Posted in GUEST WRITER

karsini # 22 : DI ANTARA GELAPNYA MALAM


Karsini # 22
Kiriman salah seorang teman maya saya … (dan juga mungkin teman maya anda …)
Tak usahlah pakai kata kunci / clue … karena ini mudah ditebak … ( I think … ??) hehehe

Simak tulisan berikut …

 

—————–

 

Di Antara Gelapnya Malam

Selama hidup, inginnya sih selalu aman-aman saja. Namun yang namanya musibah, kita takkan pernah tahu kapan datangnya. Seperti halnya beberapa waktu yang lalu, aku mendapatkan cerita dari salah seorang tanteku. Beliau dengan semangatnya mengisahkan bahwa ada ipar dari anak beliau, sebut saja namanya Rio, yang dihadang saat naik sepeda motor. Kejadiannya masih dalam bulan Januari ini.

Rio, berperawakan tinggi besar dan mengendarai sepeda motor laki-laki. Malam itu ia mampir ke pom bensin. Sejak keluar dari pom bensin, Rio merasa ada dua sepeda motor yang terus mengikutinya. Namun ia berusaha berpikiran positif, mungkin saja orang-orang itu hanya kebetulan sejalur dengannya, karena memang jalan yang dilaluinya adalah jalan poros.

Beberapa belas kilometer kemudian, kedua sepeda motor itu memepet Rio. Salah seorang dari mereka menendang sepeda motor Rio hingga ia terjatuh. Ternyata mereka terdiri dari 3 orang dan ada kayu panjang di tangan salah satu orang itu. Lalu kayu itu dipukulkan ke Rio, terus dan terus, ke kepala, badan, tangan dan kaki. Darah mengucur dan Rio rubuh.

Melihat Rio sudah rubuh, kayu panjang itu dicampakkan ke tanah. Ketiga orang itu kemudian membongkar bawaan Rio, mencari barang berharga yang mungkin ada. Tanpa mereka sadari, Rio bangkit dan memungut kayu panjang itu. Kemudian Rio mengumpulkan segenap tenaga yang tersisa dan memukul kawanan penodong itu secara membabi buta. Akhirnya ketiga kawanan itu tumbang satu persatu. Alhamdulillah, Rio dan barang bawaannya selamat, meskipun Rio harus mendapatkan 18 jahitan untuk luka di kepalanya.

Mengapa tanteku sangat persemangat menceritakan pengalaman Rio kepadaku?

Karena kejadiannya adalah di jalan yang kulalui setiap hari, saat berangkat/pulang kerja. Beliau sangat was-was bila aku dihadang orang di tengah jalan. Selain kondisi jalan yang menanjak atau menurun, berkelok-kelok dan banyak kendaraan besar yang lewat, jalur menuju tempat kerjaku juga sangat rawan. Jalan poros antar kota/kabupaten ini memiliki penerangan minim di malam hari dan lagi sering kali aku harus berangkat atau pulang kerja di malam hari.

Sangat ngeri rasanya bila membayangkan ada orang yang menanti kita di tikungan yang remang-remang atau bahkan gelap sekali. Karena itu, aku menceritakan kembali kejadian yang dialami Rio kepada rekan-rekanku agar kami –para pengguna sepeda motor- semua meningkatkan kewaspadaan. Beberapa saran kami pertimbangkan dalam rangka melindungi diri, terutama untuk yang perempuan.

  1. Tampil se-laki-laki mungkin. Mengenakan jaket, tas berupa backpack atau selempang.
  2. Usahakan selalu beriringan. Bila teman yang satu mengalami musibah, yang lain bisa membatu.
  3. Waspada akan kendaraan yang mencurigakan.

Diatas semua itu, tetap tak boleh meninggalkan do’a. Kita wajib memohon kepada Allah Ta’ala agar kita sealu berada dalam lindungannya.

——

KARYA SIAPA INI ???

.

