Posted in PERASAANKU HARI INI, THE TRAINER, TRAINING

SABAR DAN SABAR


.

Tulisan singkat ini terinspirasi dari tulisan Sahabat Lama Blog saya … Syelvia Putri atau PoetryDISINI

Dia menulis tentang … Bersabar dan Dengarlah … intinya kurang lebih adalah … untuk tidak langsung bereaksi jika ada sesuatu yang tidak pada tempatnya … lalu dengarlah … siapa tau permasalahan bisa selesai jika kita mau mendengarkan.

Seruan bersabar dari Poetry ini sungguh mengingatkan saya kembali … Pas betul momentumnya …

Apa Pasal ?
Begini …
Sudah hampir seminggu ini … kembali saya menghadiri training … yang diikuti oleh sekitar Delapan Puluhan karyawan perusahaan kami yang tersebar dari seluruh Indonesia …

Peserta kali ini agak “istimewa”.  Sedikit memerlukan kesabaran yang ekstra

Sebagian besar … memang peserta mengikuti training ini dengan Disiplin, Serius dan Santai sebagaimana mestinya … berperilaku seperti pada umumnya ketika mengikuti Training-training kami …

Namun demikian … Ada sebagian kecil type peserta yang lain …

Mereka adalah …

1. Type “AHLI CELETUK”
Beberapa dari mereka hobbynya nyeletuk … Satu dua kali tidak masalah … apalagi jika dilemparkan pada saat yang tepat … Namun celakanya … mereka sering kali melempar celetukan tidak pada saat dan tempat yang tepat … sehingga (menurut saya) terkesan JAYUS … sedikit berlebihan dan agak mengganggu.

2. Type “LATE COMMERS”
Mereka yang suka datang terlambat … kelas sudah mulai … baru kucluk-kucluk masuk … Macam Jagoan di film koboy … (Jagoan kan selalu datang belakangan … mungkin itu yang ada dalam pikiran mereka )(hahaha) …. Yang type ini akan selalu ada di setiap training kami …

Ada juga yang peserta sudah masuk di kelas, siap mengikuti pelajaran … Namun tepat ketika Trainernya akan berkata selamat Pagi … apa kabar dan sebagainya … akan melontarkan beberapa kata pembuka … Eehhh ada yang sudah minta ijin kebelakang … Terpaksalah kita menunggu sampai dia kembali lagi ke kelas … (kok ya ndak dari tadiiiii gitu lo …)

3. Type “NOT FOCUS”
Ada juga yang … apa yang ditanyakan tidak sesuai dengan topik.  Topik kemana … pertanyaan kemana …  Pertanyaan kemana … jawabannya kemana … (lha ?)(bingung tak ?)

Dan kalau sedang menemui hal-hal ajaib seperti itu …
Saya ingat statement dari Poetry ini … Bersabarlah … dan Dengarlah …

Karena konteksnya agak berbeda sedikit … maka kata-kata itu saya ganti sendiri menjadi …
SABAR dan SABAR …

Kalaupun akhirnya mata dan kuping saya sudah mulai gatal … karena mereka sudah agak “melewati batas” … terpaksa … SABAR dan … TEGUR !!!

Hahaha …

Tapi ini hanya sebagian kecil saja kok … dan mudah-mudahan tidak mengganggu keseluruhan jalannya Training …  Bagaimanapun juga mereka adalah para peserta Training yang harus kita develop … Technical skillnya … as well as … Behavioural Skillnya …

.

Salam saya

 

BTW :

Bro Neo … Adal …
Do not worry …
These are not your team …
Your team are doing OK here
They have a very good manners !!! 

 


Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

37 thoughts on “SABAR DAN SABAR

  1. wah om kalo saya bagian mana ya. kalo om traner nya saya jadi bagian yang paling setia menderkan dengan semangat.

    cara negur orang nya gimana tuh om. kan dah pada tua tua pesertanya

  2. pagi om..
    bersabar lah, bersabarlah dan bersabarlah..*pdhl udah geregetan ya om…
    salah satu bentuk bersabar itu katanya sih dalam bentuk kita bisa menegur juga tp dg cara yang baik om…bersabar mengendalikan emosi tanpa membiarkan mereka yg salah semakin terjerumus *halah…
    salam saya om..^^

  3. hehehehe…SABAR dan TEGAS??? atau SABAR dan MARAH???? hihihihihi..
    tiga hal diatas memang sering aku temuin juga di kelas OM, tapi kalau udah mereka nyeletuk aku biasanya meng-smash dengan jawaban yg pedas biar yang nyeletuk kapok dan malu di depan teman2nya hahahahaha…

  4. Sepertinya pak NH… emang pas dengan Sabar dan sabar
    tapi kalo sudah nyeletuk gak habis2…
    sabar dan tegur sepertinya senjata yang ampuh, ya, pak..😀

  5. Sabar oom,, sabar,, hehehe,,,
    iya, pasti nyebelin banget ya Oom kalo kita baru ngomong eh pamit kebelakang, tapi yang pasti tanpa ada yang seperti itu, pekerjaan kita tidak akan terasa gregetnya kan?? heheh…

    salam sayang Oom

  6. Mungkin yang suka nyeletuk itu punya masalah dengan pede waktu kecil Om. Jadi, pas dia berusaha memperbaikinya, malah jadinya kebablasan…🙂

  7. Kalau saya Om, merasa terganggu melihat ada yang ngantuk atau tidur. Sementara kita berusaha dengan semangat dan berbagai cara membuat materi supaya tidak membosankan…..
    Dengan pengalaman seorang trainer, saya yakin Om NH sudah punya kiat-kiat ampuh untuk mengatasinya…

  8. Masa saya komen di postingan ini, gak isa masuk trus ada tulisan ini, Om:

    “Anda mengirim komentar terlalu cepat. Sabar.”

    Wakakaka…….piye to? Serius, gak ngarang lho😀

  9. menghadapi sekian banyak orang dengan berbagai karakter itu memang tantangan yang memerlukan kesabaran extra yach om apalagi kalau orang orang yang sudah cukup umur suka ngeyel, mending ngajar anak kecil lebih gampang diatur…:) (jadi curhat…)

  10. Sabar itu mudah diucapkan tapi sama sekali ga mudah diterapkan.. makanya Allah tidak pernah memberikan batasan sabar, dan bertebaran juga ayat tentang sabar dalam Al-Quran.. Yah, sabar.. sabar.. dan sabar..:mrgreen: *eh,anakkecilsoktau*

    Tapi menurut saya sih, teguran itu juga suatu bentuk kesabaran Om.. kesabaran kan tidak selalu berupa diam dan tidak melakukan apa2.. Dalam training, teguran adalah kesabaran dalam mendidik.. yang kena tegur kan kesalahannya, bukan orangnya.. coba dia perbaiki sikapnya, pasti kesalnya juga hilang..🙂

  11. Tidak hanya pada saat training, tapi juga saat meeting. Tidak hanya nyeletuk, tapi ada juga yang ngobrol atau terima telpon di saat training/meeting.

    Tapi setuju: sabar dan tetap sabar.

    Salam hangat dari Pekanbaru

  12. Dalam rangka penegakan disiplin, sikap seorang penegak dsiplin jika menghadapi ketidak-dsiplin adalah : menghentikan pelanggaran tersebut agar si pelanggar tidak menganggap bahwa perbuatan yang dilakukannya itu bukan merupakan pelanggaran.

    Selan itu agar pelanggaran itu tidak ditiru oleh yang lain.

    Salam hangat dari Surabaya

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s