku … (karena tidak akan pernah bisa sesuai kan chuy …?)

Film ini terdiri dari gabungan 5 buah plot cerita.  Yang masing-masing disutradarai oleh orang yang berbeda.  Semuanya wanita.  Ada lima orang wanita cantik yang menyutradarai film ini.  Marcella Zalianty, Rachel Maryam, Cathy Sharon, Olga Lydia, dan Happy Salma.
Film ini diedit – sambung sedemikian rupa … sehingga yang nonton bisa nyaman melompat dari satu plot ke plot yang lain.

Ke lima cerita tersebut adalah … Malaikat Juga Tau, Firasat, Cicak di Dinding, Curhat buat Sahabat dan Hanya Isyarat.

Banyak bintang bertaburan, Beradu akting disana.  Prisia Nasution dengan Lukman Sardi dalam “Malaikat Juga Tau”.  Dwi Sasono dan Asmirandah (plus Widyawati) dalam “Firasat”.  Di “Cicak di Dinding” ada aksi sensual Sophia Latjuba dan Yama Carlos.  Di “Curhat buat Sahabat” main Acha Septriasa dan Indra Birowo.

.

Lalu bagaimana halnya dengan “Hanya Isyarat” ?
Nah ini nih … praktis fokus kita hanya akan tertuju kepada satu orang pemeran saja.  Yaitu  Amanda Soekasah.  Memang ada sih 4 orang pemeran pembantu lainnya disana (termasuk Fauzi Baadila).  Tapi plot ini menurut saya sangat mengandalkan akting dari seorang Amanda Soekasah, sebab plot ini murni menceritakan pergulatan bathin di dalam diri seorang backpacker bernama “Al” … yang diperankan oleh Amanda.

Ah … Amanda memang “charming” sekali di film ini !!!  (She is just … “gorjes byanget” !!!)

Catat … !!! … itulah inti postingan kali ini …
Trainer suka akting Amanda dalam “Hanya Isyarat”-“Rectoverso ini  …

BTW : Amanda adalah salah seorang anak kembar dari designer terkenal Ghea Soekasah !  (wajah Amanda ini plek ketiplek ibunya …)

.

Salam saya

71071D338183D7765E8404E3E942AEC9.

.

.

I bet …
beberapa dari anda pasti akan langsung segera browsing …
“who is Amanda anyway ???”

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

85 thoughts on “RECTOVERSO

  1. baca nama belakang amanda baru mo nanya, eh kejawab juga anaknya perancang kondang itu..
    daku blom nonton filmnya, ntar tunggu ada subtitle-nya om.. kalu buku udah baca..
    asik kebalas dendamnya abis nonton “mama”.. :p

  2. ahahahaha…aku beneran gak tahu loh siapa Amanda ataupun ibunya. jadi penasaran, karena memang beneran inti postingan ini si Amanda aja. dan kenapa gak dimasupin fotonya yak ke sini. (biar usaha gugling dulu ini keknya…hehehehehe)

    1. Saya hanya memajang foto/gambar karya sendiri Is …
      Nek gak kepaksa banget … saya jarang majang gambar/foto punya orang lain …🙂
      hehehe

      Apa kabar Is ?

    1. Malah Lima Judul Bu …
      Mmm … jujur awalnya memang agak berkerut …
      kita diajak meloncat dari plot yang satu ke plot yang lain …
      Tapi … setelah 15 menit kemudian …
      Lancar Jaya … smooth Bu …

      Salam saya

  3. hehe..jd ingat kembali tragdi om kemarin, suer lucu bgt.
    Btw baca postingan ini bukan malah tertarik sm filmnya tp malah segera nyari digoogle si amanda soekasah… ternyata selain cantik, amanda anggun yah om ^^

  4. bentar Om. satu film lima judul? gak bingung nih ngeliatnya? apa karena plotnya saling bersambung ya.. Jadi penasaran.? Yah sabar aja menunggu deh filmnya nanti tayang di TV hihihi

  5. Sepertinya saya tidak bakal kesampaian menonton film ini di bioskop, Om.. Soalnya sampai beberapa minggu ke depan, saya harus berkutat dengan tumpukan pekerjaan di Curup yang mana tidak ada bioskop sama sekali..🙂

