Seperti diketahui, aku sering melakukan perjalanan dinas. Seringnya sih rute domestik, hanya sekali sekala saja ke luar negeri. Ada satu kebiasaan yang selalu aku lakukan jika aku Travelling. Aku selalu mengambil, mengumpulkan dan membawa pulang barang-barang dari Hotel tempat aku menginap …!!! khas seorang PEMULUNG …
Eits … jangan salah … yang aku bawa pulang tentu saja barang-barang yang ”complimentary” alias gretongan … So once again Trainer ini PEMULUNG … bukan Pengutil … apa lagi Garong … ! J
Sasaran pertama biasanya amenities / peralatan kamar mandi … Ada Sabun, Shampoo, Bodylotion, Bath Gell. Kadang kalau di hotel yang bagus … ada tambahan Comb, Shaving Kit, Dental Kit, Sewing Kit dan juga Cotton Budds + Kapasnya … aku bungkusnya pakai apa … ? Pakai Plastik Sanitary Napkins !. (Shower Cap ??? … nggak aku ambil …!!!)
Sasaran kedua … laci meja dan nachkas … disana biasanya ada Stationary, Block Note, Ballpen, Pensil, Amplop, Korek api kayu, kadang post card, pembatas buku dan Sticker .. (tiap hari aku embat semua …biar besoknya di suplai lagi oleh house keepingnya …)(dan tentu saja … akan aku sikat lagi kemudian …)
Sasaran ketiga … locker pakaian … disana biasanya ada Sandal, dan Pembersih Sepatu. Dan kalau beruntung … ada Paper Bag Cantik atau Plastik Laundry Bag …
(Di Hard Rock Hotel … laundry bagnya cool sangat … tapi ada tanda Rp. 25.000 nya … terpaksa aku beli dengan membayar harga tersebut …)(ah sial aku tergoda …)
Sasaran ke empat … adalah ruang meeting / training … Jadi setelah aku menutup session Training hari itu …”OK guys, Ladies and Gentlement … this is for today … see you tommorow at 9.00 sharp …”
Para Trainee bubar keluar ruangan … Sang Trainer PEMULUNG mulai beraksi …
Mau tau apa yang aku lakukan … ???
Aku ngiter ke meja-meja dan memunguti Ballpen atau Pensil yang masih bertebaran di meja-meja itu … sayang-sayang Bouw … Kadang aku bisa mengumpulkan satu kantong penuh … hehehe … Pensil atau Ballpoint ini kalau disumbangkan ke Panti Asuhan akan berarti sangat bukan …???
Jadi begitulah … Trainer ini sebetulnya mempunyai profesi lain … yaitu sebagai PEMULUNG barang-barang Hotel yang gratisan … !!! (hahaha)
You know what … design ammenities Hotel itu bagus-bagus lho … dan wanginya ?? … keren-keren punya … !!! … Collectable items yang sungguh menarik dan mengasikkan.
(kemarin daftar barang yang aku ambil bertambah satu lagi … ketika aku terbang dengan maskapai penerbangan Malaysian Airline … Lunch Boxnya keren sangat … akhirnya urat PEMULUNG ku muncul … aku tanya kepada pramugarinya bolehkah aku membawa box ini pulang … dan ternyata boleh, sambil menyodorkan kantung plastik yang juga berdesign keren … supaya aku mudah membawanya pulang …)(hah aasssyyeeekkk … ).
(so sekarang anda mengerti kan … mengapa ballpoint yang digunakan oleh Trainer ini mereknya selalu bermerek Hotel …)(hehehehe)(dapet gratisan sih …)

2 September 2008 pukul 3:08 pm |
kelakuan si kucing GARONG….
heehhehehe…
kabuuurrr…
2 September 2008 pukul 3:28 pm |
astagaaaaaaaaa mas…….
kok sama sih hahahah
tapi sejak tinggal di tokyo dan di mansion yg ini, ngga berani lagi bawa pulang
ngga ada tempat nyimpennya
2 September 2008 pukul 3:31 pm |
Hehehe…
Like Om like Keponakan nih judulnya…
Kenapa begitu?
Karena Lala-pun begitu, OM!!!
Koleksi sandal hotelku lumayan lho… Pokoknya barang pertama yang dicari waktu nginep di hotel tuh sandal hotel. Terus kedua, baru peralatan kamar mandi dan segala macam sewing kits nya!
