THE NINE FROM “GLOWING DIAMONDS”


logo9

Postingan “THE NINE FROM …” tradisi khas blog ini, akhirnya sampai di kelompok yang ke Sembilan.  Kelompok yang terakhir.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Saya berusaha memilih sembilan postingan berkesan dari sembilan teman-teman saya, yang sempat saya baca di tahun 2013 kemarin.  Kriteria postingan berkesan menurut selera subyektif saya adalah postingan yang informatif, inspirasional, menyentuh, simple, apa adanya dan kadang … lucu menghibur.

Karena teman saya semakin banyak … maka saya sajikan postingan berkesan tersebut secara serial … dibagi menjadi beberapa kelompok.  Ini kelompok yang ke Sembilan.

Sebut saja Kelompok THE NINE FROM “GLOWING DIAMONDS”

Mereka adalah …

.

1. Imelda
Imelda Coutrier, asal Jakarta sekarang bermukim di Nerima, Jepang.  Ibu dari dua putraKalau boleh saya meng-claim, Imelda adalah teman maya yang paling lama diantara teman-teman saya yang lain.  Saya kenal EM bahkan sejak blog ini belum berdiriEM sangat faham mengenai bahasa, sejarah juga budaya Jepang, karena memang dia belajar mengenai hal itu.  EM sehari-hari bekerja sebagai dosen Bahasa Indonesia di Jepang.  Dia memberikan sumbangsih untuk Indonesia, dengan caranya sendiri.  Secara tidak langsung dia juga berpromosi untuk Indonesia.  Alangkah sayangnya, jika kita yang justru tinggal di Indonesia ini tidak bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk turis manca negara.  Salah satu postingan berkesan yang saya pilih dari EM, secara tidak langsung memberi gambaran tentang apa yang di lakukan EM untuk Indonesia.  Postingan tersebut berjudul SRIKANDI PENENGAH”.  Imelda bertindak sebagai penerjemah bahasa, ketika Menteri Pendidikan Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Jepang.  Memang kelihatannya ini peran kecil, tapi saya rasa dampaknya besar untuk kerja sama dua negara.

.

2. Adel
Adelma Rahmi, terakhir saya mengetahui yang bersangkutan bertugas di salah satu Puskesmas di Bukit Tinggi.  Namun setelah menikah 11 Januari 2014 yang lalu, saya tidak tau beliau ada dimana.  Apa sudah dibawa suaminya merantau atau bagaimana.  Saya juga mengalami kesulitan untuk mentrack blognya.  Karena ternyata blognya sudah ganti nama, ada tambahan nama suaminya disana … aiiihhh souw sweet … hehhee.  Bundo Dentist ini agak jarang menulis sekarang.  Namun kalau beliau sedang “ON” beuuhhh … tulisannya rancak.  Contohnya yang satu ini : “ARKASALA.NET : PEMBELAJAR DARI BARAT KE TIMUR”.  Ini adalah postingan yang diikut sertakan dalam lomba blog saling berhadapan yang digagas Pak De Cholik.  Mereka, Kang Yayat dan Bundo Dentist saling mereview satu sama lain.  Saya begitu terpesona dengan analisa mendetail – review yang dilakukan oleh Bundo Dentist ini.  Lengkap sekali pembahasannya.  Sepertinya mereka saling belajar untuk membuat blog review dengan baik.  Terbukti juara 1 didapat oleh Kang Yayat dan juara kedua oleh Bundo Dentist.  Tidak terasa masing-masing sudah saling belajar.  Inilah keindahan ngeblog … This is the beauty of blogging

.

3. Monda
Monda Rezky Siregar, juga seorang dokter gigi, tinggal di Jakarta.  Ibu dari dua putri yang sudah menginjak remaja.  Kak Monda juga sudah lama saya kenal.  Beliau bekerja di salah satu puskesmas di Jakarta.  Saya sudah pernah bertemu dengan Kak Monda, Baru satu kali sih.  Yaitu saat kita menghadiri perhelatan pernikahan anaknya Bunda Ly.  Postingan yang saya pilih dari Kak Monda adalah postingan yang berjudul : MAGANG“.  Di dalam tulisan singkat tersebut kak Monda bercerita mengenai seorang siswi sekolah kesehatan yang sedang magang di Puskesmasnya. Saya banyak mendengar bahwa anak-anak magang itu suka di kerjai, atau di suruh-suruh dengan tidak semestinya. Ternyata saya salah.  Kak Monda menceritakan sesuatu hal yang lain.  Kak Monda bilang bahwa “yang penting siswa tahu sopan santun dan tata krama”.  Ya, it should be both way.  Siswa magang tidak boleh belagu dan yang ketempatan juga diharapkan kerelaannya untuk mengajari siswa tersebut.  Mmmm … Sebetulnya ada satu lagi hal yang membuat saya senang dengan tulisan tersebut.  Yap betul sekali … sebab nama saya disebut-sebut disana … hahaha

.

