Posted in RENUNGAN

ANGKAT TANGANMU


– 

Kali ini saya ingin bicara mengenai etika di jalan raya.

Sering kali kita suka sebal jika ada pengendara, entah mobil atau motor yang sudah dikasih jalan, sudah kita dahulukan tetapi dia hanya ”ngglenjem” … diam saja.  Berlalu begitu saja.  Tetap merengut ngeloyor tanpa ekspresi.  Arogan sangat.

Menyebalkan bukan …??

Saya ingin mengkampanyekan slogan … Angkat Tanganmu.
(satu tangan saja … kiri atau kanan …terserah)
(syukur-syukur kalau ditambah dengan senyum).

Kode ini sebetulnya sangat sederhana.  Namun entah mengapa kok susah sekali dipraktekkan.

Etika berkendara di jalan raya itu sebenarnya mudah saja.

Jika ada orang yang memberikan kita jalan … angkat tangan anda…
Jika tiba-tiba stang motor anda menyenggol spion sebuah mobil … angkat tangan anda …
Saat anda ingin menyebrang dan mobil /motor berhenti … angkat tangan anda …
Melewati pos satpam … angkat tangan anda …
Dan banyak lagi situasi yang lainnya …

Angkat tangan itu (menurut saya) ampuh sekali sodara.

Itu bisa berarti anda berterima kasih kepada pengendara lain
Penghargaan karena mobil dan motor telah bersabar menunggu kita menyebrang …
Bisa pula berarti anda meminta maaf … tidak sengaja menyenggol spion
Salam hormat … salam silaturahmi …

Dan sekali lagi … akan indah sekali rasanya jika itu disertai juga dengan senyum.

Percayalah … tidak akan ada ruginya anda mengangkat tangan anda …

Saya pribadi … akan menganggap persoalan selesai … jika ada motor yang tiba-tiba menyenggol spion mobil saya.  Dan sang bikers dengan sportif mengangkat tangannya dan menganggukkan kepala … (itu adalah permintaan maaf yang tulus menurut saya).  (dan itu sudah lebih dari cukup untuk menyelesaikan persoalan kecil tersebut).  Karena saya yakin sekali … tidak ada unsur kesengajaan di balik kejadian tersebut …

So …

Mari kita galakkan etika silaturahmi di jalan raya …
Dengan cara yang sederhana …

Angkat tangan anda … jika anda dipersilahkan jalan duluan orang pengendara lain …
atau jika anda menyenggol spion mobil orang … atau pada saat ada mobil / motor berhenti memberi kesempatan anda menyebrang …
It’s very easy …

(I think …)

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

49 thoughts on “ANGKAT TANGANMU

  1. well, itu adalah kebiasaan di sini, atau menyalakan lampu hazard 2-3 kali sebagai tanda terima kasih. jadi tidak heran kalau bisa dijalankan oleh orang Indonesia yang konon ramah tamah itu.
    bahkan di sini jika supir bus sesama armada bertemu pasti akan angkat tangan menyapa.

    EM

  2. bagus sekali om T kalo kita coba kampanyekan, seringkali (perasaan sih) ngangkat sebelah tangan saat dikasih jalan, dan orang itu juga membalas dengan anggukan. tapi kebanyakan ya gitu deh… ngeloyor tanpa ekspresi .

  3. Assalaamu’alaikum Om, met pagi…

    Tips yang sederhana namun nampaknya ampuh untuk mempererat silaturahiim jika diterapkan dengan sungguh2.. plus akan menjadi shodaqoh jika barengi dengan senyuman..
    Tapi saya punya pengalaman waktu mau nyeberang jalan, udah angkat tangan eh malah hampir diserempet dengan sengaja oleh si pengendara motor (laju motornya diarahkan ke saya, tapi saat udah dekat langsung meliuk.. padahal pengendara yang lain sudah memperlambat laju kendaraannya). Dalam hati cuma bisa bergumam, “arogan sangat itu orang”

    Have a nice Friday Om🙂
    Gimana, bahan untuk Piala Dunia-nya masih kurang gak Om?🙂

  4. Wah saya selalu melakukan itu, Om, terutama kalo ada yang ngasih jalan😀 Ama Pak Satpam juga, dan tentu pake senyum juga.