Kalau soal mulungin bolpen gituh… hadooohhh… nggak kebayang deh, Om…!!! Orang segagah kamu (hahaha, boong dosa nggak sih?) ngider satu kelas cuman buat mulungin bolpen..
tapi apapun itu… niat baiknya aku acungin jempol! Salut!!!
2 September 2008 pukul 3:34 pm |
tinggal nunggu bang hery nih…
kelakuan asunaro sama ngga? hihihi
2 September 2008 pukul 3:36 pm |
selamat menjadi pemuluing!!
2 September 2008 pukul 3:52 pm |
HUAAAH…
Kakak Kedua juga yaa???!!!
Aduh, kalo ternyata Abang juga hobi ‘mulung’ begini, nama baik Asunaros bisa terancam!!
2 September 2008 pukul 4:53 pm |
walahhhhh… kok sama ya? tapi aku khusus pencilnya aja deh.. hehe
2 September 2008 pukul 10:23 pm |
Betul, dari pada kebuang kan mubazir Pak ! sekalian seolah “didaur-ulang” atau di re-use sesuai prinsip 3R Reduce, Re-use and Recycle (*greenpeace mode on*)
3 September 2008 pukul 8:25 am |
Maaf Asunaro lainnya, aku nggak seheboh si Bos Nh.
Aku menggunakan seperlunya saja, dan jarang sekali membawa pulang barang yang tersisa tadi.
Kalau ditawarin permen di pesawat, aku mengambil dua atau tiga. Jarang sekali satu.
Kalau sandal hotel? Tidak pernah dibawa pulang
Puplen seminar? Yang ada di depan mejaku aja, nggak sampai muter2 mengelilingi setiap meja.
Laundry bag? wah, malah ngak pernah
Sabun dan shampo? Pernah nggak ya? Jarang deh.
Prinsipnya, aku orangnya simpel, dan nggak mau repot dibebani oleh banyaknya bawaan.
Dan yang pasti, tidak pernah tertarik membeli pernak-pernik yang dijual oleh hotel.
Dingin ya?
Jadi nama Asunaro masih terjaga kan, La?
Hwarakadah…
3 September 2008 pukul 9:58 am |
Gyabooo…! si Om trainer buka2an hoby-nya….
Kayaknya udah tingkat akut tuh “pemulungnya” Om. Tapi kalau disumbangin ke panti asuhan, boleh juga tuh…
Sebenernya urat pemulung saya juga gede, tapi masih bisa behave…!
3 September 2008 pukul 10:08 am |
astagaaaaaa si Opa ternyataaaaaa
*tidak mampu berkata-kata*
hihihihihi
*kabuuuuuuuuur*
3 September 2008 pukul 12:32 pm |
ampyun deh om, ga nyangka sampe segitunya. tapi kalo sebagian buat disumbangin ke panti asuhan ga papa sih, drpd nganggur di hotel…………..
3 September 2008 pukul 8:42 pm |
ckckck…ampe segitunya ngembat pulpen…hehehe…
dijual lagi lumayan juga tu kayaknya om ya???hehe
4 September 2008 pukul 11:07 pm |
Hah…
Kalo itu sih kesenangan tiap-tiap diri Pak NH….
8 September 2008 pukul 7:29 pm |
mau tukeran koleksinya gak om???? (tenyata pemulung juga…sssst….sesama pemulung dilarang saling mendahului!!!)
10 September 2008 pukul 11:28 pm |
Jadi ingat ayah saya yang juga pemulung. Ibu saya sampai mencak-mencak gara-gara sandal hotel banyak bertebaran dimana-mana di seluruh penjuru rumah.
15 September 2008 pukul 8:09 am |
[...] (ini masuk koleksi ngga ya?)…huh jadi sampah semua. Jadi inget postingnya mas trainer yang Pemulung. Yang sudah dihentikan, kumpulin tissue dr segala restoran, tatakan gelas, dsb dsb. (hasil embatan [...]
15 September 2008 pukul 11:31 am |
astaga…naga…bonar….astagfirlohhh….ommmm….sampe ngiterin meja trainee segala…..niat sangat…pernah ditegur ato ditanya ga’ om…ga’ ada udanya si om..om satu ini