Posted in ARTIKEL

POST IT


.

Sehari-hari, di kantor … kami dibantu oleh beberapa sekretaris.

Baru beberapa bulan ini … kami mempunyai sekretaris baru.  Sebetulnya dikatakan baru betul sih juga tidak.  Dia karyawan lama namun baru saja dirotasi ke departemen kami.  Sebelumnya dia membantu departemen lain.

Sebut saja namanya … Af-Mi. Seorang wanita yang sigap … selalu siap membantu … dan murah senyum !

Suatu ketika saya datang ke meja kubikelnya dengan membawa beberapa lembar berkas dokumen yang harus di follow up.  Namun ternyata meja kubikelnya Af-Mi kosong.  Dia tidak ada …  Hanya saja ada secarik POST IT di layar monitor komputernya.  Tertulis satu kata disana …

Saya perhatikan setiap jam-jam tertentu … Af-Mi pasti tidak ada di kubikelnya …  Dan kembali .. saya selalu menemukan secarik kertas tempel POST IT berwarna kuning … tertempel di layar monitor desktopnya … dan selalu bertuliskan kata yang sama …

=

Mau tau satu kata yang ditulis Af-Mi di kertas post it tersebut ?

Satu kata tersebut adalah … PUMPING !!

Dan saya pun tersenyum … ada aliran hangat di hati saya …
Saya pun menyematkan tanda Jempol virtual saya … untuk memuji Af-Mi … !!!

 

Anda tentu tau kan ?  mengapa saya menyematkan Jempol tersebut bukan ???

 

Selamat Hari Kartini !!!

 

Salam saya

.

.

.

Penulis:

I am just an ordinary person who work as a trainer. who wants to share anything he knows ... No Matter how small ... No Matter how simple.

51 thoughts on “POST IT

  1. Rupanya si mbak sedang berusaha menyeimbangkan kewajibannya sebagai karyawati & sebagai ibu… salut & semoga sukses!

  2. titip jempol juga buat mbak Af-Mi nya.
    mudah2an tidak ada yang komplain dari rekan kerja karena beliau meninggalkan tugas kantor walalupun hanya sesaat untuk menyusui anaknya.. semoga mereka pengertian🙂

  3. Itu adalah salah satu konsekwensi yang harus dijalani oleh wanita yang tetap memilih berkarir di luar rumah.. Salut buat mbak Af-Mi dan ibu-ibu lainnya yang tetap konsekwen dengan hal tersebut🙂

  4. Assalamualaikum Kek… apa kabar? Semoga sehat selalu…

    hmm… seandainya bayi bisa ngomong, mereka akan protes jika Ibunya ngasi susu formula…

    Oyen sendiri sebelum melahirkan, sudah minta ijin untuk bawa bayi ke kantor. Jadi sekarang si dedek ikut Umminya ngantor tiap hari, naik angkot pulang pergi sejak umur 2,5 bulan. Tidak hanya karena harus memberi ASI, tapi tanggungjawab yang harus dilakukan oleh seorang Ibu, bahwa anak dan keluarga adalah nomer 1, dan karir nomor sekian, atau dalam Islam keluarga dan pendidikan anak adalah wajib bagi seorang Ibu sedangkan bekerja adalah mubah jika mendapat ijin suami, maka kewajiban tidak boleh mengalahkan yang mubah, jadi jika bekerja melalaikan anak dan keluarga maka pekerjaan itu harus ditinggalkan… itu yang Oyen pahami

    Bagaimanapun, amanah anak ada di tangan orangtuanya, sekalipun ada banyak tempat penitipan anak nomor wahid, pembantu bergelar guru PAUD, nenek yang pinter ngemong cucu, kelak Allah hanya akan meminta pertanggungjawaban pada orangtuanya… dan semoga kita, termasuk Oyen mampu melakukannya…

    hehehehe… gak pernah komeng, sekalinya komeng panjang banget begini…

    wassalamualaikum wr wb.. sungkem (sekarang yang sungkem berdua…🙂

  5. Sebuah kewajiban yang harus ditunaikan. Salut
    Emak saya dulu katanya pernah menyusui anak famili dan juga saya.
    Yu Katri, demikian nama bayi itu menjadi saudara sesusuan saya
    Sayangnya yu Katri sudah mendahului dipanggil Allah Swt.
    Salam hangat dari Surabaya

  6. hebat deh….bukan cuma tanggung jawab sama kerjaan ny, tapi ga sampe lupa sma kewajiban sebagai ibu….titip jempolnya jga yah…..semoga semua wanita karir yang sudah punya anak tidak lupa sma kewajibannya sebagai ibu…..

  7. salam ya om buat Afmi…..

    jadi inget pas anak2 maih kecil dulu….*kok jadi terharu yaaa*

    ada 3 hal om yang bikin saya terharu….(ijinkan menggunakan 3 hal ala om NH18 hehehe) :

    1.Pengen meluk mbak Af-Mi…memberikan semangat sebagai sesama ibu2 bekerja yang pernah merasakan dan mengalami kesibukan ‘pumping’

    2. Nitip tulisn buat mbak AfMi ya om….siapa tau bisa jadi ide tambahan buat ngumpulin ASI di http://yudhistira31.wordpress.com/2008/02/13/tips-menampung-air-susu-ibu-asi/

    3. Acung jempol buat Om NH18 yang sudah menyatakan…..”Dan saya pun tersenyum … ada aliran hangat di hati saya …Saya pun menyematkan tanda Jempol virtual saya … untuk memuji Af-Mi … !!!”
    nggak semua bapak 2 berpikiran seperti om lho…andai semua bapak *bos* berpikiran seperti itu, alangkah damainya hati para wanita bekerja seperti Af-Mi. Sekali2, kasih cap jempol beneran boleh tuh om di post-it itu….qiqiqi…..

    suka sekali membacanya, salut buat om NH18, semoga jadi inspirasi buat rekan2 blogger yg jadi bos, atau punya teman yg lagi sibuk ‘pumping’ …..

    terimakasih ya om,🙂

  8. go afmi go afmi go..
    keren,,, toss,,toss,, sama mbak afmi, memang memberi ASI itu sibuk, tapi selalu menyenangkan dan menerbitkan rasa bangga… Senang sekali bisa memanjakan anak saya dengan ASI oom..🙂

    hangat sekali hati saya baca posting ini..🙂

  9. Selamat buat Jeng Af-Mi, titip jempol jugak ya, Om… :d

    Jadi ingat bayinya Cantik dulu, saya juga melakukan hal yang sama, itu bekal untuk Cantik esok harinya. Karena malam harinya fresh langsung dari tempatnya😀

    Sukses untuk semua Ibu menyusui….

  10. PUMPING, saya tadinya tidak tau, apaan ya ?
    tapi stelah membaca beberapa komen para sahabat, baru saya ngeh….
    Btw salut melihat Af-Mi, seorang wanita yang sigap, siap membantu dan murah senyum. Dan yang paling utama dia adalah wanita yang hebattt….saluuuttt sekali lagi !

any comments sodara-sodara ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s