Diposkan pada 7. Interview, RECRUITMENT & SELECTION

INTERVIEW

.

Dalam melakukan interview atau wawancara terhadap calon karyawan …,  Perusahaan-perusahaan Multy Nasional banyak yang menghindari bertanya tentang antara lain : Status Perkawinan, Keluarga, Umur, Agama, Orientasi Seksual, Suku, Cacat Fisik, Gender dan Ras.

 

Mengapa dihindari ??

Karena perusahaan-perusahaan tersebut tidak ingin dikatakan melakukan tindakan yang Diskriminatif terhadap para pencari kerja.  Atau bahasa beratnya … Melanggar hak azasi seseorang untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Misalnya …

Tidak memilih si Anu … karena yang bersangkutan usianya sudah diatas 30

Tidak memilih ibu X … karena yang bersangkutan adalah seorang wanita

Tidak mengangkat si Fulan … hanya karena si Fulan berasal dari suku anu

Tidak meloloskan Mbak A … karena dia sudah menikah

Dan sebagainya … dan sebagainya …

 

Hal-hal tersebut sama sekali tidak dibenarkan di belahan dunia sana. 

 

Di Indonesia sendiri bagaimana ??? …

Masih sering kita menemui Iklan Lowongan pekerjaan yang mensyaratkan macam-macam. 

Contoh gampang … Dicari Karyawan, berusia max 30 thn, Pria, Belum Menikah !!!”

Iklan ini jika dipasang di belahan dunia sebelah “sana” … dianggap sangat diskriminatif … karena telah menutup kesempatan bersaing bagi orang yang berusia diatas 30 thn, bukan untuk Wanita, dan juga not for married person.

 

Meskipun kita sepenuhnya sadar bahwa … like it or not … ada beberapa pekerjaan yang cenderung “lebih cocok” dilakukan oleh mereka yang Single, masih berusia dibawah 30 dan berjenis kelamin lelaki …

 

Nah … Supaya tidak dianggap diskriminatif … Maka pernyataan dan pertanyaannya saat interview harus di balik.  Menjadi seperti ini : …

”Pekerjaan ini membutuhkan kekuatan otot fisik yang prima, bagaimana menurut anda ?

”Kerja disini harus sering keluar kota untuk beberapa bulan, apakah anda bisa ?

”Kami memerlukan karyawan yang mempunyai kemampuan mobilitas yang tinggi. Anda sanggup ?. 

(kalau perlu di sertakan contoh riil …)(agar lebih jelas)

 

Biarlah calon applicant yang menyimpulkan sendiri … menimbang-nimbang apakah pekerjaan ini cocok dengan dia … dan dia juga harus sadar bahwa dia berkompetisi dengan applicant lain … yang mungkin lebih bisa memenuhi requirement yang ada … !!!” (lebih kuat fisiknya, lebih free dan sanggup mobile karena belum ada tanggungan).

 

So kuncinya adalah di …

Kita sebagai perusahaan harus secara gamblang menjelaskan mengenai jenis / nature / konsekuensi dari pekerjaan yang ditawarkan.  Dan saya yakin … hanya mereka yang cocok sajalah yang akan mengapply … (Yang merasa tidak sanggup … pasti akan mundur dengan sendirinya …)

 

Tanpa harus ada syarat macam-macam … yang bersifat diskriminatif … !!!

 

Dan kalaupun mereka nekat … berbohong … mengaku-ngaku sanggup padahal tidak sanggup ? … Nah ini mah masalah integritas dan kejujuran … dan untuk yang satu ini saya pikir perusahaan pasti Tidak akan berfikir dua kali … kartu mati sudah … ”Terminated”.

 

Begitu ???

.

Diposkan pada 4. Panel Discussion

PANEL DISCUSSION

4. PANEL DISCUSSION – FGD
Proses seleksi selanjutnya … jika kandidat masih banyak … adalah Panel Diskusi … atau ada pula yang menyebut Focus Group Discussion.

Yang dilakukan adalah mengumpulkan 4 – 5 orang dalam satu kelompok untuk bersama-sama membahas suatu permasalahan. Pesertanya adalah hasil saringan Test tertulis. Permasalahannya biasanya berkisar pada polemik, melakukan task, menghadel project dsb.
Baik itu kasus betulan atau kasus rekaan.
Ada kasus yang normatif, kadang ada pula yang bebas nilai. (yang artinya kita bebas berpendapat tanpa dibatasi aturan apapun …)(orisinalitas ide sangat di uji disini …)

Diskusi pasti akan diawasi oleh para evaluator. Sambil membawa beberapa lembar kertas serta intens memperhatikan anda. Kadang sampai ada yang sok mondar-mandir macam mandor kumpeni saja … sangat menyebalkan sekali bukan …

Apa saja sih yang dinilai oleh mereka …
Nih aku kasih tau ya bocorannya … > APA YANG DINILAI DALAM PANEL DISKUSI …?!

DAN LALU …
Ini beberapa TIPS MELAKUKAN PANEL DISKUSI YANG BAIK … ?!

Diposkan pada 1. Posting

OPENING – POSTING

1. OPENING – POSTING
Mengapa mereka (para perusahaan itu) membuka Lowongan ?
Untuk memulainya kita harus tau dulu latar belakang mengapa perusahaan membuka lowongan kerja …
Yang pasti perusahaan membuka lowongan kerja ini karena butuh karyawan.
Mereka butuh karyawan baru untuk :
• Mengisi jabatan baru yang muncul karena tuntutan perluasan jenis usaha – geografis.
• kompleksitas/beban pekerjaan meningkat.
• terbentuknya organisasi baru
• Mengganti karyawan lama yang resign – pensiun atau dikeluarkan.
• Mempersiapkan talent pool / kader pimpinan manajerial dimasa yang akan datang

Selanjutnya!