4. Niken
Niken Kusumowardhani, Bunda Lahfy, ibu dengan lima putra putri.  Akhir-akhir ini saya jarang melihat beliau beredar.  Baik di Blog maupun di soc-med.  Mungkin kesibukannya berbisnis katering menyita waktunya.  Blog Bunda Lahfy ini banyak bercerita mengenai keluarga, anak-anaknya … juga tentang ke Islaman.  Saya mengenal Bunda Lahfy sudah lumayan lama.  Namun baru sekali ketemu, itupun di gedung, jadi rame.  Belum jenak ngobrol-ngobrolnya waktu itu.  Sama seperti kak Monda, saya pertama kali bertemu Bunda Lahfy di resepsi pernikahannya Bunda Ly.  Dari dulu, saya selalu terkesan pada kemesraan Bunda Lahfy dan Suaminya.  Salah satunya bisa anda lihat di postingan edisi 17 April 2013 : “ROMANTIS MANIS”.  Disana Bu Niken membuka resep jitu untuk membuat hubungan suami istri selalu hangat, romantis dan mesra.  Perlu di ketahui oleh para pembaca sekalian.  Bahwa mereka adalah satu kampus dulunya.  Bisa kebayangkan ? cinta mereka itu terpupuk sejak jaman mahasiswa.  Luar Biasa.  Ayo Bunda Lahfy … ayo menulis lagi.  Sharing cerita-cerita lagi.

.

5. Yati
Yati Rachmat, tinggal di Tangerang Selatan.  Sama kotanya dengan kota saya.  Rumah kami sebetulnya relatif dekat.  *dekatnya Jakarta lho* (hehehe).  Namun sayangnya, sampai sekarang saya belum sempat sowan ke tempat Beliau.  Bunda Yati tahun 2013 kemarin terpilih sebagai Srikandi Blogger Lifetime Award.  Sebuah wujud apresiasi dari tim KEB untuk ketekunan Bunda Yati ngeblog.  Walaupun usianya sudah tidak muda lagi, tetapi Bunda Yati masih tetap semangat untuk belajar, menulis dan berbagi pengetahuan di Blognya.  Ya … saya rasa Bunda Yati adalah Blogger yang paling senior usianya, diantara jaringan pertemanan saya.  Postingan berkesan yang saya pilih dari Bunda Yati adalah “KOPDAR DENGAN PEMILIK NYANYIAN BURUNG”.  Saya suka sekali tulisan tersebut.  Postingan itu bercerita mengenai kedatangan Lozz “Essip” Akbar dari Jember yang ditemani oleh Una, ke rumah Bunda Yati.  Essip jauh-jauh memerlukan datang sowan ketempat Bunda online mayanya.  Sebuah persahabatan yang manis.  Ah bukan … ini bukan persahabatan.  Ini lebih dari itu.  Ini KELUARGA.

.

6. Lily
Lily Suhana, Ibu yang dikaruniai dua putra-putri.  Tahun kemarin baru saja mantu.  Saya selalu kagum dengan beliau.  Walaupun dokter menyatakan beliau itu menyitas kanker, namun hal tersebut sama sekali tidak menghentikan dia untuk terus menulis dan berbagi.  Bahkan sekarang dia sudah mempunyai empat buku.  Buku yang teranyar berjudul “Rahasia Terbesar Pramugari Udara”.  Judulnya menarik bukan ?… alhamdulillah saya berkesempatan untuk mendapatkan buku tersebut langsung dari Bunda Ly.  Bunda Ly mengelola dua blog kalau tidak salah.  Selain Bunda don’tworry blog lamanya, Bunda juga menulis di Be Best Survivor.  Coba anda simak tulisan-tulisan disana.  Terasa “lempeng aja gitu”.  Seperti tidak ada apa-apa,  Seperti bukan diceritakan oleh seorang yang menyitas kanker.  Bunda Ly bukan tipe yang menye-menye berkeluh kesah na na nu nu.  Beliau menjalani seluruh perawatannya dengan tekun, bersungguh-sungguh, dan dilakukan dengan sepenuh hati.  Coba teman-teman simak tulisan yang satu ini … “TAK ADA JANJI-JANJI SURGA”.  Kalau bukan ditulis oleh seorang yang bermental baja.  Saya rasa tidak mungkin orang bisa menulis hal “yang berat” tersebut dengan mengalir tanpa beban.  Penuh kepasrahan tetapi tetap berikhtiar dan tawakal.  Survive Bunda !!!