STOP PRESS
Seperti tebakan sebagian besar narablog
Ini adalah karya
MARIATUL KIBTIAH
Alias : KAKAAKIN
Seorang Perawat
dari Samarinda, Kalimantan Timur
Blognya bertajuk : TRY2BCOOLNSMART

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

56 thoughts on “karsini # 22 : DI ANTARA GELAPNYA MALAM

            1. karya saya Uda?
              Mana punya nyali saya nayangin tulisan dimarih xixixxi

              KECUALI ada angin puting beliung melintas di depan rumah
              baru deh kemungkinan itu terjadi

              *minder akut*

      1. wkwkwk….ada dugaan lain Pak Mars..
        Mungkin ini kakaakin (Mariatul Kibtiah), karna disebutkan dia seringkali berangkat/pulang kerja di malam hari. Pekerjaan sebagai perawat kan shift2an ya, jadi seringkali berangkat malam juga kalau pas jaga malam.

          1. Saya juga berpendapat ini tulisan Kakaakin, sebab kalau nda salah ingat saya pernah membaca satu postingan tentang sahabatnya yang kecelakaan di jalan dan di sana ada cerita yang mirip dengan ini. “……..Selain kondisi jalan yang menanjak atau menurun, berkelok-kelok dan banyak kendaraan besar yang lewat, jalur menuju tempat kerjaku juga sangat rawan. Jalan poros antar kota/kabupaten ini memiliki penerangan minim di malam hari dan lagi sering kali aku harus berangkat atau pulang kerja di malam hari……

            Kalau tebakan kita benar, kita bakal dapat kiriman durian, Mbak.🙂

  1. menurut penerawangan saya penulisnya cewe yang suk apulang malam dari tempat kerjanya dan itu yg pasti bukan di kota besar karena istilahnya jalan kabupaten.
    Nchie, dan erry, pastinya di coret…..karena tinggal di kota besar….
    yg tinggal bukan di kota besar…dewi, kakaakin, niee,…hm siapa lagi yah??
    daripada salahnya sendiri…mendingan salah bareng2 aja deh….Kakaakin pilihannya

  2. Perempuan yg suka naik motor ke tempat kerja? Mau gak mau nebak Kak Akin lg deh om, walau sejatinya pasti banyak blogger cewek yg naik motor berangkat kerja. Ini jg cara lain utk mengatakan not so sure🙂

  3. yang gak berani nongol dikolom komen ya tentu saja dia penulisnya, hhaaha…
    aku baru baca, meski semalam sempat ngintip komen-komennya saja😀
    aku tau, mbok karsini…

    1. pasti kk Akin lega banget nih…
      aah…akhirnya bisa komen… Hihihi…
      Blogger cool n smart seperti kk Akin mmg mudah diingat, meski saya jarang ninggalin komen di try2bcoolnsmart, tp saya sering main n buka2 tulisan lama… Eh? :p

  4. ohiyaa aku inget ceritanya Kakaakin yang sehari melewati jalanan berkelok2 yg penuh kendaraan besar juga…

    thanks for sharing Kakaakin, semoga Allah senantiasa menjaga kita semua, amin..😀

  5. Wah maap ane baru nih disini, ini tebak2an pengarangnya ya?emg pada kenal ya 1 sm lain?

    salam kenal dulu deh klo begitu
    darknight hadir disini
    boleh jg nyamper2 ke website sy ‘htt p://darknight.blogdetik.com/’

    1. Jika kita menyimak dengan benar postingan teman-teman kita
      jika kita betul-betul membaca ulasan teman-teman …
      jika kita betul-betul berkomentar dengan manners
      tidak sekedar meninggalkan link …
      saya yakin akan terlihat ciri khas dari masing-masing kita … walaupun kita sebagian besar belum pernah bertemu secara langsung
      dan persahabatan ini hanya tersambung lewat blog maya kita masing-masing

      salam saya

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s