    1. Hahahaha …
      Enak Bi … jadi banyak waktu nih … relax … enjoy life

      mendadak romantis ?
      aaahhh nggak lah … aku biasa-biasa sajah dari dulu …🙂

      salam saya Bi

    1. kalo bicara masalah seger …
      Acha dan Asmirandah jauh lebih seger Mbak … hehe

      tapi entah mengapa … saya jauh lebih suka melihat si Amanda ini …

      Salam saya Mbak

  6. Om, meskipun lompat-lompat tapi bagus ya filmnya..
    eh, Om sst.. kok Om NH suka sama si Amanda sih, padahal Saras alias Sophia Latjuba kan juga keren aktingnya, tapi rada-rada panas gitu deh hihi

    1. Saya malah belum baca cerpen-cerpennya …
      jadi pengen punya bukunya tuh saya …
      jalinan kata-kata di buku pasti lebih lengkap nuansanya

      salam saya Pak Rom

  7. Udah baca bukunya, dan udah nonton filmnya… nonton film ini mah enaknya berduaan, jangan sendirian kaya’ saya… waktu itu iseng-iseng aja nontonnya, lagi ngebujang, eh ndak tahunya di bioskop isinya penuh sama pasangan-pasangan. Di kanan-kiri diapit ama pasangan. Di kursi-kursi lainnya pasangan-pasangan juga. Saya berasa bujang sendirian di tengah belantara cinta, jadinya nontonnya kurang kerasa, huhuhu:mrgreen:

  8. 1. Saya salut kepada om yang suka nonton film di gedung bioskop(apalagi berdua sama Bunda saja). Saya sejak pindah di Surabaya nggak pernah nonton blassss. Mau saya coba ach.
    2. Sebagian besar pemain saya kenal, kecuali Amanda dan Yama.
    3. Seluruh sutradara wanita itu juga kenal semuanya.
    4. Saya setuju jika om bilang memilih”aksi sensual Sophia Latjuba..”
    5. Saya kok jadi agak kurang ikhlas jika Acha Septriasa disandingkan dengan Indra Birowo ya, walaupun sebagai sahabat misalnya. Eman ayune ha ha ha ha

    Terima kasih atas reportase singkatnya.
    Salam hangat dari Surabaya

    1. Hahahah …
      mengenai Acha yang dipasangkan dengan Indra Birowo …
      mmm ya memang mungkin ini disengaja …
      sengaja dibuat “nggak seimbang” …
      karena inti ceritanya ya disitu … hehehe

  9. Saya juga belum nonton omm… tapi pernah baca novel nya sekilas. seperti nya seruu… pengen nonton deh jadi nyaa hahahaha🙂

    ati- ati om sama cover, bisa menipu. hahaha

    salam hangat om..

  10. nonton di bioskop salah satu hobi saya dari dulu Om..tapi kok sekarang agak susah kesampaian, punya baby en ga ada asisten di rumah..baca ulasan dari Om kayaknya film ini menarik..(secara dari bukunya dee gitu lo..).. hmm..klo udah gini ni..sabar aja nunggu cd nya ( pinjem cd ori di sekitar kampus undip🙂 ) atau minimal baca bukunya deh.. hehe

  11. Saya termasuk yang minim nonton Om, karena harus ke Semarang dulu.
    Mana jalannya macet lagi.
    Tambah lagi, saya termasuk yang nggak bisa nyaman kalau dengar audio di gedung bioskop. Menurut saya semua gedung bioskop suara audionya kelewat keras.
    Atau jangan2 telinga saya yg kelewat peka.

    1. Ya … Lukman sardi mainnya bagus …
      tapi sepertinya akting dan busana yang dikenakan, mirip-mirip (agak meniru) aksi Dustin Hofman dalam “Rain Man”

        1. Hmmm …
          saya rasa itu salah sasaran ya Put …
          mestinya kalo orang-orang mau protes ya protes ke Dewi Lestari dong ya …
          lha wong ceritanya seperti itu jeh …
          malah di novelnya lebih tergambar jelas deskripsinya
          🙂

  12. sungguh saya belum pernah nonton sama istri, hihi… apapun filmnya mungkin akan terasa lebih nikmat menontonnya, haha..
    salam

  13. saya udah baca bukunya, Om.. Dan memang bagus ceritanya… Saya cuma gak kebayang sj gmana bisa dijadikan film krn mnrt sy sih abstrak bgt ya… Tp hebat lah… Sy blm nonton filmnya, Om… Jd penasaran…😀

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s