.

7. Choco
Chocovanilla, sebut saja begitu.  Tinggal di Jakarta.  Ibu dari sepasang putra-putri.  Bahasanya khas.  Kadang sekali sekala Choco menampilkan cerita rekaan – fiksi.  Namun sekalipun fiksi cerita tersebut biasanya berbasis pada kehidupan yang nyata. Membahas hal-hal yang kini pula.  Endingnya seringkali unpredictable.  Namun kali ini saya tidak akan memilih yang Fiksi.  Saya memilih satu postingan yang menurut saya berkesan, yang berjudul “PIM : SOULMATE”.  Choco dan juga Mas Dewo adiknya, baru ditinggal oleh Papa tercinta.  Postingan tersebut menceritakan kegiatan keluarga mereka paska meninggalnya beliau.  Bagaimana Ibu masih sering mengingat Almarhum.  Ya pasti akan terus teringat, karena mereka selama ini selalu bersama.  Mengapa postingan ini berkesan ? Karena hal ini persis seperti yang keluarga kami alami waktu Bapak meninggal tiga tahun yang lalu.  Kami sangat sedih melihat ibu yang kini tinggal sendiri.  Dan ketika kami menawari ibu untuk pindah ke rumah salah satu dari kami, anak-anaknya.  Ibu menolak.  Ibu enggan meninggalkan rumah yang penuh kenangan.  Semoga Papanya Choco-Mas Dewo dan juga Bapak tenang disisi NYA.

.

8. Devi
Dian Mutiara Devi Yudhistira, Ibu dari tiga putra putri.  Tinggal di Jakarta.  Sekarang sedang mengandung anak yang ke empat.  Blognya bertajuk belajar dari anak-anak.  Isinya sudah dapat di duga … pasti tentang ketiga anak-anaknya.  Tahun ini si Adek masuk sekolah MI, lucu.  Si Adek, anak ke tiga Bu Devi ini memang khas.  Mungkin karena selama ini jadi anak terkecil, sehingga menjadi manja.  Saya tidak kebayang, jika adiknya nanti lahir.  Si Adek Syafa pasti berubah jadi dewasa mungkin ya.  Kan udah jadi kakak.  Tadinya saya mau memilih postingan tentang si Adek yang nggak mau pake seragam.  Namun saya merubah pilihan saya, pilihan saya justru jatuh pada postingan yang satu ini … “MANFAAT BOLA BEKEL BUAT ANAK-ANAK”.  Judulnya antik bukan ?  Ya sederhana saja, Bu Devi membahas tentang permainan klasik yang disukai oleh anak-anak perempuan jaman dulu.  Tapi … tunggu dulu.  Bukan itu saja.  Yang menarik justru, menurut pemantauan Bu Devi, kini bola bekel bukan milik anak perempuan saja … anak laki-laki pun ikut bermain bekel. Kalau tidak percaya, baca saja postingan bu Devi ini.

.

9. Iyah
Triana Frida Astary a.k.a Advertiyha a.k.a Bundosar ibu satu putra yang tinggal di JakartaMempunyai latar belakang copy writter di salah satu biro iklan.  Hal ini membuat Bundosar sangat terbiasa berolah kata di Blog.  Tulisannya bernas.  Sekarang dia mengusahakan gerai online shopping dari rumah.  Ada satu tulisan yang berkesan di hati saya.  Sebuah postingan yang sekaligus merupakan ajakan untuk mengikuti kontes.  Kontes yang bertajuk : “SEHARI TANPA GADGET”  Topik GA yang digagas oleh Bundosar ini sangat saya pujikan.  Sebuah topik yang seolah mengangkat keresahan saya selama ini.  Betapa sekarang ini, gara-gara gadget, kita jadi tidak memperhatikan sekeliling kita.  Kita jadi sibuk dengan urusan sendiri.  Individualis.  Lihat saja di restoran.  Tidak jarang kita temui ada sebuah keluarga, bukannya bersenda gurau, ngobrol, atau bercanda antar anggota keluarga. Eeeehhh ini malah asik sendiri-sendiri.  Senyum sendiri … bercanda justru dengan temannya di ujung maya sana.  Itu sebabnya saya sangat senang Bundosar mau mengangkat hal ini ke permukaan.   Dan ternyata, event ini banyak sekali mendapat sambutan dari khalayak.  Banyak yang “buy in” dengan ide ini.