    Tapi akhir2 ini saya juga sering mengangkat tangan sama polisi cepek yang di pertigaan, bis kadang kehabisan koin😀

  5. Sebaiknya kita yg memulai. Walau pun memberikan jalan, kita bisa memberikan tangan atau sekedar memberi aba2 utk menyilakan jalan duluan. Pasti yg diberi jalan akan membalasnya.

    Daku sendiri selalu memberi tangan kalau diberi kesempatan jalan duluan. Tidak lupa senyum walau pun ngga yakin orang tersebut melihat senyum manisku (halah).

    Kadang-kadang kita perlu berlaku sopan dulu sebelum disopanin (eh, bahasanya bener ngga ya?)

    Salam Pak.

  6. siapp Om….
    angkat tangan itu somehow bisa sedikit meredakan emosi ya Om …

    Ingat kejadian nabrak mobil orang😆

  7. Rasanya saya juga melakukan itu, karena sangat mudah dilakukan..
    Smg saja banyak pengendara lain melakukan hal yg sama ya pak, apalagi plus senyum.

  8. Klo saya sampai diserempet biasanya yang nyerempet ga pernah ngangkat tangan. Hanya berlalu begitu saja, yang ada juga saya yang ngangkat tangan, tapi tangannya dikepal mas, hehehehe!

    1. eh ada tambahan.. bahwa dengan angkat tangan ini, bisa mengurangi emosi di jalan. saling menghargai dan tentunya suasana berkendara jadi lebih nyaman.

      dengan emosi lebih terjaga, insya Allah perjalanan jadi lebih aman.🙂

  9. saya biasa mengacungkan jari pak …

    Jempol untuk terima kasih kalau dikasih jalan
    Jari tengah kalau kesel sudah dikasih lampu jauh masih maksa ngambil jalan kita hehehehe

    dan jari kelingkin kalau telinga gatel heheheheh

    salam

  10. jadi ingat tagline lalu lintas di jalan di kota saya “senyumlah, karena di jalanan emosi anda akan meningkat”.. whuoooa manisnya :)”

  11. wah dah lama ga naik motor om, naik bis terus..hehe..kalo saya sih dulu pas mash sering naik motor cuma buka tutup helm trus pasang senyum maut aja sambil anggukin kepala. Sepertinya dah cukup deh..

  12. Memang pada dasarnya semua ngak nyaman di jalan yang ramai tapi harus digunakan barneg-bareng, jadi mengangkat tangan adalah solusi damai – tapi hati2 ah.. semoga selamat dan aman dalam perjalanan, mobil saya ngak diasuransikan😀

  13. Saya setuju pakde, itu menunjukkan kita masyarakat yang beradab.
    Itu memang pekerjaan yang mudah dan ringan tapi jarang yang melakukannya.
    Saya dukung tanpa reserve pakde.
    Mari kita acungkan tangan ketika pakde ngantengku lewat sambil tersenyum.
    Pakde kok belum nengok blog saya sich.

    Salam manis dari Batam Pakde

  14. Saya juga melakukannya oom, tapi bukan angkat tangan saja malah menghormat, hanya bukan menghormat dengan 5 jari rapat tapi 3 jari. Kayaknya lebih keren nggak mirip hormatnya serdadu.

    Kalau diparkiran gaya saya lebih nyemanak lagi. Saya lirik dulu label nama tukang parkirnya. Lalu saya katakan ” terima kasih pak Karpak ( maksudnya Car Park kalee yaaa namanya). Wah..dia senang sekali Oom merasa d uwong-ke gitzuu

    salam hangat dari Surabaya

  15. Kalo saya biasanya ngasih tanda dengan tangan saya pak. Berhubung saya naik motor, dan kedua tangan memegang kendali. Biasanya saya cuma membuka tangan saya ke arah orang yang memberi jalan. Seperti menyapa kecil gitu.. atau kadang agak membungkukkan badan seperti menghormati gitu.

    Ya , saya kira memang sebaiknya ada ngasih tanda seperti itu pak😀

  16. setuju om, saya sudah mempraktekkan hal ini, angkat tangan + senyum + klakson, saya rasa ini adalah cara yang paling sopan untuk berkomunikasi di jalan.

    salam kangen😀

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s