Diposkan pada ARTIKEL, PERTUNJUKAN HARI INI

MY STUPID BOSS

Sabtu, 28 Mei 2016

Saya, si Tengah dan si Bungsu jalan-jalan.

Kok hanya bertiga ? yang lain kemana ?  Bunda sedang ke Yogya menghadiri acara perkawinan salah satu kerabat dekat di sana.  Sementara anak saya si Sulung diundang menjadi pembicara di sebuah Universitas di Cilegon, Serang.

Kami jalan-jalan ke lokasi favorit kami.  Pondok Indah Mall.  (Hah apa nggak bosen om ke situ terus ?)(Enggak tuh … saya mah emang orangnya gitu … nggak ada pariasih)

Dan seperti biasa kegiatan favorit kami di Mall itu cuma dua.  Makan dan nonton.

Si Tengah nonton X Men.  Saya dan Bungsu nonton “My Stupid Boss”

Beberapa tahun yang lalu saya pernah baca buku karangan “chaos@work” ini.  Memang kocak sekali bukunya.  Menggambarkan serba serbi putus asanya seorang karyawati menghadapi kelakuan Bossnya yang sangat ajaib itu.

Situasi tersebut dicoba diangkat ke layar lebar oleh sutradara Upi Avianto.  Tokoh sentral karyawati dan Boss ajaib diperankan oleh duet Bunga Citra Lestari dan Reza Rahardian.  Saya tidak akan berkomentar tentang akting mereka.  Yang jelas ketika menonton film tersebut saya bisa dibikin betul-betul sebal oleh kelakuan si Bossman.  Ngeselin banget !  Pengen jitak aja rasanya !

Satu hal yang menurut saya sangat menarik dari film ini.  Yaitu keberadaan teman-teman sekantor tokoh sentral, Diana (Bunga Citra Lestari).  Ada empat orang pemeran pembantu yang memainkan tokoh karyawan-karyawati di kantor milik Bossman absurd tersebut.  Ke empat-empatnya (sepertinya) diperankan oleh aktor dan aktris dari Malaysia.

Indahnya adalah ke empat pemeran tersebut kurang lebih mewakili etnis besar yang ada di Malaysia (Melayu,  China dan India).  Ada tokoh playboy Adrian yang diperankan oleh Bront Palarae (wajahnya seperti etnis India).  Lalu tokoh entis China Mr. Kho yang diperankan oleh Chew Kinwah.  Mr. Kho selalu mengantuk dan telat mikir.  Karyawati Gadis cantik Melayu Norahsikin dimainkan dengan centil oleh Atikah Suhaime.  Yang terakhir adalah karyawan religius bernama Azhari yang dimainkan oleh Iskandar Zulkarnain.

Entah mengapa saya suka sekali melihat kiprah dan akting mereka di film ini.  Mereka berhasil mencuri perhatian saya.  Sedikit komikal, dengan logat bicara yang khas.  Diramu dengan dialog campur-campur antara bahasa Indonesia – Inggris – Melayu dan China.

So … bravo for Bront, Mr. Chew, Atikah dan Iskandar !!!

You’ve done a good job !

Film ini sangat menghibur saya !

Salam saya

om-trainer1.

.

.

Dan sampai sekarang … saya tidak tau siapa jati diri penulis di balik nama “Chaos@work”.  Kemarin sepertinya ada sih logo dan fotonya di bagian akhir film, tapi ini hanya berlangsung beberapa detik saja.  Saya tak sempat membaca dan memperhatikan nama tersebut.

Tetap menjadi mistery.  Dari pada dia dipecat oleh Bossman nya … hahaha

.

.