.

Jadi demikianlah rangkaian THE NINE FROM “GLOWING DIAMONDS”

Mari terus pancarkan aura positif ke sekeliling kita.

Pancarkan kebahagiaan pada sesama.  Kapan saja … Dimana saja … Sekecil apapun itu.

Salam saya

71071D338183D7765E8404E3E942AEC9.

.

.

.

.

49 thoughts on “THE NINE FROM “GLOWING DIAMONDS”

  1. wah… terima kasih mas, sudah diangkat menjadi “diamond” kebetulan aku juga suka sama diamond🙂

    Betul sekali yang mas bilang: “Mari terus pancarkan aura positif ke sekeliling kita.
    Pancarkan kebahagiaan pada sesama. Kapan saja … Dimana saja … Sekecil apapun itu.”
    Yang negatif dipending saja untuk konsumsi sendiri ya hehehe.

  2. Waaahhh, ndak nyangka terpilih lagi oleh OmNh ^-^
    Maturnuwun ya, Omm….saya sangat terharu Om memilih postingan yang memang sangat membuat saya menangis jika membacanya lagi. Semoga ibu2 kita selalu bahagia ya, Om…

    Sungkem buat Ibunda Om dan TanteNh….
    Salam hangaaaaatttttttt…..

  3. Pribadi-pribadi hangat yang selalu menyinarkan energi positif ke lingkungannya. Sangat menghargai karya beliau-beliau. Terima kasih menikmati kilau berlian melalui postingan Dhimas NH. Salam

  4. duh, gak sangka tulisan yang agak sedikit ada curhatnya itu, ternyata masuk jadi “berlian” disini
    terimakasih banyak Mas eNHa untuk apresiasinya pd tulisan tersebut.
    ( siap siap meyakini yang Mas eNHa bilang, jangan pernah anggap remeh tulisan kita, sekecil apapun )

    sekali lagi terimakasih banyak ya Mas🙂

    salam

  5. Wah..wah…mereka memang blogger2 kemilau..
    Saya juga kagum dengan tulisan2 mereka, Om…
    Beberapa dari mereka sudah pernah bertemu, beberapa lainnya memang belum pernah bertemu, tetapi tetap terasa kedekatannya.

    Trims Om sudah mengumpulkan tulisan apik mereka di sini, kembali mengulang ingatan terhadap postingan2 itu🙂

    salam.

  6. Pilihan yang tepat sekali, Om..
    Mereka adalah para ibu yang bersinar bagaikan permata, membagikan kebahagiaan bagi sekelilingnya.. Salam salut saya untuk kesembilan ibu-ibu tersebut, terutama bagi si pengantin baru, hehehe..

  7. 9 Blogger ini memiliki ciri khas masing-masing. Ada yang postingannya panjang-panjang, ada yang kelas sedang dan ada pula yang kelas welter ringan. Demikian pula frekuensi ngeblognya. Ada yang haria,mingguan dan ada pula yang bulanan bahkan triwulanan ha ha ha.

    Jika ingin membaca artikel yang unik2 bisa datang keTokyo yang kaya dengan HARI, ada hari ini, hari itu. Jika ingin minum jamu datanglah ke blog Jeng Choko.

    Semoga mereka tetap menulis, seberapapun jumlah dan periodenya.
    Salam hangat dari Surabaya

  8. om, terimakasih banyak.. bagi seorang blogger yang sedang terpuruk dalam kepenulisan, ini sangat membantuku untuk kembali berdiri tegak, kembali ke jalan lurus seorang blogger, mari menulis..!!!

  9. Saya selalu suka dengan posing mbak Imelda. Inspiratif. menggugah semangat untuk berbuat bagi negara. yaa…. dilingkup kecil dulu, tingkat RT. hehe.. tapi beneran. banyak yg bisa dipelajari dari posting mbak Imelda.

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s